ATAS NAMA CINTA
Sebuah Puisi Esai
Isu Diskriminasi dalam Untaian Kisah Cinta
yang Menggetarkan Hati

Hanung Bramantyo Luncurkan ‘Romi dan Yuli dari Cikeusik’ Karya Denny JA (detik.com – 11 Juni 2012)

Posted on June 11, 2012

Hanung Bramantyo (Ichsan/detikHot)

Jakarta – Sutradara Hanung Bramantyo kembali membahas tema pluralisme dalam film terbarunya, ‘Romi dan Yuli dari Cikeusik’. Film tersebut mengangkat kisah cinta dan perbedaan yang mengambil setting tragedi Ahmadiyah di Cikeusik, Jawa Barat.

‘Romi dan Yuli dari Cikeusik’ merupakan visualisasi dari salah satu judul dalam Puisi Esai karya Denny JA berjudul ‘Atas Nama Cinta’. Mengangkat lima isu diskriminasi dengan kemasan cinta.

Dalam rilis yang diterima detikHot, Senin (11/6/2012), Denny mengatakan jika film berdurasi 45 menit itu merupakan representasi dari kuatnya prasangka dan kebencian antar golongan dan keyakinan di Indonesia. Apalagi menurutnya masih banyak perlakuan diskriminatif yang timbul karena perbedaan.

Ia memilih sutradara Hanung Bramantyo karena keberpihakannya dalam pro-kebhinekaan. Hanung memang cukup vokal menyarakan kegelisahannya mengenai isu perbedaan di Tanah Air.

‘Romi dan Yuli dari Cikeusik’ akan dibintangi Zaskia Adya Mecca dan Ben Kasyafani. Lewat film tersebut Denny ingin menyuarakan jika cinta seharusnya berada di atas segala perbedaan.

(ich/mmu)

 

Sumber : detik.com

Kembali

Tuliskan Komentarnya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>