3. Lomba Cipta Lagu Puisi Esai Denny JA
LOMBA CIPTA LAGU PUISI ESAI DENNY JA
Yayasan Denny JA untuk Indonesia Tanpa Diskriminasi menyelenggarakan lomba cipta lagu, dengan total hadiah Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
Ketentuan Umum :
- Lomba untuk umum, WNI, perorangan maupun kelompok.
- Tidak ada biaya pendaftaran.
- Semua karya harus selaras dengan tema lomba: Indonesia tanpa diskriminasi. Tema lomba diambil dari puisi esai karya Denny JA. Lirik lagu itu sudah disediakan. Peserta hanya menciptakan nada lagu atau notasi nada dari lirik itu. Semua lirik boleh dilagukan. Boleh juga sebagian saja dari lirik itu yang dilagukan dan sebagian lagu dibacakan.
- Lagu boleh berirama apa saja: folk, pop, jazz, dangdut, reggae, dan lainnya.
- Lagu dinyanyikan dengan diiringi musik (alat musik apapun, termasuk yang sederhana) dan direkam format MP3.
- Durasi lagu maksimal 3-7 menit.
- Peserta wajib mengirim pernyataan bahwa lagu yang dikirimkan adalah karya karya sendiri, bukan karya orang lain.
- Semua karya harus merupakan karya asli, bukan menjiplak/mencontoh dari karya lainnya.
- Panitia berhak melakukan perubahan/ penyesuaian seperlunya terhadap karya-karya yang masuk.
- Semua hasil karya dikirimkan ke alamat email panitia, dengan subyek nama peserta.
- Peserta harap mengirim email ke panitia (lagupuisiesaidennyja@yahoo.com, dan ke lombalagupuisi@yahoo.com), yang berisi keterangan di bawah ini:
- keterangan tertulis via email ke panitia berisi nama lengkap, alamat lengkap, nomor telepon, alamat e-mail dan melampirkan fotocopy tanda pengenal (KTP/ Kartu Pelajar/Mahasiswa/ SIM/ Paspor).
- akun twitter dan facebook jika punya.
- Attacment lagu dalam bentuk MP3
- Syair lagu (dalam bahasa Indonesia yang mudah dicerna)
- Karya dalam bentuk notasi balok dan angka (jika ada)
- Link ke youtube (setelah lagu yang diciptakan ditayangkan di Youtube)
- file pernyataan bahwa lagu yang dikirimkan adalah karya sendiri (bukan karya orang lain)
15. Email diterima paling lambat pada tanggal 28 Oktober 2012.
16. Semua lagu yang dilombakan, wajib diposting di youtube dengan nama: Lomba Lagu Puisi XXXXX (tanda X itu diganti dengan nama pengirim). Misalnya nama pengirim Elvis Presley, maka di Youtube dikirim dengan nama Lomba Lagu Puisi Elvis Presley. Jika sulit mempostingkannya ke youtube, dapat mengirimkannya ke alamat panitia saja.
17.Panitia tidak melayani surat menyurat pada lomba ini.
Hadiah:
Satu hadiah pertama Rp 15 juta
Satu Hadiah kedua Rp 10 juta
Satu hadiah ketiga Rp 5 juta
20 hadiah keempat @ Rp 1 juta
18. Pilih salah satu dari lima lirik ini untuk dibuatkan lagu dan dilombakan.
Lirik 1: Sapu Tangan Fang Yin
Balada Sapu Tangan Fang Yin
Lirik: Denny JA
Di tahun 98
Fang Yin masih remaja
Cantik rupawan
Keturunan Tionghoa
Adapun kekasihnya
Fadli namanya
Anak masjid
Keluarga santri
Fang Yin dan Fadli
Dua merpati cinta
Saling memuja
Berjanji setia
Sampailah ketika
Datang bencana
Mei 98
Huru-hara di mana-mana
Alangkah malangnya
Nasib Fang Yin
Ia diperkosa
Massa yang gila
Reff: “Apakah salahku,”
Tangis Fang Yin
“Mengapa Aku”
Jerit Fang Yin
Fang Yin tak mengerti
Sejarah diskriminasi
Ia hanya korban
Sejarah yang panjang
Fadli remuk hatinya
Luka Fang Yin
Terasa parah baginya
Cintanya tidak padam
Sapu tangan ia berikan
Pengusap air mata
Tetes derita pertama
Hingga tetes ke sejuta
Sapu tangan itu
Selalu dipeluknya
“Fadli, Fadli
Jangan tinggalkan aku”
Reff: Fang Yin mengungsi
Ke luar negeri
Sembuhkan trauma
Sapu tangan dibawa
Fang Yin kecewa
Kepada negerinya
Yang membiarkan
Diskriminasi, oh diskriminasi
Belasan tahun kemudian
Negeri sudah berubah
Fang Yin kembali
Ke Jakarta, ke Jakarta
Sapu tangan kekasih
masih disimpannya
Di mana gerangan Fadli
Di manakah cinta sejati?
Fadli menjumpainya
Penuh rasa kasih
Oh sapu tangan itu
Masih diingatnya
Fadli pun bercerita
Sejak tragedi mei 98
Semua berubah
Tapi cintanya tak goyah
Reff: Katanya, katanya
Fang Yin dan Fadli
Dua samudra berbeda
Disatukan tak bisa
Katanya, katanya
Mei 98 membuka mata
Etnismu berbeda
Agamamu pun tak sama
Katanya, katanya
Realita, ya realita
Harus di atas cinta
Buka mata, buka telinga
Namun tidak bagi Fadli
Cinta di atas realita
“Kutinggalkan semua
Untukmu Fang Yin tercinta”
Fang Yin tersentuh
Ia tak ingin Fadli
Berkorban lebih jauh
Cinta tak harus bersatu
“Cintamu tak kuragu
Biarlah sapu tangan
Menjadi saksi
Cinta tak harus bersatu”
Ini balada Fang Yin dan Fadli
Kisah cinta tak sampai
Karena huru hara
Di bulan mei 98.
*Adaptasi dari puisi esai Denny JA: Sapu Tangan Fang Yin , dalam buku Atas Nama Cinta (2012)
Lirik 2: Romi dan Yuli dari Cikeusik
Balada Romi dan Yuli*
Lirik: Denny JA
Juli, ya, Juli namanya
Gadis Betawi asli
Pengurus masjid ayahnya
Pemimpin umat sejati
Juli menumpahkan kasihnya
Kepada Romi tercinta
Dari Cikeusik asalnya
Seorang pengusaha
Pernikahan disepakati
Undangan disebarkan
Oh indahnya, segarnya
Cinta yang kesampaian
Tiba-tiba udara berpedut
Pernikahan dibatalkan
Ternyata Romi menganut
Paham agama yang berbeda
Reff: Kata Romi, Kata Romi
“Mengapa cinta terganggu
Oleh paham agama
Tuhan milik semua”
Tegas-tegas Ayah berkata,
“Ku tak mau dilaknat Tuhan
Kalau kau menikah juga
Harus sama paham agama.”
Tapi Romi dan Yuli
Tetap menjalin cinta
Ini hidup mereka
Mereka yang menentukannya
Tegas-tegas kata Ayah,
“Agama tak boleh kalah.”
Tapi apa kata Romi,
“Cinta kalahkan segala”
Yuli pun jatuh sakit
Dalam sekaratnya
Ia mohon kepada Ayah
Agar boleh nikah
Reff: Hati Ayah pun terbelah
Ia cinta anaknya
Tapi patuh pada agama
Alangkah berat pilihannya!
Ibu sayang, ibu datang
melunakkan hati Ayah
Pernikahan disetujui
Jalan berliku tapi indah
Namun semua terlambat
Yuli dipanggil Ilahi
Sebelum didengarnya
Kabar gembira ini
Romi berduka-cita
Sudah ditempuhnya
Segala cara, semua upaya
Namun Yuli luput jua
Ini balada Romi dan Yuli
Cinta yang tak sampai
Karena beda paham agama
Kasihan, oh kasihan
*Adaptasi dari puisi esai Denny JA: Romi dan Yuli dari Cikeusik, dalam buku Atas Nama Cinta (2012)
Lirik 3: Minah Tetap Dipancung
Balada Minah dan Ahmad*
Lirik: Denny JA
Minah itu gadis rupawan
Tapi tak berpendidikan
Asalnya dari desa papa
Tapi hatinya mulia
Minah sangat bersedih hati
Ketika suami tak kerja lagi
Usahanya terpuruk
Hutangnya pun bertumpuk
Suamiku, ujar Minah
Giliranku mencari nafkah
Menjadi tenaga kerja
Di Saudi Arabia
Ahmad nama suaminya
Keduanya saling mencinta
Keduanya kekasih sejati
Sejak masih remaja
Reff: Minah dengar cerita
Banyak TKW berhasil
Pulang kaya raya
Bangun rumah beli mobil
Sebelum pergi ke Arabia
Dipeluknya erat suaminya
Menangis sejadi-jadinya
Serasa berpisah selamanya
Minah sampai di Saudi Arabia
Mewah rumah majikannya
Tapi tak diduganya
Ia seperti dalam penjara
Entah kenapa paspornya ditahan
Tak tahu kapan gajian
Tak bisa berkomunikasi
Bagai burung dalam sangkar
Meski ia rindu suami
Minah tetap tawakal di hati
Sebab pulang harus bawa uang
Untuk membayar hutang
Reff: Tapi, oh, majikan pria
Tak henti-henti menggoda
Minah senyam-senyum saja
Malah dikira menggoda.
Sang majikan pun tergoda
Bertindak sekehendak hatinya
Minah melawan sekuat tenaga
Tapi, apa daya, ia diperkosa
Reff: Berkali-kali Minah diperkosa
Berkali-kali Minah diperkosa
Minah dianggap budak belian
Dianggap barang dagangan
Minah pun mengadu
Kepada majikan perempuan
Menuntut keadilan, ya keadilan
Tapi siksa ia dapatkan
Minah hanya bisa berdoa
Kepada Allah mohon kekuatan
“Mengapa, ya Allah, hidupku
Menjadi sengsara seperti ini?”
Kembali lagi majikan pria
Menyusup ke kamarnya
Kali ini Minah melawan
Ditikamnya sang majikan
Minah takut setengah mati
Lelaki itu tergeletak mati
“Aku hanya membela diri
Ya, Allah, hanya membela diri.”
Reff: Nyawa harus dibalas nyawa
Minah pun dipancung kepalanya
Hukum tak membelanya
Pemerintah RI tak berdaya
Dan Ahmad mendengar berita
Sekuat tenaga berupaya
Menyelamatkan istri tercinta
Tapi bisa apa dia, bisa apa?
Malam sebelum kematian
Minah berzikir khusyuk
Hanya Ahmad yang di pikirannya
Ingin ia peluk suaminya.
Minah berzikir dan berzikir
Hingga tak sadarkan diri
Bayangan Ahmad datang berbisik
“Aku bangga padamu, Minah”
“Kau berjuang untuk cinta
Membela kehormatan kita
Walau besok kau mati
Cintamu kekal abadi.”
Inilah balada Minah dan Ahmad
Rakyat kecil dari desa
Yang tergilas oleh industri
Dan hukum tak melindungi
*Adaptasi dari puisi esai Denny JA: Minah Tetap Dipancung, dalam buku Atas Nama Cinta (2012)
Lirik 4: Cinta Terlarang Batman dan Robin
Balada Cinta Terlarang*
Lirik: Denny JA
Amir pemuda baik hati
Beribadah tak pernah absen
Halus budi bahasanya
Lurus saja hidupnya
Tetapi disadarinya
Tubuhnya memang pria
Tapi aduh, aduh..
Hatinya sepenuhnya wanita
Amir tak bisa terpikat
Oleh Sarinah yang rupawan
Tapi hatinya tergetar
Oleh Bambang pria perkasa
Amir telah jatuh cinta
Kepada pria sesama jenis
Semua tumbuh begitu saja
Wahai, apakah ini dosa?
Bambang dipanggil Batman
Karena ia memang perkasa
Amir biasa disebut Robin
Sebab selalu bersama Batman
Reff: Dimulailah kisah cinta
Cinta terlarang
Batman dan Robin
Terjadi tanpa rencana
Amir tidak sekuat Bambang
Hatinya ragu senantiasa
Apakah cinta terlarang
Perlu dilanjutkankah kiranya?
Teringat pesan guru mengaji
“Cinta sesama jenis
Itu haram hukumnya
Musuh semua agama”
Amir menggigil sejadi-jadinya
Takut masuk neraka
Tapi cinta pada Bambang
Telah tertanam begitu dalam
Ibunya menjelang ajal
Memberi wasiat anak tercinta
Agar lurus menuruti agama
Menikah dengan gadis muslimah
Bambang coba mencegahnya
“Amir buka topengmu
Kamu itu pemuda gay
Sampai mati kan tetap gay.”
Reff: Bambang berwacana
“Gay itu tumbuh sejak bayi
Kau terlahir sebagai gay
Itulah sudah kodratmu.”
Inalilah wainalilahi rojiun
Ibunya berpulang ke rahmatullah
Amir menikah sesuai amanah
Bambang pun kecewa
Tahun berganti tahun
Pernikahan semakin hambar
Amir pun menjadi sadar
Ia memang gay sejati
Dicarinya Bambang perkasa
Sang kekasih hatinya
Tapi.. terlambat sudah
Ia sudah berkelana
Bambang memang perkasa
Batman sang superhero
Ia berani melawan dunia
Menikahi gay asal Amerika
Amir menyesali diri
Mengapa selalu ragu di hati
Memakai topeng ke sana ke mari
Menutupi jati diri
Reff: Ketika Amir menziarahi ibunya
Dibukanya kedok penutup mukanya
“Ibu, Ibu, Ibu
Anakmu ini gay sejati”
Bambang sudah mengubahnya
“Amir, be yourself
Bukalah topeng
Dan nyatakan,“Aku gay”
Walau Bambang sudah pergi
Ia tetap kekasih hati
Karena telah membantunya
Menemukan jati diri
Kisah cinta Batman dan Robin
Tersembunyi di sekitar kita
Wahai, bukalah mata
Itu kenyataan dunia
*Adaptasi dari puisi esai Denny JA: Cinta Terlarang Batman dan Robin, dalam buku Atas Nama Cinta (2012)
Lirik 5: Bunga Kering Perpisahan
Balada Bunga Perpisahan*
Lirik: Denny JA
Dewi, ya, Dewi namanya
Muslimah ayu tampangnya
Patuh pada orang tua
Taat tradisi dan agama
Namun siapa akan duga
Dewi jatuh cinta
Pada pemuda lain agama
Albert konon namanya.
Pemuda itu lembut hatinya
Meski liar pikirannya
Katanya, oh, katanya
“Cinta lebih tua dari agama”
Ayah Dewi marah menyala
Karena tak ingin berdosa
Dewi pun dinikahkan paksa
Dengan pria satu agama
Gadis itu teramat sedih
Albert pun hatinya perih
Katanya, oh, katanya
“Cinta lebih tua dari agama”
Reff: Dewi patuh orang tua
Nikah dengan pria satu agama
Namun tetap Albert cintanya
Tak kunjung padam apinya
Wahai, ada sekuntum bunga
Yang diberikan Albert padanya
Dengan setia terus disimpannya
Hingga kering dan merana
Janji Albert diingatnya
Jika Dewi kirim kembali
bunga itu kapan saja
Albert akan datang melamarnya
Syahdan setelah menikah
Sepuluh tahun lamanya
Suaminya meningal dunia
Ia ingat janji Albert padanya
Dewi bilang ke sang Ayah
Dengan Albert ia ingin nikah
Ayah tegas bilang “Tidak!”
Tapi Dewi tetap tegak.
Ini bukan Dewi yang dulu
Meski sayang Ayah dan Ibu
Dewi kini gadis mandiri
Hidup ini miliknya sendiri
Reff: Dicarinya Albert ke mana-mana
Dikirimnya kembali bunga pemberiannya
Mengharap Albert melamarnya
Tak peduli beda agama
Kabar pun mendadak datang
Albert ternyata sudah tiada
Setelah tualang ke sana ke mari
Ia meninggal di gunung tinggi
Sejak dulu patah hati
Banyak sudah gunung didaki
Albert seperti menggugat takdir
Ia melawan nasibnya sendiri
Bunga kering yang Dewi kirim
Hanya surat balasannya
Satu-satunya wasiat Albert
Surat tanda pisah abadi
Wasiat Albert itu berbunyi
“Jatuh cinta dalam hidup ini
Hanya terjadi sekali
Tak lain untuk si Dewi”
Dewi pun menangis pedih
Melolong dan merintih
Pria tumpuan cinta sejatinya
Telah pergi entah ke mana
Kisah Dewi dan Albert ini
Selalu terjadi dan terjadi lagi
Cinta yang tak terlaksana
Karena perbedaan agama
*Adaptasi dari puisi esai Denny JA: Bunga Kering Perpisahan, dalam buku Atas Nama Cinta (2012)
Kembali


Pengumuman pemenang lombanya kapan ya? Terimakasih
Maaf kami mau tanya, apakah liriknya harus mengambil dari pilihan-pilihan lirik yang sudah ada diatas? Jika iya, apakah harus tepat sama kata per kata, atau boleh disesuaikan dengan keperluan lagunya?
Kami tunggu jawabanya, Terimakasih
Kalau memilih lirik yang sudah ada, berarti persyaratan “Syair lagu (dalam bahasa Indonesia yang mudah dicerna)” tidak berlaku dong.
Yang benar, memilih lirik yang sudah ada atau menyusun lirik sendiri.
Mohon dijelaskan. Penting sebelum semuanya terlanjur diproses.
Terimakasih.
kalo langsung 2 kategori bisa gga???
apa doong persyaatan lomba cip[ta lagunya… dah ga sabar nih..
Waaahhh .,.,Pengen ikutan lomba cipta lagu!!
kira-kira syarat dan ketentuanya ini kapan ya,buruan dong min,udah ga sabar nich .,. ,
Saya sangat suka bnget sama semua puisi @DennyJA_WORLD yg bisa bikin motivasi untk diri saya dlam segala hal lainnya. Thank’s
maaf untuk lomba cipta lagunya hanya lirik atau beserta notasi nada? terima kasih .
Lomba lagu sedang disusun syarat dan hadiahnya. Tunggu ya.
Cepat ya min, ditunggu segera
kalo sdh jadi tweet ya