ATAS NAMA CINTA
Sebuah Puisi Esai
Isu Diskriminasi dalam Untaian Kisah Cinta
yang Menggetarkan Hati

3. Lomba Cipta Lagu Puisi Esai Denny JA

Posted on June 16, 2012

LOMBA CIPTA LAGU PUISI ESAI DENNY JA

Yayasan Denny JA untuk Indonesia Tanpa Diskriminasi menyelenggarakan lomba cipta lagu, dengan total hadiah Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

Ketentuan Umum :

  1. Lomba untuk umum, WNI, perorangan maupun kelompok.
  2. Tidak ada biaya pendaftaran.
  3. Semua karya harus selaras dengan tema lomba: Indonesia tanpa diskriminasi. Tema lomba diambil dari puisi esai karya Denny JA.  Lirik lagu itu sudah disediakan. Peserta hanya menciptakan nada lagu atau notasi nada dari lirik itu. Semua lirik boleh dilagukan. Boleh juga sebagian saja dari lirik itu yang dilagukan dan sebagian lagu dibacakan.
  4. Lagu boleh berirama apa saja: folk, pop, jazz, dangdut, reggae, dan lainnya.
  5. Lagu dinyanyikan dengan diiringi musik (alat musik apapun, termasuk yang sederhana) dan direkam format MP3.
  6. Durasi lagu maksimal 3-7 menit.
  7. Peserta wajib mengirim pernyataan bahwa lagu yang dikirimkan adalah karya karya sendiri, bukan karya orang lain.
  8. Semua karya harus merupakan karya asli, bukan menjiplak/mencontoh dari karya lainnya.
  9. Panitia berhak melakukan perubahan/ penyesuaian seperlunya terhadap karya-karya yang masuk.
  10. Semua hasil karya dikirimkan ke alamat email panitia, dengan subyek nama peserta.
  11. Peserta harap mengirim email ke panitia (lagupuisiesaidennyja@yahoo.com, dan ke lombalagupuisi@yahoo.com), yang berisi keterangan di bawah ini:
  • keterangan tertulis via email ke panitia berisi nama lengkap, alamat lengkap, nomor telepon, alamat e-mail dan melampirkan fotocopy tanda pengenal (KTP/ Kartu Pelajar/Mahasiswa/ SIM/ Paspor).
  • akun twitter dan facebook jika punya.
  • Attacment lagu dalam bentuk MP3
  • Syair lagu (dalam bahasa Indonesia yang mudah dicerna)
  • Karya dalam bentuk notasi balok dan angka (jika ada)
  • Link ke youtube (setelah lagu yang diciptakan ditayangkan di Youtube)
  • file pernyataan bahwa lagu yang dikirimkan adalah karya sendiri (bukan karya orang lain)

15. Email diterima paling lambat pada tanggal  28 Oktober 2012.

16. Semua lagu yang dilombakan, wajib diposting di youtube dengan nama: Lomba Lagu  Puisi  XXXXX  (tanda X itu diganti dengan nama pengirim). Misalnya nama pengirim Elvis Presley, maka di Youtube dikirim dengan nama Lomba Lagu Puisi Elvis Presley. Jika sulit mempostingkannya ke youtube, dapat mengirimkannya ke alamat panitia saja.

17.Panitia  tidak melayani surat menyurat pada lomba ini.

 

Hadiah:

Satu hadiah pertama Rp 15 juta

Satu Hadiah kedua Rp 10 juta

Satu hadiah ketiga Rp 5 juta

20 hadiah keempat @ Rp 1 juta

 

18. Pilih salah satu dari lima lirik ini untuk dibuatkan lagu dan dilombakan.

Lirik 1:  Sapu Tangan Fang Yin

 

 Balada Sapu Tangan Fang Yin

Lirik: Denny JA

 

Di tahun 98

Fang Yin masih remaja

Cantik rupawan

Keturunan Tionghoa

 

Adapun kekasihnya

Fadli namanya

Anak masjid

Keluarga santri

 

Fang Yin dan  Fadli

Dua merpati cinta

Saling memuja

Berjanji setia

 

Sampailah ketika

Datang bencana

Mei 98

Huru-hara di mana-mana

 

Alangkah malangnya

Nasib Fang Yin

Ia diperkosa

Massa yang gila

 

Reff:    “Apakah salahku,”

Tangis Fang Yin

“Mengapa Aku”

Jerit Fang Yin

 

Fang  Yin tak mengerti

Sejarah diskriminasi

Ia hanya korban

Sejarah yang panjang

 

Fadli remuk hatinya

Luka Fang Yin

Terasa parah baginya

Cintanya tidak padam

 

Sapu tangan ia berikan

Pengusap air mata

Tetes derita pertama

Hingga tetes ke sejuta

 

Sapu tangan itu

Selalu dipeluknya

“Fadli, Fadli

Jangan tinggalkan aku”

 

Reff:    Fang Yin mengungsi

Ke luar negeri

Sembuhkan trauma

Sapu tangan dibawa

 

Fang Yin kecewa

Kepada negerinya

Yang membiarkan

Diskriminasi, oh diskriminasi

 

Belasan tahun kemudian

Negeri sudah berubah

Fang Yin kembali

Ke Jakarta, ke Jakarta

 

Sapu tangan kekasih

masih disimpannya

Di mana gerangan  Fadli

Di manakah cinta sejati?

 

Fadli menjumpainya

Penuh rasa kasih

Oh sapu tangan itu

Masih  diingatnya

 

Fadli  pun bercerita

Sejak tragedi mei 98

Semua berubah

Tapi cintanya tak goyah

 

Reff:    Katanya, katanya

Fang Yin dan Fadli

Dua samudra berbeda

Disatukan tak bisa

Katanya, katanya

Mei 98 membuka mata

Etnismu berbeda

Agamamu pun tak sama

 

Katanya, katanya

Realita, ya realita

Harus di atas cinta

Buka mata, buka telinga

 

Namun tidak bagi Fadli

Cinta di atas realita

“Kutinggalkan semua

Untukmu Fang Yin tercinta”

 

Fang Yin tersentuh

Ia tak ingin  Fadli

Berkorban lebih jauh

Cinta tak harus bersatu

 

“Cintamu tak kuragu

Biarlah sapu tangan

Menjadi saksi

Cinta tak harus bersatu”

 

Ini balada Fang Yin dan Fadli

Kisah cinta tak sampai

Karena huru hara

Di bulan mei 98.

 

*Adaptasi dari puisi esai Denny JA:  Sapu Tangan Fang Yin , dalam buku Atas Nama Cinta (2012)

 

Lirik 2: Romi dan Yuli dari Cikeusik

 

Balada Romi dan Yuli*

Lirik: Denny JA

 

Juli,  ya,  Juli namanya

Gadis Betawi asli

Pengurus  masjid ayahnya

Pemimpin umat sejati

 

Juli menumpahkan kasihnya

Kepada Romi tercinta

Dari Cikeusik asalnya

Seorang pengusaha

 

Pernikahan disepakati

Undangan disebarkan

Oh indahnya, segarnya

Cinta yang kesampaian

 

Tiba-tiba udara berpedut

Pernikahan dibatalkan

Ternyata Romi menganut

Paham agama yang berbeda

 

Reff:    Kata Romi, Kata Romi

“Mengapa cinta terganggu

Oleh paham agama

Tuhan milik semua”

 

Tegas-tegas Ayah berkata,

“Ku tak mau dilaknat Tuhan

Kalau kau menikah juga

Harus sama paham agama.”

 

Tapi Romi dan Yuli

Tetap menjalin cinta

Ini hidup mereka

Mereka yang menentukannya

 

Tegas-tegas kata Ayah,

“Agama tak boleh kalah.”

Tapi apa kata Romi,

“Cinta  kalahkan segala”

 

Yuli pun jatuh sakit

Dalam sekaratnya

Ia mohon kepada Ayah

Agar boleh nikah

 

Reff:    Hati Ayah pun terbelah

Ia cinta anaknya

Tapi patuh pada agama

Alangkah berat pilihannya!

 

Ibu sayang, ibu datang

melunakkan  hati Ayah

Pernikahan disetujui

Jalan berliku tapi indah

 

Namun semua terlambat

Yuli dipanggil Ilahi

Sebelum didengarnya

Kabar gembira ini

 

Romi berduka-cita

Sudah ditempuhnya

Segala cara, semua upaya

Namun Yuli luput jua

 

Ini balada Romi dan Yuli

Cinta yang tak sampai

Karena beda paham agama

Kasihan, oh kasihan

 

*Adaptasi dari puisi esai Denny JA: Romi dan Yuli dari Cikeusik, dalam buku Atas Nama Cinta (2012)

 

Lirik 3: Minah Tetap Dipancung

Balada Minah dan Ahmad*

Lirik: Denny JA

 

Minah itu gadis rupawan

Tapi tak berpendidikan

Asalnya dari desa papa

Tapi hatinya mulia

 

Minah sangat bersedih hati

Ketika suami tak kerja lagi

Usahanya terpuruk

Hutangnya pun bertumpuk

 

Suamiku, ujar Minah

Giliranku mencari nafkah

Menjadi tenaga kerja

Di Saudi Arabia

 

Ahmad nama suaminya

Keduanya saling mencinta

Keduanya kekasih sejati

Sejak masih remaja

 

Reff:    Minah dengar cerita

Banyak TKW berhasil

Pulang kaya raya

Bangun rumah beli mobil

 

Sebelum pergi ke Arabia

Dipeluknya erat suaminya

Menangis sejadi-jadinya

Serasa berpisah selamanya

 

Minah sampai di Saudi Arabia

Mewah rumah majikannya

Tapi tak diduganya

Ia seperti dalam penjara

 

Entah kenapa paspornya ditahan

Tak tahu kapan gajian

Tak bisa berkomunikasi

Bagai burung dalam sangkar

 

Meski ia rindu  suami

Minah tetap tawakal di hati

Sebab pulang harus bawa uang

Untuk membayar hutang

 

Reff:    Tapi, oh, majikan pria

Tak henti-henti menggoda

Minah senyam-senyum saja

Malah dikira menggoda.

 

Sang majikan pun tergoda

Bertindak sekehendak hatinya

Minah melawan sekuat tenaga

Tapi, apa daya, ia diperkosa

 

Reff:    Berkali-kali Minah diperkosa

Berkali-kali Minah diperkosa

Minah dianggap budak belian

Dianggap barang dagangan

 

Minah pun mengadu

Kepada majikan perempuan

Menuntut keadilan, ya keadilan

Tapi siksa ia dapatkan

 

Minah hanya bisa berdoa

Kepada Allah mohon kekuatan

“Mengapa, ya Allah, hidupku

Menjadi sengsara seperti ini?”

 

Kembali lagi majikan pria

Menyusup ke kamarnya

Kali ini Minah melawan

Ditikamnya sang majikan

 

Minah takut setengah mati

Lelaki itu tergeletak mati

“Aku hanya membela diri

Ya, Allah, hanya membela diri.”

 

Reff:    Nyawa harus dibalas nyawa

Minah pun dipancung kepalanya

Hukum tak membelanya

Pemerintah RI tak berdaya

 

Dan Ahmad  mendengar berita

Sekuat tenaga berupaya

Menyelamatkan istri tercinta

Tapi bisa apa dia, bisa apa?

 

Malam sebelum kematian

Minah berzikir khusyuk

Hanya Ahmad yang di pikirannya

Ingin ia  peluk suaminya.

 

Minah berzikir dan berzikir

Hingga tak sadarkan diri

Bayangan Ahmad datang berbisik

“Aku bangga padamu, Minah”

 

“Kau berjuang untuk cinta

Membela kehormatan kita

Walau besok kau mati

Cintamu kekal abadi.”

 

Inilah balada Minah dan Ahmad

Rakyat kecil dari desa

Yang tergilas oleh industri

Dan hukum tak melindungi

 

*Adaptasi dari puisi esai Denny JA:  Minah Tetap Dipancung, dalam buku Atas Nama Cinta (2012)

 

Lirik 4:  Cinta Terlarang Batman dan Robin

 

Balada Cinta Terlarang*

Lirik: Denny JA

 

Amir  pemuda baik hati

Beribadah tak pernah absen

Halus budi bahasanya

Lurus saja hidupnya

 

Tetapi disadarinya

Tubuhnya memang pria

Tapi aduh, aduh..

Hatinya sepenuhnya wanita

 

Amir tak bisa terpikat

Oleh Sarinah yang rupawan

Tapi hatinya tergetar

Oleh Bambang pria perkasa

 

Amir telah jatuh cinta

Kepada pria sesama jenis

Semua tumbuh begitu saja

Wahai, apakah ini dosa?

 

Bambang dipanggil Batman

Karena ia memang perkasa

Amir biasa disebut Robin

Sebab selalu bersama Batman

 

Reff:    Dimulailah kisah cinta

Cinta terlarang

Batman dan Robin

Terjadi tanpa rencana

 

Amir  tidak sekuat Bambang

Hatinya  ragu senantiasa

Apakah cinta terlarang

Perlu dilanjutkankah kiranya?

 

Teringat pesan guru mengaji

“Cinta sesama jenis

Itu haram hukumnya

Musuh semua agama”

 

Amir menggigil sejadi-jadinya

Takut  masuk neraka

Tapi cinta pada Bambang

Telah tertanam begitu dalam

 

Ibunya menjelang ajal

Memberi wasiat anak tercinta

Agar lurus menuruti agama

Menikah dengan gadis muslimah

 

Bambang coba mencegahnya

“Amir buka topengmu

Kamu itu pemuda gay

Sampai mati kan tetap gay.”

 

Reff:   Bambang berwacana

“Gay  itu tumbuh sejak bayi

Kau terlahir sebagai gay

Itulah sudah kodratmu.”

 

Inalilah wainalilahi rojiun

Ibunya berpulang ke rahmatullah

Amir menikah sesuai amanah

Bambang pun kecewa

 

Tahun berganti tahun

Pernikahan semakin hambar

Amir pun menjadi sadar

Ia memang gay sejati

 

Dicarinya Bambang perkasa

Sang kekasih hatinya

Tapi.. terlambat sudah

Ia sudah berkelana

 

Bambang memang perkasa

Batman sang superhero

Ia berani melawan dunia

Menikahi gay asal Amerika

 

Amir menyesali diri

Mengapa selalu ragu di hati

Memakai topeng ke sana ke mari

Menutupi jati diri

 

Reff:    Ketika Amir menziarahi ibunya

Dibukanya kedok penutup mukanya

“Ibu, Ibu, Ibu

Anakmu ini gay sejati”

 

Bambang sudah mengubahnya

“Amir, be yourself

Bukalah topeng

Dan nyatakan,“Aku gay”

 

Walau Bambang sudah pergi

Ia tetap kekasih hati

Karena telah membantunya

Menemukan jati diri

 

Kisah cinta Batman dan Robin

Tersembunyi di sekitar kita

Wahai, bukalah mata

Itu kenyataan dunia

 

*Adaptasi dari puisi esai Denny JA:  Cinta Terlarang Batman dan Robin, dalam buku Atas Nama Cinta (2012)

 

 

Lirik 5: Bunga Kering Perpisahan

Balada Bunga Perpisahan*

Lirik: Denny JA

 

Dewi, ya, Dewi namanya

Muslimah ayu tampangnya

Patuh pada orang tua

Taat  tradisi dan agama

 

Namun siapa akan duga

Dewi jatuh cinta

Pada pemuda lain agama

Albert konon namanya.

 

Pemuda itu lembut hatinya

Meski liar pikirannya

Katanya, oh, katanya

“Cinta lebih tua dari agama”

 

Ayah Dewi marah menyala

Karena tak ingin berdosa

Dewi pun dinikahkan paksa

Dengan pria satu agama

 

Gadis itu teramat sedih

Albert pun hatinya perih

Katanya, oh, katanya

“Cinta lebih tua dari agama”

 

Reff:    Dewi patuh orang tua

Nikah dengan pria satu agama

Namun tetap Albert  cintanya

Tak kunjung padam apinya

 

Wahai, ada sekuntum bunga

Yang diberikan Albert padanya

Dengan setia terus disimpannya

Hingga kering dan merana

 

Janji Albert diingatnya

Jika Dewi kirim kembali

bunga itu kapan saja

Albert akan datang melamarnya

 

Syahdan setelah menikah

Sepuluh tahun lamanya

Suaminya meningal dunia

Ia ingat janji Albert padanya

 

Dewi bilang ke sang Ayah

Dengan Albert ia ingin nikah

Ayah tegas bilang “Tidak!”

Tapi Dewi tetap tegak.

 

Ini bukan Dewi yang dulu

Meski sayang Ayah dan Ibu

Dewi kini gadis mandiri

Hidup ini miliknya sendiri

 

Reff:    Dicarinya Albert ke mana-mana

Dikirimnya kembali bunga pemberiannya

Mengharap Albert melamarnya

Tak peduli beda agama

 

Kabar pun mendadak datang

Albert ternyata sudah tiada

Setelah tualang  ke sana ke mari

Ia meninggal di gunung tinggi

 

Sejak dulu patah hati

Banyak sudah gunung didaki

Albert seperti menggugat takdir

Ia  melawan nasibnya sendiri

 

Bunga kering yang Dewi kirim

Hanya surat balasannya

Satu-satunya wasiat  Albert

Surat tanda pisah abadi

 

Wasiat Albert itu berbunyi

“Jatuh cinta dalam hidup ini

Hanya terjadi sekali

Tak lain untuk si Dewi”

 

Dewi pun menangis pedih

Melolong dan merintih

Pria tumpuan cinta sejatinya

Telah pergi entah ke mana

 

Kisah Dewi dan Albert ini

Selalu terjadi dan terjadi lagi

Cinta yang tak terlaksana

Karena perbedaan agama

 

*Adaptasi dari puisi esai Denny JA: Bunga Kering Perpisahan, dalam buku Atas Nama Cinta (2012)

 

 

 

Kembali

Tuliskan Komentarnya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

10 Comments

  1. Pengumuman pemenang lombanya kapan ya? Terimakasih :)

  2. Maaf kami mau tanya, apakah liriknya harus mengambil dari pilihan-pilihan lirik yang sudah ada diatas? Jika iya, apakah harus tepat sama kata per kata, atau boleh disesuaikan dengan keperluan lagunya?

    Kami tunggu jawabanya, Terimakasih

  3. Kalau memilih lirik yang sudah ada, berarti persyaratan “Syair lagu (dalam bahasa Indonesia yang mudah dicerna)” tidak berlaku dong.

    Yang benar, memilih lirik yang sudah ada atau menyusun lirik sendiri.

    Mohon dijelaskan. Penting sebelum semuanya terlanjur diproses.
    Terimakasih.

  4. kalo langsung 2 kategori bisa gga???

  5. apa doong persyaatan lomba cip[ta lagunya… dah ga sabar nih..

  6. Waaahhh .,.,Pengen ikutan lomba cipta lagu!!
    kira-kira syarat dan ketentuanya ini kapan ya,buruan dong min,udah ga sabar nich .,. ,

  7. Saya sangat suka bnget sama semua puisi @DennyJA_WORLD yg bisa bikin motivasi untk diri saya dlam segala hal lainnya. Thank’s :)

  8. maaf untuk lomba cipta lagunya hanya lirik atau beserta notasi nada? terima kasih .

    • Lomba lagu sedang disusun syarat dan hadiahnya. Tunggu ya.

      • Cepat ya min, ditunggu segera ;) kalo sdh jadi tweet ya