ATAS NAMA CINTA
Sebuah Puisi Esai
Isu Diskriminasi dalam Untaian Kisah Cinta
yang Menggetarkan Hati

Sapu Tangan Fang Yin

Posted on March 21, 2012

/1/

Ditatapnya sekali lagi sapu tangan itu,
tak lagi putih; tiga belas tahun berlalu.
Korek api di tangan, siap membakarnya
menjadi abu masa lalu.

Namun, sebelum api menjilat, hatinya bergetar;
Ditiupnya api itu – terdiam ia dalam senyap malam.
Dibukanya jendela kamar: kelam langit Los Angeles
Yang dihuninya sejak 13 tahun lalu.

Terlintas ingatan minggu pertama di kamar ini
Ketika setiap malam ia menangis;
Ya, panggil saja ia Fang Yin – hamparan rumput harum artinya.
Nama sebenarnya dirahasiakan, menunggu sampai semua reda.

Waktu itu usianya dua puluh dua
Terpaksa kabur dari Indonesia, negeri kelahirannya
Setelah diperkosa segerombolan orang
Tahun 1998, dalam sebuah huru-hara.

Apa arti Indonesia bagiku? bisik Fang Yin kepada dirinya sendiri.
Ribuan keturunan Tionghoa1 meninggalkan Indonesia:
Setelah Mei yang legam, setelah Mei yang tanpa tatanan
Setelah Mei yang bergelimang kerusuhan.2

/2/

Hari itu negeri berjalan tanpa pemerintah
Hukum ditelantarkan, huru-hara di mana-mana
Yang terdengar hanya teriakan
Kejar Cina! Bunuh Cina! Massa tak terkendalikan.

Langit menghitam oleh kobaran asap
Dari rumah-rumah dan pertokoan –
Semua terkesima, tak ada yang merasa siap
Melindungi diri sendiri dari keganasan.

Ada keluarga yang memilih bunuh diri
Di hadapan para penjarah yang matanya bagai api
Yang siap menerkam; yang siap merampas apa saja
Yang siap memperkosa perempuan tak berdaya.

Apa arti Indonesia bagiku? bisik Fang Yin
Kepada dirinya sendiri, yang hidupnya telah dirampas
Yang tak lagi bisa merasakan sejuknya angin
Sebab kebahagiaannya tinggal ampas.

Waktu itu terdengar anjing melolong panjang
Seperti minta tolong aparat keamanan;
Mereka melemparkan binatang itu ke kolam
Menggelepar-gelepar: airnya pun memerah.

 

/3/

Fang Yin sekeluarga mengungsi ke Amerika
Bersama sejumlah warga keturunan Tionghoa;
Mereka tinggal berdekatan di New York, Philadelphia,
Los Angeles, New Jersey – bagaikan perkampungan Indonesia.

Minggu-minggu pertama di Amerika
Fang Yin belum sadar apa sebenarnya yang terjadi
Raga dan jiwanya lemah, perlu pemulihan dari dahsyatnya trauma,
Ke mana pun ia pergi, orang tuanya dan seorang psikolog mendampingi.

Setelah tiga bulan hidupnya menjadi normal.
Ia pun ikut kursus bahasa Inggris, ingin meneruskan kuliah.
Namun Fang Yin sudah berubah –
Ia tak lagi ceria, suka menyendiri saja.

Ketika seorang pemuda Korea mendekatinya
Fang Yin malah menjauh, khawatir kalau-kalau tak berbeda
Dengan Kho, pacarnya dulu di Jakarta,
Yang meninggalkannya setelah tahu ia diperkosa.

13 tahun sudah ia di Amerika, tumbuh keinginannya
Untuk pulang ke tanah kelahirannya, Indonesia;
Waktu itu usianya menginjak tiga puluh lima
Ia ingin memulai hidup baru, membangun keluarga.

Ingin punya suami, ingin punya anak
Rindu kampung halaman tempat ia dilahirkan dan dibesarkan
Rindu teman-teman remaja, rindu masa-masa menghabiskan waktu
Jalan-jalan dan bercanda ria di Mal Citraland.

Tapi kemarahannya pada Indonesia masih menyala
Trauma diperkosa masih berujud horor baginya.
Fang Yin membatalkan niatnya untuk kembali
Baginya Indonesia masa silam yang kelam

Kenangan pada Kho membekas di benaknya.
Tak ia ketahui di mana kini pemuda itu berada.
Dibukanya secarik surat yang sejak 12 tahun lalu
Akan dikirimkannya ke pemuda itu, tapi selalu dibatalkannya.

Kho, apa kabarmu
Aku sendiri di sini
Dulu katamu akan menemaniku
Terutama di kala susah
Itu sebabnya kuterima cintamu
Aku sangat susah hati, Kho
Aku ingin dengar suaramu.

Ia sering coba menghubunginya lewat telepon
Tak pernah ada jawaban, bagai raib begitu saja.
Mungkin Kho juga mengungsi, tapi entah ke mana
Fang Yin tidak pernah tahu lagi tentangnya.

Satu-satunya kenangan dari Kho
Yang sampai sekarang masih disimpannya
Adalah selembar sapu tangan
Yang saat ini ia genggam erat-erat, merisaukannya.

 

/4/

Ingin ia bakar selembar kenangan itu
Saksi satu-satunya, sisa trauma masa lalu
Selama ini disimpannya diam-diam setangan itu
Tak ingin ada orang lain mengganggu.

Ditatapnya kembali sapu tangan itu
Ia sentuh permukaannya, masih terasa
Bekas air mata yang tetes demi tetes membasahinya dulu
Bagian abadi dari hidupnya.

Setahun lalu psikolognya, warga Amerika, bilang
Ia nyaris sembuh. Dan akan lengkap sembuhnya
Jika ia ikhlas menerima masa lalu yang telah hilang
Sebagai bagian dari permainan nasib manusia.

Kepada psikolog itu Fang Yin berhutang nyawa.
Beberapa kali perempuan itu nyaris bunuh diri
Tetapi karena ia menemaninya setiap hari
Jiwa anak keluarga kaya itu pun beranjak sembuh kembali.

Ia ulang-ulang mantra psikolog itu,
Ia coba pahami apa yang ada di balik kata-katanya:
Terimalah kenyataan apa adanya!
Berdamailah dengan masa lalu.

Di bulan ke empat, ia mulai rasakan khasiat
Masa lalu tidak lagi menjadi bom di kepala
Namun kenangan itu bagai tawon yang tak henti menyengat
Tidak dengan mudah minggat.

/5/

Ditatapnya kembali sapu tangan itu:
Tampak tayangan sinema di permukaannya:
Tergambar rumahnya di Kapuk, Jakarta Utara
Sebuah bangunan yang tinggi temboknya.

Berjajar di samping rumah-rumah lain
Yang pagarnya seakan berlomba
Mana yang paling tinggi, mana yang paling kokoh.
Semua dihuni warga keturunan Tionghoa.3

Namun, tembok setinggi apa pun
Ternyata tak mampu mengamankannya
Tak mampu membendung gelombang huru-hara
Yang membakar Jakarta.

Hari itu Selasa 12 Mei 1998.
Fang Yin tidak kuliah, di rumah saja;
Ia hanya menonton televisi
Semuanya menyiarkan berita itu-itu juga.

Mimbar bebas di kampus-kampus
Unjuk rasa di mana-mana
Menuntut Soeharto turun
Dianggap tak mampu pulihkan ekonomi negara.

Perusahaan-perusahaan gulung tikar
Pengangguran merajalela
Harga barang-barang pokok melambung
Nilai rupiah semakin terpuruk.

Gerakan mahasiswa yang mula-mula hanya unjuk rasa
Gerakan Reformasi mula-mula namanya
Segera berubah menjadi gelombang besar demonstrasi
Tak bisa dibendung lagi.

Sore hari, Selasa 12 Mei
Di depan Universitas Trisakti
Empat mahasiswa tewas tertembak:
Malam pun mencekam, gejolak merebak.

Rabu 13 Mei 1998
Ribuan mahasiswa berkumpul
Di Universitas Trisakti
Duka cita berbaur teriakan kerumunan massa.

Tak diketahui dari mana rimbanya
Siang hari semakin dipenuhi massa
Dan, tiba-tiba saja, sekelompok orang
Membakar ban-ban bekas di tengah jalan.

Asap hitam pun membubung tinggi
Truk yang melintas dihentikan massa
Dan teriakan bergema, semakin liar:
Bakar! bakar!

Massa bagai kerumunan semut
Merangsek ke tengah-tengah kota
Turun dari truk-truk yang muncul tiba-tiba
Entah dari mana datangnya.

Teriakan pun berubah arahnya
Dan terdengar Bakar Cina! Bakar Cina!
Gerombolan yang tegap dan gagah
Menyisir toko, kantor, dan pemukiman Tionghoa.

Mereka memasuki rumah-rumah kaum sipit mata
Menyeret para penghuninya, menghajar para pria
Memperkosa perempuannya. Dan semakin siang
Semakin tak terbilang jumlahnya.

Ditemani seorang pembantu, Fang Yin menyaksikan
Adegan demi adegan horor itu di televisi. Ketakutan menyergapnya!
Ia telepon ayahnya di kantor, tak bisa pulang
Jalanan dipenuhi massa, tak terbilang.

 

/6/

Hantu yang ditakutinya pun menjelma –
Didengarnya suara-suara memekakkan telinga
Segerombolan orang merusak pagar rumahnya
Mereka masuk dan membunuh anjing herdernya.

Pembantunya sempat berteriak, lalu terkapar
Oleh para berandal itu ia dihajar.
Fang Yin lari mengunci diri di dalam kamar
Berteriak, melolong, meminta tolong.

Tak ada yang mendengar. Mungkin tetangganya
Juga tengah menghadapi ketakutan yang sama.
Pintu kamar Fang Yin didobrak, masuklah lima pria
Bertubuh tegap – ke ranjang mereka menyeretnya.

Rambutnya dijambak
Pakaiannya dikoyak-moyak
Dan dengan kasar
Mereka pun memukul, menampar.

Fang Yin pun menjerit, mohon ampun,
Jangan…Jangan…
Saya punya uang.
Ampun. Jangan.

Bagai sekawanan serigala mereka:
Seseorang memegang kaki kirinya
Seorang lagi merentang kaki kanannya
Yang lain menindih tubuhnya.

Wahai, terenggut sudah kehormatannya!
Yang lain bersiap menunggu giliran
Ganas seringainya, tak ada belas
Bagi seorang perawan.

Fang Yin meronta sebisa-bisanya
Berteriak sekuat-kuatnya
Bergerak-gerak mempertahankan kehormatannya
Memukul, menjambak sekenanya.

Di antara sakit dan cemas yang tiada taranya
Sempat didengarnya para berandal tertawa
Melahapnya: Hihihihi, hahahaha
Fang Yin pun kehilangan kesadarannya.

/7/

Fang Yin, ya, Fang Yin yang malang –
Ketika dibukanya mata
Didapatinya dirinya terbaring
Di rumah sakit.

Saat itu Kho, pacarnya, datang menjenguk
Memberinya sapu tangan;
Fang Yin menghapus tetes air matanya –
Sapu tangan itulah yang setia menyertainya.

Tersimpan di sapu tangan itu tetes air matanya yang pertama
Tetes air matanya yang kedua
Tetes air matanya yang kesepuluh
Tetes air matanya yang keseribu

Tersimpan pula di sana malam-malamnya yang sepi
Ketika ia meminta Tuhan membuatnya mati saja
Ketika ia merasa diri lunglai, tak lagi bertulang
Sapu tangan itu merekam seperti buku diary.

Rina, sahabat dekatnya, membelainya
Yang menyertai Kho menjenguknya.
Rina sangat memahaminya,
Rina banyak membantunya.

Infus mengalir di sebelah tangannya
Ayah dan ibunya menangis memeluknya;
Fang Yin mengingat-ingat apa yang terjadi
Membayangkan apa yang telah dialami.

Memar tersebar di sekujur tubuh
Dan teringatlah: ia telah diperkosa!4
Fang Yin menjerit kuat sekali
Seisi rumah sakit mendengarnya,

Tolong…tolong…
Ampun, ya Tuhan
Tolong aku
Ampun, ampun…

 

/8/

Jakarta lautan api! Di mana pula aparat keamanan?
Tak tampak sama sekali.
Kerusuhan pun menjalar liar
Bagaikan api, bagaikan ular.

Warga Jakarta terkesima.
Begitu banyak orang-orang datang
Begitu saja, entah dari mana
Tak ada yang kenal mereka.

Didrop truk di lokasi tertentu
Mereka kekar dan tegap –
Mereka merusak, mereka membakar,
Mereka menjarah – dan massa pun terpancing.

Dan ketika kerumunan semakin banyak
Dan ketika tak ada lagi aturan yang tegak
Para penjarah meninggalkan lokasi –
Massa pun mengamuk tanpa sebab yang pasti.

Mereka berebut menjarah, saling mendahului
Tunggang-langgang, tindih-menindih terjebak api
Dalam bangunan yang menyala-nyala
Terpanggang hidup-hidup – dan tewas sia-sia.5

 

/9/

Fang Yin dan keluarga tidak paham politik
Apa lagi masalah militer.6
Mereka cari nafkah berdagang saja
Dan ketika bingung, tak tahu harus mengadu ke mana.

Bumi Indonesia gonjang-ganjing, langit berkilat-kilat
Sedangkan Presiden Soeharto berada di Mesir sana;
Situasi menjadi semakin parah
Menanti Sang Presiden kembali.

Tahun 1998, tanggal 15 Mei
Pukul 4.30 dini hari
Soeharto menyatakan tak bersedia mundur;
Ketegangan memuncak, ketenteraman pun hancur.

Warga Tionghoa yang mulai tenang
Kembali khawatir kalau huru-hara kembali datang;
Mereka jual barang-barang mereka, banting harga
Bersiap-siap hengkang ke mancanegara.

Di rumah sakit, Fang Yin masih terbaring lemah.
Ia menduga kerusuhan akan kembali terjadi
Dan orang-orang tegap yang brangasan
Akan memperkosanya lagi.

Papi, apa salah saya? Kenapa saya diperkosa?
Apa salah saya, Papi?
Ayahnya tak menjawab,
Dipeluknya anaknya erat-erat.

Kho, pacarnya, terdiam dan mulai dingin sikapnya.
Fang Yin menjerit-jerit –
Seorang guru spiritual coba menghentikannya
Mengajarkan keikhlasan Konghucu.

Disampaikannya hakikat shio;
Fang Yin adalah gadis Naga, dan 1998 adalah Macan –
Naga kurang beruntung di tahun itu
Dan harus menerima dengan dada terbuka.

Diuraikannya prinsip Ren Dao
Ajaran tentang hubungan antarmanusia;
Ya, sebuah kitab kecil, Kitab Meng Zi:
Dan dibacakannya,

Dengarkan:
Yang tidak susila jangan dilihat
Yang tidak susila jangan didengar
Yang tidak susila jangan dibicarakan.

Dengan penuh kasih dipegangnya kening Fang Yin
Ia tatap matanya, dialirkannya enerji,
Ditumbuhkannya semangat hidup,
Dan dengan tenang dikatakannya,

Fang Yin, Ini bencana sudah terjadi
Lupakan saja. Mulailah hidup baru –
Keikhlasan akan mengalahkan kemalangan
Keyakinan akan mengalahkan derita.

Di televisi rumah sakit, Fang Yin mendengar diskusi:
Dalam sejarah Indonesia, warga Tionghoa
Acap jadi korban amuk massa.7
Uhhhh… Fang Yin tidak paham sejarah.

/10/

Demikianlah seminggu setelah peristiwa
Fang Yin dan keluarga terbang ke Amerika;
Bukan karena tidak cinta Indonesia, kata ayahnya,
Tetapi keadaanlah yang telah memaksa.

Ayah bercerita tentang kerabat kakek buyut mereka
Pejuang kemerdekaan, sahabat Bung Karno;
Sie Kok Liong namanya
Pemilik Gedung Kramat 106.

Di gedung itu dulu diselenggarakan Kongres Pemuda
Yang melahirkan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928;
Apa gerangan arti Indonesia bagi Fang Yin dan keluarganya?
Mereka harus hengkang demi keselamatan jiwa.

 

/11/

Kini 13 tahun setelah musibah itu
Fang Yin mendengar Indonesia sudah stabil kembali;
Beberapa warga keturunan Tionghoa menjadi menteri
Tradisi Imlek diberi hak hidup seperti dulu lagi.

Barongsai bebas melanggak-lenggok,
Koran berbahasa Cina sudah boleh beredar
Program berbahasa Cina ditayangkan di televisi.
Agama Konghucu sudah diakui.8

Komunitas Tionghoa Indonesia di manca negara
Kadang jumpa, berbagi cerita tentang Imlek dan segala rupa;
Sudah banyak yang ganti negeri
Menjadi warga Amerika, Singapura, dan lain-lainnya.

Tampaknya, bagi mereka Indonesia adalah masa silam
Yang kelam hitam;
Namun, Imlek masih tetap menyatukan mereka
Walau berbeda agama dan negara.

Ayah Fang Yin teguh pendirian
Pantang jadi warga negara lain;
Kepada Fang Yin ayahnya sering berpesan
Dan mewanti-wanti,

Fang Yin, kau anak Indonesia sejati
Jangan pindah menjadi warga lain negeri.
Ayahnya mendapatkan rezeki di Indonesia
Pada waktunya harus kembali ke sana.

Dan ia tentu saja marah ketika diketahuinya
Fang Yin sudah pindah warga negara;
Paspor Amerika Serikat sudah di tangannya,
Prosesnya dibantu oleh seorang pengacara.

Fang Yin banyak diberi tahu ayahnya tentang Indonesia
Agar tumbuh kembali cinta tanah airnya
Negeri yang sejak dulu mereka bela –
Sejak zaman pergerakan yang melibatkan buyutnya.

Fang Yin adalah gadis yang rajin membaca:
Perpustakaan menyediakan segala macam buku,
Buku menyediakan segala macam ilmu,
Dan ilmu akan bisa mengubah manusia.

Tetapi gadis itu sudah pasti dengan dirinya
Tak ingin melihat Indonesia lagi;
Ayahnya sudah putus asa
Meyakinkan Fang Yin untuk kembali.

Dan ketika Ayah pulang ke Indonesia
Fang Yin tetap berkeras hati
Untuk tinggal di Amerika Serikat sendiri –
Budaya modern pegangannya, kebebasan sandarannya.

Fang Yin suka perlindungan hukum
Itu sebabnya ia marah kepada Indonesia;
Fang Yin tak suka kekerasan
Itu perkara ia benci Indonesia.

Namun, karang pun bisa goyah oleh ombak besar:
Samudra bisa menjadi padang pasir
Apa yang tak berubah di bawah Matahari?
Nasihat ayahnya sudah begitu dalam berakar.

Amerika hanyalah tempat sementara untuk singgah
Tapi kita lahir di Indonesia, jadi mati sebaiknya di sana –
Luka masa silam harus dilawan
Cinta Ibu Pertiwi harus ditumbuhkan.

Dan selangkah demi selangkah, dengan susah payah
Kemarahan Fang Yin pun mulai reda
Walau kesedihan atas huru-hara itu
Masih membayang seperti hantu.

Fang Yin mulai tumbuh jati diri
Bertahun buku filsafat, sastra, agama, politik dilahapnya;
Ilmu pengetahuan memahatnya
Derita panjang masa silam justru melezatkan sikap hidupnya.

Dan sesudah tiga belas tahun berlalu
Fang Yin mulai merasakan rindu.
Terkenang kampung halaman, masa remaja di Jakarta;
Tak sadar, disebutnya nama Albert Kho, cinta pertamanya.

Di manakah engkau kini, pujaan hatiku?
Sejak kepindahannya ke Amerika,
Mereka tak pernah lagi menjalin hubungan;
Hanya sapu tangan itu yang kini tersisa.

Selentingan ia dengar kabar, Kho sudah berkeluarga
Rina nama istrinya, dulu sahabat kental Fang Yin –
Ia juga seorang keturunan Tionghoa;
Keduanya telah menjadi Muslim dan Muslimah.

Terbayang olehnya saat Kho dan Rina
Menjenguknya di rumah sakit dulu;
Fang Yin hanya bisa diam, menyimpan kepedihan
Ditinggal orang yang sudah sangat lekat di hati.

/12/

Fang Yin kembali berlutut di hadapan sapu tangan,
Korek api ia nyalakan –
Ingin dibakarnya sisa kenangan pacarnya dulu:
Masa silam harus segera dihapus dari ingatan.

Albert Kho harus pula aku lupakan, katanya.
Tangan yang memegang korek kembali gemetar;
Ia ketakutan, seolah api itu akan menghanguskan dirinya;
Dan api pun tak jadi berkobar.

Fang Yin menangis.
Mula-mula perlahan, lama-lama semakin mengiris –
Ditahan-tahankannya
Agar tak ada orang lain mendengar.

Ia nyalakan lagi korek api –
Dan tanpa pikir panjang, ia bakar sapu tangan itu;
Api menyala, sapu tangan terbakar
Ia melihat seluruh dirinya yang lama menjadi abu.

Masa silam terbakar,
Derita panjang ikut terbakar,
Cinta pada Kho terbakar
Cemburu pada Rina pun lenyap terbakar.

Dan kemarahannya pada Indonesia?
Terbakar sudah, bagai ritus penyucian diri;
Semesta seolah berhenti
Waktu senyap – lama sekali.

Dan sapu tangan pun jadi seonggok abu.
Fang Yin merasa lahir kembali
Jadi perempuan yang sama sekali baru
Bersih dari kengerian masa lalu.

Air mata menetes mengiringi api,
Sapu tangan tak ada lagi.
Ia kini berhasil berdamai dengan masa silam
Ia kini berhasil menjadi Fang Yin yang baru.

Khusyuk ia berdoa: Ya Tuhan, tumbuhkan keberanian
Aku berniat kembali ke Ibu Pertiwi
Ijinkan kuhabiskan sisa hidup di sana
Tanah yang melahirkanku, jadikan juga tanah yang nanti menguburku.

 

/13/

Apa arti Indonesia bagi Fang Yin?
Lahir di sana tak ia minta
Ketika trauma masih menganga
Indonesia hanya kubangan luka.

Kini ia melihat Indonesia dengan mata berbeda
Negeri itu menjadi cermin dirinya yang terus berubah
Ia ingin seperti buyutnya
Lahir, cari nafkah, berjuang lalu mati di sana.

Indonesia masuk lagi dalam kalbunya
Seperti nyiur yang melambai-lambai
Mengimbaunya untuk segera pulang!
Fang Yin merasakan rindu, menitikkan air mata.

Menurut kalender Cina, 2012 adalah Shio Naga
Akan baik peruntungannya;
Ia rindu masa remaja,
Ia rindu tempat dulu menghabiskan senja di Jakarta.

13 tahun lalu, ia datang ke Amerika
Membawa kemarahan yang sangat
Membawa dendam kesumat
Kepada Indonesia.

Kini ia ingin pulang, rindunya membara
Ia ingin Indonesia seperti dirinya: menang melawan masa lalu
Musibah dan bencana datang tak terduga
Yang penting harus tetap punya mimpi.

Ini Indonesia baru, katanya, kata mereka.
Ya, ya – niatnya pun teguh: Aku segera kembali ke sana!
Aku segera pulang ke sana!
Aku segera hidup di sana!

***

  1. Dalam puisi ini, kata Tionghoa dan Cina merujuk pada kelompok etnis yang sama. Tionghoa diekspresikan sebagai ucapan netral. Sedangkan Cina lebih merupakan “umpatan negatif” yang dilontarkan massa dalam kisah huru-hara.
  2. Tercatat sekitar 70.000 warga keturunan etnis Cina meninggalkan Indonesia pascakerusuhan Mei 1998 itu. Lihat, Ivan Wibowo (ed.), COKIN: So What Gitu Lho! (Jakarta: Komunitas Bambu-Jaringan Tionghoa Muda, 2008), h. viii.
  3. Kawasan-kawasan eksklusif yang menjadi hunian warga keturunan Cina mirip dengan kebijakan penjajah Belanda di masa lalu. Mereka sengaja ingin memisahkan orang-orang Cina supaya tidak berinteraksi dengan pribumi. Sebab kalau itu dibiarkan, ia bisa menjadi kekuatan sosial yang besar dan membahayakan penjajah. Kebijakan ini disebut Wijkenstelsel di mana Belanda menciptakan pemukiman etnis Cina atau pecinan di sejumlah kota besar di Hindia Belanda. Lihat http://id.wikipedia.org/wiki/Tionghoa-Indonesia, Era Kolonial. Anehnya, model pemukiman seperti itu tetap dilanjutkan sampai sekarang.
  4. Pada 13-14 Mei itu, banyak gadis Cina yang bernasib sama dengan Fang Yin. Bukan hanya di Jakarta, tapi juga di Bandung, Solo, Medan, Makassar dan kota-kota lain. Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) mencatat 78 orang perempuan Cina menjadi korban perkosaan, 85 orang mengalami kekerasan seksual, disiksa alat kelaminnya dengan benda tajam. Korban yang meninggal dunia tercatat sekitar 1.217 orang (1.190 orang di antaranya meninggal akibat terbakar), luka-luka 91 orang, dan hilang 31 orang. Lihat dalam Ester Indahyani Jusuf, Hotma Timbul, Olisias Gultom, Sondang Frishka, Kerusuhan Mei 1998 Fakta, Data dan Analisa: Mengungkap Kerusuhan Mei 1998 Sebagai Kejahatan Terhadap Kemanusiaan (Jakarta: SNB dan APHI, 2007), h. 177.
  5. Sehari setelah pecah kerusuhan 13 Mei, para jenderal pergi ke Malang untuk menghadiri upacara komando pengendalian (Kodal) Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) dari divisi I ke divisi II. Huru-hara masih berlangsung, korban masih bergelimpangan. Ketika kerusuhan itu terjadi, Presiden Soeharto sedang berada di Kairo, Mesir, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-15. Ia dengan penuh percaya diri meninggalkan tanah air pada 9 Mei 1998 karena yakin tak akan terjadi peristiwa besar seperti kerusuhan atau kudeta tentara, karena pada saat itu demonstrasi sering terjadi dan menjadi kegiatan rutin. Lihat, misalnya, Tjipta Lesmana, Dari Soekarno Sampai SBY: Intrik dan Lobi Politik Para Penguasa (Jakarta: Gramedia, 2009), h. 120.
  6. Para pengamat menyebutkan, saat itu sedang terjadi rivalitas Prabowo dan Wiranto. Letjen TNI Prabowo yang pada saat itu menjabat Pangkostrad ingin mengalahkan seniornya Panglima ABRI Wiranto. Peristiwa Trisakti dituduhkan kepada Prabowo. Tapi pihak Prabowo membantahnya. Prabowo juga dituding terlalu dekat dengan tokoh-tokoh reformasi, dan ditengarai menyetujui tuntutan Soeharto mundur. Katanya, ia sedang mematangkan situasi untuk ambil alih kekuasaan. Sementara itu, Wiranto dianggap tetap menginginkan Soeharto bertahan. Maka ketika Ketua MPR Harmoko menuntut Soeharto mundur, Wiranto mengatakan bahwa itu pendapat pribadi Harmoko yang sama sekali tidak konstitusional. Begitu banyak kabar burung yang beredar. Kajian menarik menyangkut hal ini lihat, misalnya, Dian Andika Winda dan Efantino Febriana, Rivalitas Wiranto-Prabowo : Dari Reformasi 1998 hingga Perebutan RI-1 (Yogyakarta: Bio Pustaka, 2009).
  7. Beberapa kasus kerusuhan anti-Cina yang pernah terjadi yaitu: (dikutip dari http://sosbud.kompasiana.com/2011/05/11/
    riwayat-kerusahan-rasial-di-indonesia/… Lihat juga, Karta Raharja Ucu, “Tionghoa dan Sejarah Kelam Kerusuhan di Indonesia”, http://m.today.co.id/index.php?kategori=nasional
    &sub=nasional&detail=8182)
    Bandung, 10 Mei 1963. Kerusuhan anti-Cina terbesar di Jawa Barat. Awalnya, terjadi keributan di kampus Institut Teknologi Bandung antara mahasiswa pribumi dan non-pribumi. Keributan berubah menjadi kerusuhan yang menjalar ke mana-mana, bahkan ke kota-kota lain seperti Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Medan.
    Pekalongan, 31 Desember 1972. Terjadi keributan antara orang-orang Arab dan keturunan Cina. Awalnya, perkelahian yang berujung terbunuhnya seorang pemuda Cina. Keributan terjadi saat acara pemakaman.
    Palu, 27 Juni 1973. Sekelompok pemuda menghancurkan toko Cina. Kerusuhan muncul karena pemilik toko itu memakai kertas yang bertuliskan huruf Arab sebagai pembungkus dagangan.
    Bandung, 5 Agustus 1973. Kasus serempetan gerobak dengan mobil berbuntut perkelahian. Kebetulan penumpang mobil orang-orang Cina. Akhirnya, kerusuhan meledak di mana-mana.
    Ujungpandang, April 1980. Suharti, seorang pembantu rumah-tangga meninggal mendadak. Kemudian beredar desas-desus: Ia mati karena dianiaya majikannya Cina-nya. Kerusuhan rasial meledak. Ratusan rumah dan toko milik warga keturunan Cina dirusak.
    Medan, 12 April 1980. Sekelompok mahasiswa USU (Universitas Sumatera Utara) bersepeda motor keliling kota, sambil memekikkan teriakan anti-Cina. Kerusuhan itu bermula dari perkelahian.
    Solo, 20 November 1980. Kerusuhan melanda kota Solo dan merembet ke kota-kota lain di Jawa Tengah. Bermula dari perkelahian pelajar Sekolah Guru Olahraga, antara Pipit Supriyadi dan Kicak, seorang pemuda keturunan Tionghoa. Perkelahian itu berubah menjadi perusakan dan pembakaran toko-toko milik orang-orang Cina.
    Surabaya, September 1986. Pembantu rumah tangga dianiaya majikannya yang keturunan Cina. Kejadian itu memancing kemarahan masyarakat Surabaya. Mereka melempari mobil dan toko-toko milik orang-orang Cina.
    Pekalongan, 24 November 1995. Yoe Sing Yung, pedagang kelontong, menyobek kitab suci al-Quran. Akibat ulah penderita gangguan jiwa itu, masyarakat marah dan menghancurkan toko-toko milik orang-orang Cina.
    Bandung, 14 Januari 1996. Massa mengamuk seusai pertunjukan musik Iwan Fals. Mereka melempari toko-toko milik orang-orang Cina. Pemicunya, mereka kecewa tak bisa masuk pertunjukan karena tak punya karcis.
    Rengasdengklok, 30 Januari 1997. Mula-mula ada seorang keturunan Cina yang merasa terganggu suara beduk Subuh. Percekcokan terjadi. Masyarakat mengamuk, menghancurkan rumah dan toko Cina.
    Ujungpandang, 15 September 1997 Benny Karre, seorang keturunan Tionghoa dan pengidap penyakit jiwa, membacok seorang anak pribumi, kerusuhan meledak, toko-toko Tionghoa dibakar dan dihancurkan.
    Februari 1998 Kraksaan, Donggala, Sumbawa, Flores, Jatiwangi, Losari, Gebang, Pamanukan, Lombok, Rantauprapat, Aeknabara: Januari – Anti Tionghoa
    Kerusuhan Mei 1998 Salah satu contoh kerusuhan rasial yang paling dikenang masyarakat Tionghoa Indonesia yaitu Kerusuhan Mei 1998.
    5-8 Mei 1998 Medan, Belawan, Pulobrayan, Lubuk-Pakam, Perbaungan, Tebing-Tinggi, Pematang-Siantar, Tanjungmorawa, Pantailabu, Galang, Pagarmerbau, Beringin, Batangkuis, Percut Sei Tuan: Ketidakpuasan politik yang berkembang jadi anti Tionghoa.
    Jakarta, 13-14 Mei 1998. Kemarahan massa akibat penembakan mahasiswa Universitas Trisakti yang dikembangkan oleh kelompok politik tertentu jadi kerusuhan anti-Cina. Peristiwa ini merupakan peristiwa anti-Cina terbesar sepanjang sejarah Republik Indonesia. Sejumlah perempuan keturunan Tionghoa diperkosa.
    Solo, 14 Mei 1998. Ketidakpuasan politik yang kemudian digerakkan oleh kelompok politik tertentu menjadi kerusuhan anti Tionghoa.
  8. Salah satu pencapaian penting ialah keluarnya UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia di mana dalam Pasal 2 disebutkan: “Yang menjadi warga negara Indonesia adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.” Itu berarti eksistensi warga keturunan Cina semakin terlindungi secara hukum dan konstitusi.

 

Kembali

Tuliskan Komentarnya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

334 Comments

  1. Wahhh.

    Gw org tionghoa. Biar gimana pun itu sudah masa laluu. Biarlah berlalu.

    Kwkwkwk.

  2. sebenarnya aku tidak begitu suka baca puisi. tapi untuk puisi yang satu ini, aku kasih dua jempol deh. keren benget. aku juga baru tau tentang kejadian itu, karena pada saat itu aku masih duduk di bangku SD

  3. Bergetar hati baca ni puisi,seakan puisi yang aku buat gak ada apa-apanya nie. hiks tapi yg aku bingung bagaimana dapat inspirasinya hingga bisa menjadi puisi yg sperti sbuah cerpen ?????

  4. I shudder, after reading this poem
    it was amazing…..
    menyentuh banget puisinya…
    aku baru liat di twiter berita seputar tentang puisi esai.
    aku pengenikut lombanyaaaaaaaa…
    InsyaAllah menang……..
    Amin

  5. subhanallah.. sungguh luar biasa puisi ini,, sangat menyentuh para pembaca seperti saya.. yang pada saat itu belum tau apa-apa namun setelah membaca puisi ini saya jadi mengetahuinya.. semoga dengan ini tidak akan terulang lagi kejadian seperti itu..
    amiin :)

  6. bersediakah anda di kala seseorang mebutuhkan pengajaran dari anda tentang ini,, dan itu adalh saya,,,??

  7. ternyata peristiwa kerusuhan di tahun 1998 sangat2 mengerikan.

    saat itu aku masih duduk di bangku SMP, hanya tau kalau ada peristiwa kerusuhan, penjarahan, dan penembakan.

    semoga peristiwa seperti ini tidak akan terulang lagi di kemudian hari

  8. Teringat ketika masih kuliah awal kerusuhan, mengerikan, memilukan, dan memalukan… puisi ini mengingkatkanku kembali akan masa itu… hebat…

  9. luar biasa ,menyedihkan kisahnya, semua terjadi ketika saya masih sd dan belum tau apa2 saat itu dan baru tau jelas saat ini. perjuangan hidup yang mesti dipertahankan . salut dengan semangat hidupnya . Semoga Indonesia dapat menjadi luar biasa lebih baik.itu impian kita. Amin.

  10. KINI BARU AKU TAHU

    BAHWA

    INILAH AKU

  11. puisi yg sangat menggugah hati dan menyentuh sekali, sebuah kerinduan akan kampung halaman sekalipun kampung halamannya telah memberikan kekecewaan yang berat. sangat berat melawan kekecewaan itu diantara rasa cinta dan rindu. kereennn…..

  12. saya perempuan Tionghwa yang lahir dan besar di Medan, pada saat kerusuhan Mei 1998, saya justru diselamatkan oleh warga pribumi setempat… saya ingat ketika tengah malam saya masih harus berjaga dan bersiap untuk lari jika kerumunan masa mendobrak masuk ke kediaman kami, namun ternyata suara motor dan terikan-teriakan kencang yang saya dengar adalah upaya dari warga pribumi setempat untuk mengusir para penjarah… kemudian jalanan menjadi lengang… malam yang cekam berangsur-angsur hilang… tidak hanya keluarga saya yang selamat, tetapi semua warga keturunan tionghwa di daerah kami selamat… sungguh saya belajar indahnya “gotong royong” sesama Warga Negara Indonesia… dan saya sangat suka puisi esay ini karena apa yang dirasakan oleh “Fang Yin” dapat dirasakan juga oleh pembaca…

  13. sungguh sangat menyentuh hati..

  14. Merinding!
    Itu yang bisa saya katakan dan saya rasakan pada saat membaca puisi esai ini.

  15. aku kok ya treyuh je..PR bagi orang asli Indonesia.

  16. “Ia ingin Indonesia seperti dirinya: menang melawan masa lalu
    Musibah dan bencana datang tak terduga
    Yang penting harus tetap punya mimpi.”

    canggihhh…. kalau diubah2 bisa menjadi

    “Ia ingin KAMU seperti dirinya: menang melawan masa lalu. Yang penting harus tetap punya mimpi.”

  17. sangat indah……
    sangat indah……
    saya tidak tahu harus berkata apa, yang jelas ini benar-benar indah…
    hebat sekali, sungguh karya yang agung

  18. Sebuah puisi esai yang menggugah jiwa, mengingatkan kembali era 1998.

    Sebuah ironi yang ternyata cukup membekas hingga kini. Sebuah cerita yang tak pernah saya sadari sebelumnya kelanjutannya.

    Namun yakinlah tak semua seperti yang dibayangkan demikian. Tak demikian adanya. Tak semua Fang Yin.. Yakinlah..

  19. yang paling bikin saya kagum dari ceritanya, kemampuan memaafkan. jika orang2 yang mengalami nasib seperti fang yin mampu memaafkan, sungguh mengagumkan.

  20. Toha muchtar bilang, “kembali ke akar, kembali ke asal”

  21. puisi historis yang menakjubkan, dalam, bergairah, dan banyak memberikan pengetahuan. sebuah ide yang brilian dari seorang penyair.

  22. Hanya Satu Kata : Hebat

  23. puisinya sangat menyentuh hati, perjuangan Fang Yin sangatlah hebat tak pernah melupakan tanah airnya… kisah yang ada di dalam terasa melekat di tiap sajak” indah tersebuat. sekian SALAM GOONER :D

  24. Comment aku dah 2 x mbaca puisi ini.skilas aq dah mengerti mksd dr crita d dalamx.sungguh ironi dan membuat org membacanya mungkin trbuai ,perjuangan seorang wanita ktrunan tionghoa ini patut untk d simak

  25. semua orang harus membacanya essai ini terkhusus bagi mereka yang terlanjur “terkotak” dalam etnis theonghoa, kembalilah karakter bangsaku, satukan mereka dalam damai!

  26. :) yeah.
    Kata-kata yang mengungkapkan sebuah kejujuran.
    Menarik dan mengesankan.
    Seperti dibawa kembali ke masa itu :)
    Kalimat sederhana yg menggugah.

  27. ini sangat keren :) aku bacanya sampek kagum banget :)

  28. puisi yg mengkritisi ketidakadilan di perbanyak donk…

  29. tampa kekerasan dan penderitaan sejarah tak akan pernah ada

  30. Puisi Esai ini komunikatif dan mudah dimengerti. Kata2 perbarisnya pun tersusun rapi. Bagus sekali. Karena puisi Esai ini, saya menjadi ingin terus membuat puisi. Teruslah membuat Puisi Esai, Pak Denny.

  31. Kejadian anti cina memang menjadi Titik Noda Hitam sejarah bangsa kita, namun hal inilah membuka mata bangsa kita bahwa Pasca Trauma Kejadian ini, mengubah nasib bangsa kita lebih demokratis, anti cina lebih menurun apatisnya…yang menjadi korban paling tdk enak, dalam perang, selalu ada korban…begitu juga dalam kehidupan rumah tangga,KDRT tidak membawa kebaikan.

  32. Wah keren bener ko denny. Alur cerita membuat saya membayangkan ke masa2 tsb.. Thx :)

  33. Hmm bagus, kata2nya sederhana tapi cukup tragis menggambarkan suasana yg terjadi :D puisi yang kaya gini lebih enak di baca, krn alur ceritanya pas ga berlebihan :D enak di baca :)

  34. Membaca puisi ini membuat saya merasakan kembali keadaan mencekam tahun 1998 dimana kala itu usia saya 16th sedang duduk di bangku SMA. walaupun kami orang pribumi namun wajah kami lebih mirip dengan etnis cina (mata sipit,kulit putih), membuat kami sekeluarga harus berdiam diri di dalam rumah selama berhari2 hingga keadaan reda dan normal. Kami pun harus merelakan kaca mobil kami pecah saat melintas jalan raya ketika kami pulang sekolah karena amukan massa yang mengira kami etnis cina, namun masih bersyukur tidak terjadi apapun pada kami seperti yang dialami oleh Fang yin. Kami saja masih merasakan trauma karena perusakan yang kami alami saat itu (padahal yang dirusak hanya benda), dan tidak terbayangkan kalau saja apa yang dialami oleh Fang yin terjadi pada diri kami. Dengan membaca puisi Denny JA membuat saya mensyukuri atas karunia Tuhan dan perlindungan Tuhan pada saat itu karena saya tidak mengalami kejadian “Fang yin”…

  35. Wah, oke banget deh…. Siplah! Meski bukan sastrawan, tetapi menulis puisi berarti penulisnya cinta dunia literasi.

  36. waw….keren :D

  37. Politik dalam sastra

  38. Wah, cerita di dalam puisi ini persis dengan kejadian yg saya alami. Tahun 1999 saya pindah dari ambon karna kerusuhan dan kembali lagi ke sana tahun 2012. Tiga belas tahun, sama seperti Fan Ying yg kembali Indonesia

    Sebagai pembaca awam yang tidak begitu memahami seluk beluk tata cara penulisan Puisi. Karya yang satu ini “enak” dibaca dan mudah dimengerti. Kalimat demi kalimat mengalir apa adanya tanpa harus saya mengerenyitkan dahi karna tidak tahu apa yg dimaksud.

    Tetapi sesuatu muncul di benak saya, Misalnya Bait demi bait puisi diatas disusun berupa paragraf paragraf, maka akan membentuk sebuah karya berupa cerita pendek. Lalu kenapa harus dijadikan puisi? Berupa cerpen pun karya diatas bisa dinikmati.

  39. Wow.. sangat menyentuh, ini lebih dari sekedar puisi. Ini adalah sindiran dan kritik untuk oknum-oknum bangsa ini. Puisi yang sederhana tetapi mengandung banyak pesan moral didalamnya. Dijaman Reformasi sekarang ini saja masih banyak masalah SARA yang ditimbulkan oknum yang tidak bertanggung jawab.

    Puisi ini mengambarkan keadaan saat terjadi kerusuhan dijaman orde baru, dengan harapan di masa Reformasi hal seperti ini tidak terulang. tetapi nyatanya masih ada Fang Yin yang lainnya yang mungkin tidak terekspos. Fang Yin yang mendapatkan perlakuan berbeda hanya karena dia bukan pribumi. Pancasila dan Agama seolah kalah dengan nafsu dan kepentingan politik.

    Dan disini mengajarkan kita bahwa rasa cinta bisa mengalahkan rasa benci, rasa kecewa dan trauma masa lalu. Kasih sayang yang hangat bisa memberikan dampak positif bukan hanya untuk seseorang tetapi untuk negara dan golongan. Semoga kita bangsa Indonesia bisa membuka mata kita, dan saling memberikan kasih sayang kepada sesama manusia.

    Terima kasih Pak Denny, untuk puisi sederhana yang mampu memberikan kami rasa haru. Dan semoga kisah ini bisa memberikan inspirasi kepada seluruh manusia di bumi. Terus berkarya untuk Indonesia.

    @Gutsygie

  40. Tragedi di tahun 1998, sesungguhnya saya tidak mengerti apa-apa mengenai peristiwa itu, karena pada saat itu saya masih kecil. Namun dengan membaca tulisan ini, seolah-olah saya dibawa kembali ke masa itu dengan usia yang cukup untuk mengerti kondisi tersebut. Penulis mampu menggambarkan kondisi di saat itu dalam sebuah tulisan ber-genre berbeda. Tergambar dengan jelas bahwa permainan kasta dan golongan masih menyelimuti Indonesia, bahkan sampai sekarang. Indonesia adalah negara demokrasi, namun faktanya terdapat suatu kelompok agama yang mendominasi kehidupan negara. Rangkaian kata dalam puisi-esai ini mampu membangkitkan emosi (bukan emosi yang negatif seperti marah) saya. Penulis pun mampu menggambarkan rasa nasionalisme pada tokoh utama, meski ia bukan keturunan asli Indonesia. Yang saya sukai dari tulisan ini adalah penulis juga mencantumkan beberapa fakta sebagai referensi tulisannya, sehingga wawasan pembaca bertambah. Sungguh esai seperti ini tidak membosankan untuk dibaca, sangat direkomendasikan bagi pembaca yang ingin membaca sebuah puisi dan esai sekaligus, namun tidak menimbulkan kesan ‘berat’.

  41. SARA memang merupakan hal yang begitu sensitif di negara kita. Banyaknya suku, ras, agama, dan golongan di negara ini menuntut toleransi yang sangat tinggi dan bila ini tidak dapat dipenuhi maka kesatuan dan kedamaian seperti yang dikumandangkan oleh para pendiri negeri hanyalah menjadi impian belaka.

    Toleransi inilah yang hilang dan kemudian keberingasan muncul dan menghabisi orang-orang yang sebenarnya tidak mengerti apa-apa. Ketika peristiwa ini terjadi, saya masih kecil dan belum mengerti betapa kejinya peristiwa ini. Seiring dengan bertambahnya usia dan lingkup pertemanan, saya mendengar sendiri ketakutan dan trauma mendalam dari orang-orang yang menjadi korban tragedi ini. Memilukan!

    Keadaan ini diperburuk dengan mengambangnya kasus ini hingga sekarang. Otak peristiwa ini tak terdeteksi dan seolah-olah sudah hilang dari benak masyarakat.

    Ketika peristiwa ini dialami oleh seseorang, sangat wajar bila ia trauma dan meninggalkan bangsa yang telah menggoreskan catatan hitam di hati para korbannya. Namun berbeda pada keluarga Fang Yin yang tetap cinta pada Indonesia, negeri yang telah menorehkan luka di hati mereka. Mereka tetap cinta walau sudah “dikhianati”. Sikap yang sudah jarang ditemukan pada warga yang mulai lelah akan sandiwara para wakil rakyat.

    Puisi esai ini tidak hanya menyajikan sejarah dengan sederhana, namun sangat berhasil menggelitik sanubari pembaca.
    Masih cintakah kita pada bangsa ini?
    Apa bukti nyata cinta kita?

    Twitter : @niaelysabahtini

    Facebook : Masniar Elysabahtini

  42. Puisi Esai, gendre baru ini benar-benar gamblang menghadirkan fakta, begitu fasih melafalkan cerita, begitu unggul serta sederhana dalam pemilihan diksi dan amanah dalam menyiarkan informasi namun tidak lupa akan kewajibannya untuk selalu tampil menawan sebagaimana jati dirinya sebagi sebuah puisi.

  43. Saat ini, saya liat masih banyak tuh, orang Indonesia yang mendiskriminasi orang Tionghoa. Padahal, udah jelas, secara hukum kita semua sama-sama warga negara Indonesia dan gak perlu membeda-bedakan etnis seperti itu. Saya yakin, etnis manapun jika didiskriminasi dan berada pada posisi Fang Yin pasti tidak akan mau. Semua manusia pada dasarnya sama, sama-sama diciptakan Tuhan, sama-sama memiliki hak untuk hidup layak dan damai. Jadi, tidak perlu membeda-bedakan orang berdasarkan etnisnya. Toh, tidak ada orang yang minta dilahirkan menjadi etnis tertentu. SEmuanya keputusan TUhan. Terlahir menjadi etnis tertentu bukan merupakan sebuah dosa! Mereka tidak salah..

  44. Sebuah puisi esai yang patut di acungi jempol !, mengangkat isu diskriminasi terhadap etnis tionghoa yang sangat tragis dan mengerikan, tahun 1998 dimana saat itu kerusuhan, huru-hara terjadi dimana – mana. Etnis tionghoa menjadi buruan masa, penjarahan, pemerkosaan membuat mereka memilih ingkah dari negri Indonesia, mereka menjadi kaum yang termarjinalkan dan harus mengungsi sementara waktu ke mancanegara sampai keadaannya kembali normal.
    Penulis berhasil menggambarkan realita tahun 1998 ini melalui tokoh “Fang Yin” yang mengalami trauma mendalam akibat kerusuhan yang mendiskriminasi etnis tionghoa kala itu. Fang Yin bukan hanya kehilangan kehormatannya namun kehilangan cinta dan tambatan hatinya pula.
    Penggambaran masa silam yang kelam, melalui tutur bahasa yang literatur, mengisyaratkan kepedihan dan luka yang semakin menganga membuat saya selaku pembaca turut merasakan kepedihan itu. Namun kegigihan Fang Yin untuk menyongsong hari esok yang lebih cerah dan mulai berdamai dengan masa lalu yang di tuturkan oleh sang penulis melalui pesan – pesan yang tersirat di dalam puisi esai ini, membuat saya turut terhenyak, dan tersadar betapa besar perjuangan seorang yang telah terdeskriminasi untuk mendapatkan kehidupannya kembali tanpa bayang – bayang masa lalu yang kelabu.
    Benar – benar karya yang hidup, salut untuk sang penulis !

    Nama : Widya Rizqi Finuarti
    Alamat : Kp. Gg Lumbung RTt04/Rw14 Palabuhanratu, Sukabumi
    Kode Pos : 43364
    Alamat email : wrizqifinuarti@yahoo.com
    No Hp : 085624440402
    Facebook : widya rizqi finuarti

  45. Puisi dengan gendre PUISI ESAI INI TIDAK HANYA GAYA BARU DALA BERPUISI TAPI JUGA GAYA BARU DALAM MENYAMPAIKAN FAKTA, BERITA DAN INFORMASI, kita dimanjakan oleh indah cara bertuturnya sekaligus diperkaya pengetahuannya. Singkat kata PUISI ESAI INI BEGITU INDAH DALAM KESEDERHANAANNYA SEKALIGUS BEGITU SEDERHANA DALAM KEINDAHANNYA. Satu lagi PUISI ESAI INI JUJUR DALAM MENYATAKAN KEJUJURAN.

  46. PUISI ESSAY ?
    Becanda bg ?
    itu tak lebih dr cerpen yg dinarasikan dalam bentuk kalimat-kalimat pendek.
    Saya tidak tahu kalau puisi essay itu ada dalam konteks seni bahasa indonesia.
    isi cerpennya/puisi essaynya bagus, terutama fakta-fakta kerusuhan mei 1998, masalahnya adalah menjadikan subjek sebagai korban traumatik dan digenerallisir bahwa korban adalah bentuk umum dr seluruh etnis chinese di tanah air saat itu sangat absurd.
    saya lebih suka mengatakan tulisan ini adalah fact in poem.

    Thanks

  47. Membaca puisi ini serasa menjadi sapu tangan Fang Yin yang dapat merasakan setiap tetes air matanya, yang di setiap tetesnya menyimpan berjuta keresahan hatinya. Ada perasaan marah, kecewa, putus asa, terhina, terhianati, tercampakan,antipati bercampur aduk menjadi satu membelenggunya pada sebuah kenangan buruk masa lalu yang membuatnya sulit melangkah untuk menentukan masa depannya. Puisi ini seolah mengajarkan kita betapa besarnya pengaruh kenangan terhadap perjalanan hidup seseorang. Entah itu kenangan buruk ataupun kenangan manis. Seperti Fang Yin yang terpuruk akibat pemerkosaan yang pernah dialaminya di masa lalu yang di picu oleh sebuah diskriminatif pada warga minoritas keturunan tionghoa. Puisi ini juga membuka mata kita betapa dampak dari sebuah diskriminatif itu sangat menakutkan dan berlangsung dalam jangka waktu yang tidak sebentar. Bahkan ketika diskriminatif itu sendiri telah terhapuskan trauma akibat ketakutan itu akan tetap membekas dalam diri orano-orang yang mengalaminya.

  48. Trimakasih untuk Bapak Denny yang telah menciptakan karya-karya yang menakjubkan. Sebuah puisi esai yang mampu membuat pembaca ikut merasakan alur ceritanya, padahal menggunakan bahasa yang sederhana.
    “Saya percaya kalau sejarah yang telah membentuk saya sampai sekarang tidak akan hilang hanya karena sebuah peristiwa yang membuat saya menangis. Di situ saya lahirkan, itu berarti disitu pula saya ditakdirkan untuk mengisi sebagian waktu dalam hidup saya.” ini adalah salah satu pelajaran yang saya peroleh setelah membaca puisi esai yang berjudul “Sapu Tangan Fang Yin”. Selain itu, kecintaan Fang Yin terhadap Tanah Air benar-benar membuat saya iri. Bayangkan saja, Indonesia bukan tempat keturunannya berasal, bahkan Fang Yin menjadi korban kejamnya huru-hara di masa reformasi. Namun, Fang Yin mampu melihat Indonesia dari sudut yang berbeda dan berhasil menghilangkan rasa bencinya. Sedangkan sekarang, banyak orang Indonesia yang mengaku cinta terhadap negerinya tapi nyatanya dengan tangan mereka sendiri mereka berkhianat.
    Semoga karya-karya Bapak Denny selanjutnya lebih bermanfaat dan menginspirasi banyak orang.

    Ini merupakan ringkasan dari review yang saya kirim sebelumnya. Terimakasih.

  49. Aq paling gk suka baca sesuatu yg terlalu banyak tulisan dr pada gambar’tp beda dengan puisi SAPU TANGAN FANG YIN tak tau kenpa aq bisa tertarik baca’mungkin karena Tak berdaya nya seorang Fang yin wanita ber mata sipit yg kehormatan ny telah di rengut oleh lelaki kejam yg sangat hina menurutku’karena aq pun juga sangat menjaga ke hormatan ku apa lg ke perawanan ku’jadi aq mengerti perasaan Fang yin ketika dia cinta Indonesia lahir di Indonesia tapi orang Indonesia lah yg merengut ke perawanan nya’jadi itu lah yg sangat menyakitkan apalagi kekasih saat tau dia udh di perkosa meninggalkan ya’padahal ketika dia terpuruk dan teroma atasa kejadian yg sangat buruk yg menimpanya Fang yin butuh orang yg bisa membuat nya bangkit kembali’tapi ortu Fang yin pun jg gk diam saja membiarkan anak ny trauma dan mecarikan Psikolog. Untuk Fang yin tapi lama kelaman Fangyin bisa melupakan semua kejadian itu karena telah membakar memori kepahitan ny yg ad di SAPU TANGAN’jadi kalau aq bisa suka banget baca puisi ini ampe udh 5 kali kalian boleh percaya ap tidak tapi menurut aq Puisi ini sangat sedih. Karena aq pun seorang wanita yg paling membuat aq sedih dan menangis Saat Fang yin di perkosa’aq hanya bisa membayang kan bila itu terjadi padaku ap aq msh bisa hidup’karena menurut aq kehormatan dan keperawanan sangat lah penting untuk di jaga’teimakasih. Denny JA aq sangat suka puisi nya salam kenal DEBY

  50. puisi esai memang sesuatu yang baru dalam dunia karya sastra,
    menggunakan data atau fakta yang ada menjadi sebuah esai lalu menggunakan diksi-diksi sebagai puisi. tergolong jenis narasi menurut saya, gaya kepenulisan bapak tidak hanya memiliki roh, unsur merasakan dan mengamati sehingga pembaca dapat mengikuti apa yang disampaikan dalam tulisan ini. menurut saya sangat menarik karena bapak tidak hanya mengamati fakta dan isu zaman dulu yaitu mulai dari pemilik gedung sumpah pemuda, kerusuhan mei 1998, tentang etnis tionghoa, sampai yang paling aktual adalah tahun 2012 beserta ramalan shio naga.
    hal baru menambah wawasan dan menyenangkan,
    makasih pak..

  51. Karya yang luar biasa, sejarah kelam masa lalu dapat terurai indah dalam media puisi esai. Bait-baitnya tertata rapi dan dengan bahasa yang mudah dicerna, sehingga tak terkesan ‘membosankan’, atau malah kita dapat larut dan turut merasakan peristiwa tersebut. Sebagai catatan, ini dapat dijadikan pelajaran sekolah. Didukung dengan catatan kaki sebagai penjelasannya. Boleh dibilang ini penggabungan antara pelajaran sejarah dan berbahasa Indonesia. Berharap karya seperti ini dapat ditorehkan dalam buku pelajaran siswa-siswi di kemudian hari. :)

    Ya, Fang Yin, meski dari etnis keturunan yang berbeda, namun kecintaan dan kerinduannya terhadap tanah kelahirannya dapat mengalahkan dendam dan amarahnya pada peristiwa Kenangan akan menjadi kenangan. Kekejaman yang ia alami merupakan satu dari sekian korban kerusuhan Mei 1998. Semoga tidak terjadi lagi peristiwa 13 tahun lalu

    Sukses terus dan salam hangat Bapak Denny JA.

  52. Satu lagi ni mau ngereview ..
    Setahu aku kata “SAPUTANGAN” itu digabung .
    Karena kata SAPUTANGAN itu merupakan kata majemuk..
    Kalau dipisah berarti penulisannya salah ..

    Setahu aku begitu ,dan aku cek melalui referensi wikipedia juga benar yag penulisan SAPUTANGAN digabung ..

    Makasih :D D

    Denny JA Lovers :) )

  53. Puisi ini menggambarkan tentang para keturunan tionghoa yang tertindas dan dituduh sebagai pelaku ekonomi rakyat yang merusak ekonomi pada masa itu.Runtuhnya moralitas anak negeri tercoreng oleh Perilaku kebiadaban Para pemimpin masa itu untuk memperebutkan kekuasaan dan saling mempertahankan kekeuasaan dengan mengorbankan rakyat dengan mensabotase lewat politik.
    Lewat puisi itu juga perjalanan kisah seorang dara warga tionghoa yang merasa ditindas dan teraniaya dan sampai kapanpun akan terbias luka penyiksaan moril dan membekas dalam benak dan seluruh tertumpah diatas puisi.
    Sama halnya semua warga merasa telah di fitnah dan di cekoki mental oleh penguasa pada waktu itu hanya ingin merebut kekuasaan yang pada akhirnya tumbang juga oleh kezaliman sendiri.
    13 mei 1998 sebagai tonggak sejarah warga tionghoa yang tertindas untuk menutup rapat harapan hidup di negeri penuh demokrasi .
    Harapan penulis puisi ini haruslah kita sebagai bangsa yang berakhlak dan bermoral sebaiknya harus menegakkan kebenaran dan menegakkan supremasi hukum aga semua dapat perlindungan yang sama dalam payung hukum.

  54. Saya bingung, mengapa Bapak Denny mampu menuangkan inspirasiya yang bersumber dari isu diskriminasi di masa reformasi ke dalam sebuah puisi esai yang mengagumkan. Padahal setelah saya membacanya, puisi ini mengunakan bahasa yang sederhana namun dapat membawa saya mengikuti alur cerita dengan merasakannya.
    Tentang kecintaan Fang Yin terhadap Tanah Air, hal itu membuat saya iri. Dalam puisi tersebut dicantumkan rasa nasionalisme yang tinggi. Betapa banyak kenyataan pahit yang dialami di Tanah Air sampai membuatnya benci terhadap Indonesia. Tetapi, ternyata rasa sayang terhadap tanah kelahirannya mampu mengalahkan kebencian itu.
    “Saya percaya kalau sejarah yang telah membentuk saya sampai sekarang tidak akan hilang hanya karena sebuah peristiwa yang membuat saya menangis. Di situ saya lahirkan, itu berarti disitu pula saya ditakdirkan untuk mengisi sebagian waktu dalam hidup saya” merupakan salah satu pelajaran yang dapat saya ambil dari puisi esai karya Bapak Denny tersebut. Semoga nantinya karya Bapak Denny selanjutnya mampu memberikan pelajaran bagi semua pembacanya, memberikan makna berarti dalam setiap rajutan kata yang dirangkai.

    Komentar ini merupakan rangkuman dari e-mail yang saya kirim. Terimakasih.

  55. puisi ini benar-benar menarik, mengangkat kisah sedih, kecewa, dan keikhlasan melupakan masa kelam yg sebenarnya sulit untuk dilakukan. disini juga begitu menarik karena dsertakan dengan data dan fakta yang memang bnar adanya tnpa rekayasa. lewat puisi ini lah dapat memberikan satu motivasi atau inspirasi dan kekuatan tersendiri bagi setiap individu yg membaca dan memahaminya. Apalagi jiwa pemaaf dan berusaha untuk menjalani hidup lagi adalah hal yang tidak mudah. jadi sangat lah byk hal yang bisa kita dapat dari puisi Fang Yin ini .

  56. Ketika peristiwa Mei Kelabu menimpa Fang Yin–sebagaimana yang dipaparkan dengan lugas dalam puisi-esei Denny JA di atas–di kota kecil bernama Sumenep, jauh dari hiruk-pikuk kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Solo, Medan, Makassar dan kota-kota lainnya, ada sebuah keluarga Cina yang hampir bernasib sama dengan Fang Yin. Hanya saja, ketika itu, mereka lebih memilih “berdamai” dengan keadaan, meminta perlindungan kepada salah seorang Ulama setempat. Keluarga Cina yang merupakan tetangga saya itu aman, dan hingga kini hidup damai di Sumenep.
    Salut untuk pak Denny JA., salam hangat dari Sumenep, kota kecil yang jauh dari hiruk-pikuk Ibu Kota, namun dapat menangkap dan merasakan peristiwa-peristiwa Mei Kelabu itu dari media. Salut!

  57. Ya ampun baru baca ini sudah nangis saya Cerita ini emang ngetop.

  58. Mungkin puisi esai ini bisa dibaca bersama-sama dengan prosa “Clara” karya S.G.A supaya pembaca dapat lebih memahami bagaimana keadaan dan ancaman bagi wanita muda Tionghoa saat itu.
    Saya di sini tidak mewakili golongan suatu kaum tertentu, tetapi saya di sini berbicara sebagai manusia yang cukup sadar terhadap kemanusiaan.

    Seperti juga saat terjadi kekacauan perang, sering sekali wanita menjadi korban pemerkosaan tentara-tentara yang lupa diri.
    Entah mengapa wanita seringkali menjadi korban ketidakmanusiaan dari kaum laki-laki.

    Sekali lagi saya katakan di sini saya tidak mewakili kaum manapun, termasuk juga antara laki-laki dan perempuan. Saya mewakili manusia yang masih cukup sadar terhadap kemanusian.

    Marilah kita berkaca dan bertanya, jangan-jangan kemanusiaan itu bukan lagi milik manusia tetapi hanya menjadi milik Yang Bukan Manusia (Tuhan). Marilah kita bertanya, marilah kita berkaca..

  59. Di cerita ini menceritakan tentang kerusuhan tahun 98 dimana etnis tionghua dilecehkan oleh pribumi dan dilukiskan terdapat kesenjangan antara etnis tionghua dan pribumi padahal sama sama warga negara indonesia.
    Apakah salah jika dilahirkan sebagai etnis tionghua dan mengapa setiap terjadi kerusuhan etnis tionghua yang selalu dirugikan?

  60. walapun UU sudah di keluarkan seperti itu,tetap saja tidak bisa menjadi patokan .mencobalah untuk bergabung dengan warga lain supaya orang2 yang ingin merusak hubungan itu tidak bisa.ciptakan lah keramtahan supaya indonesia tidak bisa di goyangkan.

  61. Puisi ini begitu mengalir. Pengalaman buruk Fang Yin akan melekat di benak pembaca selamanya.

  62. sedih, terharu membaca puisi yg amat bagus ini :’)

  63. Saya mengikuti sekali peristiwa Mei 2008 lalu, khususnya di bagian pemerkosaan wanita Tionghoa. Saya menangis sedih, malu, ikut sakit merasa. Bahkan yang saya tahu dari salah satu orang dari komite perlindungan perempuan saat hadir di talkshow salah satu stasiun TV swasta, satu wanita Cina yang diperkosa, dan ingin bersidang di Belanda, 1 hari sebelum keberangkatan ditemukan tewas digorok di rumahnya. Kecewa, luka saat menonton tayangan talkshow itu.

    Sekarang, saya baca puisi ini, saya luka lagi. Saya bukan warga Tionhoa, tapi bisa ikut merasa luka. Semoga puisi ini menjadi pegangan kita selalu, untuk berusaha MELAWAN LUPA.

  64. Dalam PUISI ini Satu JIWA & RASA , dapat menjadi datu . LIKE THIS POETRY !

  65. Puisi yang tak dapat di ucapakan melalui kata-kata yang berlebihan, karna puisi sangat amat dalam dan dapat menenagkan hati setiap pembacanya . I LOVE THIS POETRY !

  66. subhanallah ………
    puisi ini benar sangat kreatif dan imajinasi………hanya seorang yang punya imajinasi yang hebat mampu membuat karya sehebat ini. saat saya baca puisi ini, seolah-olah saya berada dalam situasi tersebut……….cara penyampaian puisi ini membuat pembaca berada dalam peristiwa tersebut………….benar-benar hebat, bahasa nya singkat, renyah dan langsung kepermasalahan sehingga pembaca tidak merasa bosan meski puisi ini sangat panjang.

  67. Keren banget puisi ini, sangat menyentuh relung hatiku yang terdalam. Dan tokoh Fang Yin sangat menginspirasiku

  68. Puisi Esai yang ini sangat Enak dibaca,Haru,Menusuk sekali sampai kehati Puisinya seakan terbawa kedalam puisi ini.

    Dan puisi ini Sangat memngangkat Negara China yang juga peran utamanya yang bernama Fang Yin.

    Dan Puisi ini sangat-sangat Benar bahwa dulu itu Indonesia Anti sekali terhadap negara China.

    Dan Setelah Bangsa Indonesia Telah menurunkan Sebutan
    “BHINEKA TUNGGAL IKA” (Berbeda-beda Tapi Tetap Satu Jua) baru dan sampai seterusnya kita dan Negara China tetap satu
    untuk membangun Negara yang makmur dan Tentram.

    Saya bangga sekali telah Membaca puisi ini karena Telah membuat hati saya sedih membacanya dan memngingatkan kembali bahwa Bangsa Indonesia sepeti itu Dahulunya.

    Puisi Yang kaya begini baru bagus untuk di baca Kisah nya Inspiratif,Komunikatif,Berisi,Dan ini adalah cara baru dalam menyampaikan pesan SOSIAL.

  69. Saat pertama membaca puisi esai “Sapu Tangan Fang Yin” karya Denny. JA ini, saya sempat berprasangka; membacanya pasti akan sangat membosankan. Karena dalam benak saya sudah tertanam bahwa puisi itu jelimet, bahasanya aneh, maksud dan tujuan dari pesan yang akan disampaikan susah untuk dimengerti.

    Tapi penilaian saya itu ternyata keliru, setelah membaca puisi esai ini sampai tuntas. Bahasa yang digunakan cukup sederhana dan mudah dipahami orang awam sekalipun. Begitu juga dengan gaya penuturan yang lugas dan apik, alur cerita yang penuh emosi dan kaidah bahasa yang bagus, membuat kita seperti dibawa serta merta masuk dalam kisah Fang Yin ini.

    Dengan mengambil latar belakang peristiwa kerusuhan Mei 1998 lalu, puisi esai ini mencoba membuka lembaran demi lembaran ingatan kita tentang cerita kelam dimana kemarahan massa atas rejim yang berkuasa saat itu, entah mengapa digiring menjadi kebencian pada etnis minoritas Tionghoa. Seperti tergambar pada bait ini :

    Hari itu negeri berjalan tanpa pemerintah
    Hukum ditelantarkan, huru-hara di mana-mana
    Yang terdengar hanya teriakan
    Kejar Cina! Bunuh Cina! Massa tak terkendalikan

    Juga pada bait ini :

    Mereka memasuki rumah-rumah kaum sipit mata
    Menyeret para penghuninya, menghajar para pria
    Memperkosa perempuannya. Dan semakin siang
    Semakin tak terbilang jumlahnya

    Dan peran Fang Yin yang berkarakter kuat di plot menjadi tokoh utama sekaligus objek penderita. Sebagai korban dari kekerasan seksual, dia mencoba mencari keadilan, seperti yang ditanyakannya pada sang ayah ;

    Papi, apa salah saya? Kenapa saya diperkosa?
    Apa salah saya Papi?

    Ditambah sikap sang pacar ; Kho yang diam dan mulai dingin karena mungkin tak bisa menerima kenyataan kekasihnya sudah tidak perawan. Membuat cerita dalam puisi esai ini semakin mengacak-acak perasaan saya sebagai pembaca, geram tentunya.

    Isu diskriminasi yang disisipi cerita cinta memang sangat menarik buat dibaca. Bahkan kadang bisa bikin haru dan menguras air mata. Apalagi ditambah ada konflik didalamnya.

    Dan untuk menguatkan cerita, si penulis puisi esai ; Denny. JA menambahkan catatan kaki, yang berisi data-data faktual dari latar belakang cerita ini, walau sebenarnya cerita ini fiksi adanya.

    Dalam bait lain, dikisahkan Fang Yin beserta keluarga mengungsi ke Amerika. Karena Indonesia sudah tak lagi aman buat mereka. Sekaligus untuk menutup luka hati dan memulihkan jiwa dari trauma akibat kekerasan fisik dan seksual yang dialaminya.

    Tetapi setelah 13 tahun menetap disana, trauma sudah mulai mereda, ada rasa rindu juga untuk pulang ke Indonesia. Rindu teman lama, rindu masa remaja dan rindu Kho cinta pertamanya.

    Selentingan Fang Yin mendengar Kho sang pujaan hati telah menikah dengan Rina ; sahabat karibnya. Tentu pedih mendengarnya. Terbayang keduanya ketika menjenguknya di rumah sakit dulu. Dia pun menangis, tapi tangisan tak bisa merubah Ketentuan-Nya.

    Klimaksnya, Dia pun mencoba menghapus jejak-jejak masa lalu dengan membakar satu-satunya kenangan tanda cinta dari Kho ; sebuah sapu tangan. Dan ketika sapu tangan sudah menjadi seonggok debu, hilanglah sudah masa lalu itu, hilang rasa cemburu, hilang pula kemarahan pada Indonesia yang pernah dibencinya dulu.

    Lalu, Fang Yin pun serasa terlahir kembali. Dia ingin memulai hidup baru, dia sudah berdamai dengan masa lalu. Dan pada bait terakhir, dia pun berkata;

    Ini Indonesia baru, katanya, kata mereka.
    Ya, ya – niatnya pun teguh: Aku segera kembali ke sana!
    Aku segera pulang ke sana!
    Aku segera hidup di sana!

    Ah, akhir kisah yang membuat saya terharu….

    ***

    Nama : Bambang Rudi Hartono
    Email : bamruno@gmail.com
    Twitter : @bamruno
    Facebook : Bambang Rudi Hartono ( bamruno )

  70. puisi esainya mengalir ceritanya dan informatif.

  71. Puisi esai yang mampu tuangkan setiap ritme sejarah, dan terurai indah dibalik penggalan kata-katanya, membuat seseorang yang membacanya mampu mem-flashback masa silam dan mengikuti detil-detil adegannya. Sedikit pemahaman pelajaran sejarah yang terurai lewat puisi esai yang diperankan seorang Fang Yin.

    Fang Yin, meski bukan keturunan dari etnis asli, namun dendam, kemarahan, dan trauma buruk masa lalu yang sudah terjadi tak mampu goyahkan kecintaan dan kerinduan seseorang pada tanah kelahirannya. Kenangan akan tetap menjadi kenangan, Semoga tak terulang lagi peristiwa buruk 14 tahun silam.

  72. Good…!!!
    Sebuah puisi esai yang sangat bagus, inspiratif, menggetarkan jiwa dan pembangkit nasionalisme. Disajikan dengan gaya bahasa yang sederhana, lugas namun tetap indah.
    mampu membawa pembacanya menyusuri relung-relung kehidupan, memberi nafas tersendiri disetiap kalimatnya…menjadikan puisi ini hidup…!!!
    Sejarah mencatat 14 tahun silam manakala reformasi digulirkan, saat itu krisis ekonomi yang melanda Indonesia ditenggarai sebagai pemicu kerusuhan di pelosok negeri ini.
    Bangsa Indonesia yang dikenal kental dengan keluhuran budinya, dan sangat menjujung tinggi nilai toleransi tanpa memandang suku dan ras….tiba-tiba berubah menjadi bangsa yang buas, jahat, dan tidak berperikemanusiaan…
    hingga seorang Fang Yin harus menanggung derita yang memilukan…
    sungguh tragis apa yang dialami saudara-saudara kita warga keturunan.
    semoga peristiwa ini tidak akan pernah terjadi lagi di bumi pertiwi tercinta ini…
    Bravo buat Pak Denny JA…sungguh karya yang mengagumkan..!!!

    Nama : Lelly Jumiati Manewus
    email : ggemala628@gmail.com
    facebook : Leilly santoso
    twitter : @LeillySantoso

  73. puisinya cukup menggetarkan terutama pada bait ini

    Fang Yin, kau anak Indonesia sejati
    Jangan pindah menjadi warga lain negeri.
    Ayahnya mendapatkan rezeki di Indonesia
    Pada waktunya harus kembali ke sana.

  74. Subhanallah, Maha Suci Allah yang telah menciptakan manusia dengan imajinasinya sehingga membuat makhluk lain terkesima atas apa yang dimilikinya.

  75. KEREN!!!!!!!! Dan ini puisi panjang pertama yang saya baca menurut saya-,- aaaaa ♡ ♡ ♡ !! {} Mancaaps! Wowowow!

  76. keren !

  77. Puisi yang Menakjubkan
    Menggebu di jiwa
    Getarkan hati yang terhanyut di dalamnya

  78. Sebuah Cinta Di Atas Nama Cinta <3
    Sukses ya Pak Bro (y)

  79. Puisi yang menggetarkan jiwa nasionalisme. Belajar dari seorang perempuan yang terkoyak, Fang Yin.

  80. Menakjubkan !

  81. puisi di atas meledakkan hatiku..
    tokoh Fang Yin sangat top

  82. Jujur, saya iri dengan Bang Denny karena bisa menulis puisi seperti ini. Saya sendiri masih belajar, walaupun sekedar puisi picisan karena usia saya yang masih rentan dengan ‘galau’.
    Puisi esai ini menarik, kisah hidup seorang gadis yang penuh dengan kepiluan, hampir seperti sinetron, tetapi dibalut dengan sejarah yang dikemas dalam bahasa yang puitis dan tak anarkis (oke, agak tidak nyambung). Gadis keturunan Tionghoa yang terjerat masa lalu yang kelam dan berusaha melupakan dengan cara membakar atau menghancurkan benda yang menjadi pengingat kenangannya, tapi tak kunjung mampu memusnahkan karena ingatan yang bertubi-tubi menimpanya. Fang Yin yang tak mampu melepaskan trauma yang melekat di hatinya, masa-masa kekelaman Indonesia, sampai-sampai memutuskan pindah kewarganegaraan. Trauma akibat kekasaran dan kebuasan para pemuda -yang mengaku pejuang negara padahal tak lebih dari massa yang mencari kesempatan dalam kesempitan, pemerkosaan yang dialami dan mengakibatkan pujaan hati meninggalkannya, serta kepindahannya dan keluarga akibat kerusuhan yang mengancam tak hanya harta, jiwa diri dan keluarga juga terancam.Trauma Fang Yin mengakibatkan kebenciannya pada Indonesia, negara kelahirannya, bagaimana pun ayahnya mencoba membujuknya untuk kembali. Kenangan-kenangan yang sedemikian pahit dan terus menyeruak dari benak itulah yang menghalanginya membakar sapu tangan pengingat kenangan pahit dari pujaan hati yang meninggalkannya. Tapi akhirnya Fang Yin menyadari bahwa hanya dengan membakar sapu tangan itulah ia akan mampu melupakan segala traumanya. Terbukti, setelah membakar sapu tangan tersebut, segala kenangan pahit bawaan dari Indonesia seperti ikut terbakar musnah dan menjadi abu. Fang Yin pun siap untuk kembali ke negeri kelahirannya, yang telah ‘jinak’ dan aman bagi dirinya dan keluarganya.
    Di sini kita dapat mencontoh sikap Fang Yin. Kenangan pahit dari masa lalu itu bukan untuk menjadi penghalang kehidupan kita di masa selanjutnya. Terserah kita, apakah kenangan itu akan dihapus atau sekedar disimpan dalam ‘buku’ tersendiri dalam hati untuk dibuka-buka kembali di masa mendatang dan dipelajari mana kesalahan yang tak patut kita ulangi & mana sikap baik yang bisa kita ulang jika menghadapi masalah yang sama.

    Aditia Murti H.
    @tyaditty
    tyaditty@yahoo.co.id

  83. Puisi mengawali gerakan baru dalam dunia sastra Indonesia. Tragedi yang dialami Fang Yin adalah nyata dan kelam. Namun bangsa kita sangat mudah lupa dengan tragedi-tragedi semacam itu. Karena itu, melalui puisi ini, Denny JA mencoba mengajak seluruh anak negeri untuk mengenang kembali masa kelam tersebut.
    Denny JA mencoba menuangkan fakta bahwa etnis Tionghoa adalah salah satu pilar perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tokoh Tionghoa yang merupakan kakek Fang Yin, adalah termasuk yang berjasa merenda kemerdekaan bangsa ini.
    Semoga puisi ini mampu menjembatani persatuan yang lebih erat antara etnis Tionghoa dan etnis lainnya di Indonesia.
    Karena seperti disebutkan dalam puisi ini, mereka yang memicu kerusuhan adalah orang-orang “dari luar”. Kerusuhan itu “dipicu” pihak asing.
    Di sini Denny JA menyebutkan:”Didrop truk di lokasi tertentu
    Mereka kekar dan tegap/Mereka merusak, mereka membakar,
    Mereka menjarah/dan massa pun terpancing.”
    Semoga di masa depan, tragedi seperti ini tidak terulang lagi.

  84. mas denny dan para penikmat sastra yang lain,
    saya kagum dengan tulisan mas denny,
    dan saya mau bertanya untuk mas denny dan pembaca lainnya
    saya sudah menulis jurnal saya dalam blog http://kalimatakhir.blogspot.com/ (silahkan di cek)
    apa tulisan saya tersebut termasuk dalam genre puisi essay?
    karena saya sangat merasa nyaman menulis dengan gaya tulisan saya selama ini,
    trims..

  85. mei 1998 yg teringat di otak saya memang kasus pemerkosaan karena waktu saya masih SD pernah menonton ftv dgn tema spt ini.
    tak kusangka puisi ini mengembalikan memori kelam itu lagi.merinding jadinya.
    alhamdulillah indonesia sudah aman. saya pun bekerja sbg guru les privat seorang anak pedagang cina. mereka sekeluarga memperlakukan saya dg sangat baik.

  86. puisi yang hidup. ia seperti membawa kita ke jaman itu lagi. memutar kembali rangkaian peristiwa-peristiwa. melihat lebih dalam, menebarkan fakta, dan mengajak kita untuk berempati.

    yeah kita harus “menang melawan masa lalu. musibah dan bencana datang tak terduga. yang penting harus tetap punya mimpi” ya MIMPI ! Ketika semua gelap gulita, mimpilah seberkas cahaya itu

  87. wah keren puisinyaaa..

  88. Jujur, saya iri dengan Bang Denny karena bisa menulis puisi seperti ini. Saya sendiri masih belajar, walaupun sekedar puisi picisan karena usia saya yang masih rentan dengan ‘galau’.
    Puisi esai ini menarik, kisah hidup seorang gadis yang penuh dengan kepiluan, hampir seperti sinetron, tetapi dibalut dengan sejarah yang dikemas dalam bahasa yang puitis dan tak anarkis (oke, agak tidak nyambung). Gadis keturunan Tionghoa yang terjerat masa lalu yang kelam dan berusaha melupakan dengan cara membakar atau menghancurkan benda yang menjadi pengingat kenangannya, tapi tak kunjung mampu memusnahkan karena ingatan yang bertubi-tubi menimpanya. Fang Yin yang tak mampu melepaskan trauma yang melekat di hatinya, masa-masa kekelaman Indonesia, sampai-sampai memutuskan pindah kewarganegaraan. Trauma akibat kekasaran dan kebuasan para pemuda -yang mengaku pejuang negara padahal tak lebih dari massa yang mencari kesempatan dalam kesempitan, pemerkosaan yang dialami dan mengakibatkan pujaan hati meninggalkannya, serta kepindahannya dan keluarga akibat kerusuhan yang mengancam tak hanya harta, jiwa diri dan keluarga juga terancam.Trauma Fang Yin mengakibatkan kebenciannya pada Indonesia, negara kelahirannya, bagaimana pun ayahnya mencoba membujuknya untuk kembali. Kenangan-kenangan yang sedemikian pahit dan terus menyeruak dari benak itulah yang menghalanginya membakar sapu tangan pengingat kenangan pahit dari pujaan hati yang meninggalkannya. Tapi akhirnya Fang Yin menyadari bahwa hanya dengan membakar sapu tangan itulah ia akan mampu melupakan segala traumanya. Terbukti, setelah membakar sapu tangan tersebut, segala kenangan pahit bawaan dari Indonesia seperti ikut terbakar musnah dan menjadi abu. Fang Yin pun siap untuk kembali ke negeri kelahirannya, yang telah ‘jinak’ dan aman bagi dirinya dan keluarganya.
    Di sini kita dapat mencontoh sikap Fang Yin. Kenangan pahit dari masa lalu itu bukan untuk menjadi penghalang kehidupan kita di masa selanjutnya. Terserah kita, apakah kenangan itu akan dihapus atau sekedar disimpan dalam ‘buku’ tersendiri dalam hati untuk dibuka-buka kembali di masa mendatang dan dipelajari mana kesalahan yang tak patut kita ulangi & mana sikap baik yang bisa kita ulang jika menghadapi masalah yang sama.

    Nama : Rr Aditia Murti Hapsari
    email : tyaditty@yahoo.co.id
    twitter : @tyaditty

  89. Keren banget puisi ini, sangat menyentuh relung hatiku yang terdalam. Dan tokoh Fang Yin sangat menginspirasiku.

  90. Kebiadaban dalam suatu negeri boleh ditangisi. Kebiadaban yang dilakukan sekelompok orang di suatu negara pasti melahirkan lara. Membaca puisi-esai Sapu Tangan Fang Yin ini, kita membaca kembali tragedi 1998, yang memang layak ditangisi dan membuat hati lara. Kita membaca sebuah kebiadaban. Indonesia memang menangis waktu itu. Indonesia lara. Sebab, tragedi semacam itu bukan bagian dari cita-cita berdirinya negara ini. Setiap bayi yang lahir di tanah ini seharusnya memperoleh cinta yang sama dari penghuni di atasnya. Bayi-bayi Indonesia dilahirkan dari ibu-ibu yang di telapak kakinya terletak surga. Jejak-jejak ibu-ibu itu menanamkan surga di jengkal-jengkal tanah ini. Setiap anak Indonesia pasti selalu merindukan surga itu. Meskipun surga tersebut terkadang tertutup keserakahan dan kebiadaban, mereka akan tetap merindukannya, dan ingin kembali untuk hidup di surga tersebut.

  91. jika suku lain bisa rindu dan membanggakan indonesia kenapa kita yang suku asli dari indonesia jarang membanggakan dan seolah tak mau peduli dengan indonesia

  92. Puisi esai nya sangat bagus sekali, sampai2 aku teringat kejadian itu di bulan Mei 1998, disaat aku masih bekerja di suatu Perusahaan yang sebagian besar dari mulai President Director sampai pegawai adalah warga Indonesia keturunan Tionghoa.

    Betapa menderitanya mereka pada saat itu. Jangankan mereka, sy pun yg bukan warga keturunan tidak bisa pulang ke rumah, karena masa membakar bis ban2 bekas, mall dll.
    Semua kantor memulangkan pegawainya lebih awal, bahkan meliburkan sampai berbulan2 dan tidak jelas batas waktunya.

    Perumahan2 juga siap siaga menjaga terus menerus selama 24 jam, khawatir dimasuki oleh orang2 tidak jelas asal usulnya. Yang saya tahu mereka diturunkan dari sebuah truk, dan siap untuk mensweaping setiap warga keturunan, spt FANG YIN ini.
    juga menjarah mall2 dimanapun, shg banyak memakan korban.

    Semoga kejadian ini tidak terulang lagi, semua manusia diciptakan Tuhan adalah sama, tidak terkecuali warga keturunan Tionghoa ini, mereka juga termasuk asset negara Indonesia, mereka punya prestasi dan pandai juga dibidang perdagangan.

    Salut untuk Pak Denny atas Puisi Esainya……Sukses ya Pak…

  93. Mengingatkan sy pd masa sulit itu.pd saat itu sy br tamat smp.sayangny km kel pas2an.tdk sanggup lari keluar negri.jd saat itu ibarat org blg “tunggu mati.pama blg mau mati 1 kel mati bsama”.km tdk berani keluar rmh.tdk ada sayur,beras..slm 2minggu indomie makanan pokok.mengerikan..yg jarah malah tetangga2..hhhh..

  94. Sudah tidak sepatutnya kita hidup unyuk terus-terusan meratapi masa lalu. Hidup harus terus berjalan, karena itu pandangan haruslah ke depan. Semanis apapun yang telah kita lewati, sepahit apapun yang kita lalui, semua hanya pantas dikenang dan diambil manfaatnya.

    Keindahan puisi terletak di pesan dan makna yang terbungkus di dalam kata-kata yang terangkai. di puisi ini, itu terdapat.

  95. baca puisi ini membuat saya merinding,,karena mengingatkan saya pada seorang teman saya yang mempunyai kisah seperti Fang Yin.
    puisi ini seperti bercerita, mengalir dengan indahnya….suka!!^^v

  96. Negeriku tercinta dmnakah keadilan itu berada,,makna puisi sgt dalam bgt,airmata berlinang tak tertahan

  97. puisinya bagus banget, walaupun panjang, tapi setiap baitnya bener2 terasa rasanya :) hebat !

  98. selalu menyentuh hati ya karyanya,sprt bintang diangkasa,bgtu indah bgtu smpurna..

  99. Mei 98 saya masih menjadi reporter sebuah radio. Saya merasakan dan melihat kondisi mencekam waktu itu. Apa yang diuraikan Denny JA dalam puisinya sebagian besar saya ketahui dari media cetak.dan beberapa LSM yang menjadi narasumber di radio tempat saya bekerja.

    Saya hanya ingin bilang, apa yang disampaikan Denny JA dalam puisi Saputangan Fan Yin, terasa sebagai flash back kehidupan. Patut menjadi renungan atas nama HAM. Kalau hukum sudah direformasi harusnya bukan hal sulit membawa peristiwa Mei 98 ke meja hijau.

    Apa yang terjadi p[ada etnis Tiong Hoa di Mei 98 adalah kekejian yang sulit termaafkan. Tapi kembali sebagai individu yang percaya pada hukum kasih dan besarnya kemampuan memaafkan dalam ketenangan bathin saat menjalani kehidupan, maka menerima dan memaafkan menjadi syarat mutlak. Tidak memaafkan atau tidak menerima, situasi dan kondisi sudah terjadi.

    Tapi lagi-lagi atas nama HAM, kita harus terus menggaungkan tuntutan bahwa peristiwa mei’98 sebagai tanggung jawab pemerintah. Pelaku-pelaku tetap harus dimeja hijaukan, waktu berlalu tak menghapus kekejam yang terjadi.

  100. Selesai membaca puisi esai karya DennyJA. Saya baru baca karyanya ini. Saya langsung berfikir betapa pintarnya, cerdasnya DennyJA dalam membuat puisi esai. Saya menjadi tertarik dengan puisi yang memang tertarik dari dulu, tapi tidak seperti sekarang sehabis membaca puisi DennyJa. Saya jadi ingin meluapkan , menumpahkan sesuatu ke dalam puisi yang lebih bagus lagi, lebih-lebih seperti puisi yang dulu pernah saya buat. Saya termotivasi untuk bisa membuat karya seperti DennyJa, Walaupun saya pikir tidak sembarang orang yang bisa melakukan membuat puisi semacam ini. Saya tertarik membeli dan membaca karya-karya yang pernah dibuat dan menunggu karya-karya DennyJa selanjutnya. Membaca puisi DennyJa menjadi pintar.

  101. Puisi yg bagus juga menarik. Seperti membawa kita ke masa lampau. Membawa pembaca seperti masuk ke dunia pelakunya. Tidak semua orang bisa menulis sehebat Denny JA! Be the best

  102. ((˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩___˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩)) , jadi ingat teman sendiri yg jadi korban perkosaan jaman itu… Yang saya ingat saat itu “SAYA TIDAK BANGGA MENJADI PRIBUMI, SAYA MALU” ((˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩___˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩˘̩̩̩))

  103. sumpah seru bgt, ngeri gw baca ini! Tulisannya bagus bgt, nyampe gw kayak kebawa gitu ke kerusuhan di tahun 1998 itu. Pokonya bagus deh, sukses selalu ya! :D

  104. Lembut, indah dan mengalir pelan. Seperti bagaimana Fang Yin mencoba menghadapi pergulatan dihatinya.
    Semoga suku bangsa yang berbagai macam yang hidup di Indonesia saat ini bisa hidup rukun dan damai bukan saling mendiskriminasi seperti masa lalu.

    Yang ingin dilakukan Fang Yin mungkin bukan hanya sekedar membakar sapu tangan pemberian kekasihnya, tetapi bagaimana harus melupakan masa lalu yang begitu pahit dan menyiksa hidupnya dan berdampak permanen. meski demikian, ia tak ingin mengingkari tanah kelahirannya, Indonesia. Betapapun pahitnya hidup, dia coba untuk memaafkan masa lalu yang telah merenggut cerita hidupnya.

    Dan sekali lagi, inilah karya putra bangsa yang dinikmati banyak orang, om Denny. SUKSES…!!!

    DWI ERNAWATI
    FB: DWI CIPLUX

  105. Sebuah puisi yang sangat indah yang di hiasi dengan kata-kata nan menawan namun tetap mudah untuk dimengerti oleh pembacanya. Puisi ini merupakan sebuah cerita yang di kemas melalui puisi esai yang sangat menarik untuk di baca. mengingatkan kita akan sebuah tragedi yang sangat memprihatinkan, dimana moral rakyat Indonesia saat itu mengalami penurunan yang sangat drastis. yang banyak menjadi korban adalah warga keturunan Tionghoa.
    di dalam puisi ini Salah satu korban tragedi tersebut adalah Fang Yin, yang harus menerima nasibnya setelah di perkosa oleh orang orang yang tidak bermoral. bertahun tahun Fang Yin menjalani hidupnya dengan bayang-bayang masa lalu yang sangat sulit untuk dilupakannya. sebuah sapu tangan yang di berikan oleh seseorang yang bernama Kho, yang merupakan cinta pertamanya. sapu tangan itulah yang menjadi saksi dan menemaninya menjalani hari demi hari dalam kesediahan, sapu tangan itulah yang mengusap air matanya. Berkali-kali ia mencoba untuk bangkit untuk memulai hidup baru dan pulang ke Indonesia yang merupakan tanah kelahirannya, namun bayangan tragedi itu masih saja terbayang dibenaknya dan kembali mengurungkan niatnya.
    Setelah tiga belas berlalu, Fang Yin pun mulai merasakan rindu, terkenang akan kampung halamannya, masa remaja di Jakarta. Ia pun teringat pada Albert Kho, cinta pertamanya. Namun ketika Ia medengar selentingan kabar bahwa Kho cinta pertamanya telah menikah dengan seorang gadis yang bernama Rina yang dulu merupakan sahabat baik Fang Yin. Namun ketika itulah merupakan titik balik kehidupan Fang Yin, tanpa pikir panjang ia membakar sapu tangan pemberian Kho dan bersamaan dengan itulah semua masa lalu kelam menjadi abu. Fang Yin pun seperti terlahir kembali yang berdamai dengan masa lalu dan memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan menghabiskan hidupnya di Indonesia.
    Sebuah kisah yang dapat kita ambil pesannya bahwa suatu masa lalu kelam tak perlu untuk terus di ratapi, kita takkan pernah bisa merubah masa lalu kita melainkan yang bisa kita rubah adalah merubah masa depan kita menjadi jauh lebih baik.

  106. menyentuh dan bagus banget puisinya :)
    sukses buat yg nulis

  107. narasi yang simpel menarik,namun banyak sekali pendidikan moral yang di gugah kepada pembacanya,pertautan perasaan ketika membaca terasa hadir mengalir mengikuti alur bacaan, mengenai pristiwa yang tak terduga ketika itu, dengan liarnya manusia tanpa nurani, sehingga mengakibatkan kerugian seseorang, bahkan nasionalesme menjadi pertarungn hati dengan kerinduan.

  108. Tulisan Mas Denny JA sungguh berkelas. Sebagai penikmat sastra, bentuk esai memang jarang dapat ditampilkan secara utuh dan benar-benar dinikmati. Melihat isinya, semoga dapat dinikmati semua kaum, bahkan kaum “akar rumput”

  109. Puisi esai yang menyentuh jiwa. Mengingatkan kita untuk selalu berdoa. Membuat kita selalu ingat dan berharap kepada Tuhan.
    Tak semua yang kita inginkan menjadi kenyataan, tak semua yang kita benci dapat dihilangkan.
    Dunia tak seindah bayangan kita. Tak selamanya kita diatas. Saat kita tersadar kita terjatuh, maka bangkitlah!
    Jangan jadikan masa lalu sebagai pandanganmu, tapi jadikanlah sebagai pembelajaranmu.
    Ibarat menyetir mobil, kaca spion hanya dilihat sesaat saja, sebagai pengingat supaya tidak celaka. Tapi pandangan tetap fokus kedepan, ibarat masa depan yang akan kita jalani.
    Penyesalan boleh saja, karena tanpa sesal seseorang takan tahu kesalahannya dan merasa tak ada yang perlu diperbaiki, namun jangan sampai penyesalan menenggelamkanmu dalam kesedihan yang menyakitkan, sebab itu adalah siksa yang begitu nyata bagimu.
    Semangat dalam menghadapi masa depan, Fang Yin ! :)

  110. perbedaan suku bukan menjadi landasan seseorang untuk dikucilkan. negara ini kan negara yang saling merangkul agama. seandainya itu tak terjadi malah yang terjadi adalah mengucilkan agama seperti contoh diatas yang terjadi malah sikap mental kaum yang diperlakukan tidak adil lah yang akan terganggu.

  111. NASIB
    Hidup bukan bicara tentang Nasib tapi hidup bicara tentang PILIHAN
    Sebab Nasib tidak menentukan PILIHAN,tapi PILIHANLAH yang menentukan NASIB…..gbu

  112. Hirarkhi dari kehidupan bermasyarakatan adalah saling menghargai,bertoleransi dan tenggang rasa.Indonesia adalah negara yg multi ethnic dan bermacam – macam suku bangsa,oleh sebab itu dengan adanya perbedaan tersebut kita selayaknya saling bantu membantu jangan karena kita berbeda…kita tidak ingin tahu menahu atau peduli dengan mereka.Ada tertulis bahwa perbedaan itu indah dan Tuhan menciptakan kita berbeda – beda untuk hidup rukun satu dengan yang lainnya.

  113. Kita hidup bukan di masa lalu. Hidup hari ini adalah untuk dijalani hari ini, dan dipetik di masa depan. Sepahit apa pun masa lalu, sekiranya hanyalah dijadikan untuk pelajaran. Ibarat berkendara, pandangan harus fokus ke depan, cukuplah sesekali menengok ke belakang, itupun melalui kaca spion.
    Semoga saja masa lalu negara kita menjadikan sarana untuk menjadikan indonesia lebih baik ke depan.
    Amiin..

    Puisi ini membantu kita mengenali masa lalu, untuk hidup yg lebih baik di masa kini dan masa depan.

  114. Sebuah puisi penggugah jiwa, penumbuh nasionalisme, inspiratif, dan tentu saja semangat patriotisme dan cinta tanah air akan muncul dan semakin kuat setelah membaca puisi ini.
    Kisah yang membelajarkan kita akan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

  115. tragedi 98 memang masa kelabu untuk perekonomian indonesia, kerusuhan terjadi dimana – mana hanya karena masyarakat indonesia sangat mudah untuk diprovokasi. banyakny aksi pembunuhan & pemerkosaan tak akan menyelesaikan masalah yg terjadi. namun hanya akan menimbulkan masalah yg lebih besar.
    kita sebagai warga negara seharusnya punya rasa kebersamaan yg diperlukan untuk menyelesaikan masalah.

  116. Simpulan Puisi menarik karya Denny JA yaitu mengisahkan cerita perjalanan hidup Fang Yin yang dilanda kerusakan moral dan sosial masyarakat di Indonesia pada waktu itu, karena adanya bangsa etnis Cina yang tinggal di pemukiman Jakarta, menjadi salah satu faktor perdebatan antara masyarakat pribumi dan penduduk etnis Cina.
    Saat itu Fang Yin bertemu dengan pemuda bernama Kho, dan mereka menjalin hubungan hingga beberapa waktu, tapi dengan kebiadaban Kho dan bangsa pribumi membuatnya berlari ke negeri Paman Sam Amerika Serikat.
    Setelah beberapa tahun di Amerika, Fang Yin merindukan Indonesia, dan ia pun kembali. Tapi setelah kembali ia bertemu dengan Kho dan telah menikah dengan sahabatnya sendiri yaitu Rina. Hal itu membuat Fang Yin kecewa dengan perasaan hati yang terbakar dan teringat sapu tangan pemberian Kho yang telah memberikan banyak kenangan yang membuatnya kembali ke tanah air. Betapa naas nya perjalanan hidup Fang Yin dengan kondisi yang terjadi pada waktu itu.

    Hal ini membuat para pembaca selalu teringat atas Tuhan yang telah menciptakan mahkluknya dengan sedemikian rupa, dan alangkah indahnya kita sebagai manusia hendaknya selalu bersyukur dan saling menolong antara umat beragama, walaupun banyak perbedaan suku maupun etnis di masa sekarang ataupun masa lampau.

    Maju terus bung Denny JA! Karya-karyamu selalu dinanti masyarakat Indonesia.

  117. tahun 98 memang masa-masa yang kelabu
    sesuatu yang sangat sia-sia membakar atau menjarah toko2,sampai membunuh dan memperkosa,padahal kita sendiri dalam masa krisis ekonomi
    itu menjadi bukti nyata betapa mudahnya masyarakat kita untuk diprovokasi.
    apa kita mau begini terus, ayo kita bersatu membangun negri tercinta kita, jangan mudah terprovokasi oleh orang2 tak bertanggung jawab, yang hanya ingin memecah belah kita

  118. It ” Hurts” my “Heart….
    lebih dari sekedar puisi kalau aku bilang….
    aku menyebutnya puisi bercerita……
    membacanya mengingatkanku kala itu….
    disaat yang lain sibuk menjarah toko-toko dan mal-mal…..
    aku justru sibuk mencari adikku, begitu juga ibuku….
    adikku belum pulang sekolah….
    ibuku menangis, memohon padaku agar mencari adikku…..
    so sad….. mengharukan…..

  119. saya kira denny ja itu denny indrayana,ternyata bukan.
    maaf,atas kekeliruan saya.

    fang yin,manusia dg segala kelebihan dan kekurangannya.
    saya ikut berduka atas nasib pemerkosaan tsb
    itu bukan perbuatan muslimuun yg bertaqwa dg benar.
    bila muslim tentu muslim yg munaafiq.

    semoga fang yin bisa hidup bahagia sekarang,dan yad.

  120. GREAT,…
    membaca alurnya bagai menelisik sebuah kisah panjang perjalanan sebuah bangsa ^^
    menjadikan membaca puisi layaknya membaca sebuah roman… penyampaianya begitu mengena
    konflik batin, kecintaan tanah air, masa lalu, cinta pertama, keikhlasan …
    AMAZING ^____^

    nama : Irma Nurmuslimah
    email : Rui_asahikawa@yahoo.co.id
    Twitter : @Irma_Nm

  121. puisi yang amat menarik, menyadarkan kita bahwa manusia tak akan pernah aman hidupnya jika ia lari dari kenyataan hidup yang pernah ia alami. kita hanya bisa dengan berbesar hati menerima semuanya dan mengolahnya menjadi hal yang menarik untuk memotivasi diri agar bangkit dan menatap masa depan dengan penuh percaya diri. masa silam yang bertolakbelakang dengan keinginan subjek tidak akan menjadikan subjek aka terus seperti itu jika ia dengan mantap dan berani tuk melangkah secara pasti.

  122. Puisi esay yg luar biasa indah nya susunan kata yg terangkai, kekaguman sy jd bertambah karena penulisnya adalah seorang Denny JA yg setahu sy adalah pengamat dan konsultan politik. Sy tidak melebih2kan bahwa karya ini layak disejajarkan dengan karya Taufik Ismail, WS Rendra atau pun dgn Gunawan Muhammad.. Akhir nya sy ucapkan slamat bekarya tp karya bidang politik janganlah diabaikan untuk indonesia lebih baik lagi..
    salam dari saya *penikmat seni dan penggemar politik*

  123. This poem is good and amazing isn’t it?

  124. Pertama buka page ini, kesannya wow.. Baru kali ini baca puisi sepanjang ini.
    Kerusuhan di Indonesia wkt itu memang masih membekas, bukan hny bagi kaum tionghoa, tp jg kaum pribumi. Byk yg kehilangan sanak saudara,terutama rakyat kecil, yg hny tau bahwa pergantian kepemimpinan hny demi perbaikan ekonomi. Pdhl byk faktor lain, terutama faktor politik bagi orang2 yg merasa diuntungkan.

  125. Sapu tangan Fang Yin, alur cerita mengalir, kata sederhana yang penuh makna dapat dengan mudah dipahami pembaca. Dalam cerita tersebut terjadi pelbagai konflik dan klimaks, pada tulisan-tulisan itulah pembaca mulai bermain rasa dan emosi. Rasa cemas, lemah dan iba terhadap Fang Yin muncul. Sementara rasa benci dan geram terhadap para pelaku yang terus saja mengusik mental dan memoar itulah yang nyaris melayangkan nyawa Fang Yin, hampir dihilangkannya nyawa yang melekat dalam raganya.

    Kepiluan terus saja ada ketika Fang Yin mengingat memoar tentang sapu tangan pemberian Kho, pemuda asal Indonesia yang menjadi cinta pertamanya. semakin lama makin banyak goresan rintikan air mata Fang Yin dalam secarik sapu tangan itu. Kenangan begitu pahit dan kelam. ketika dirinya mencoba untuk bangkit dan jatuh lagi. jiwanya masih terkoyak masa silam. Sampai saat kerinduannya mulai memuncak, Fang Yin ingin kembali ke tanah air. Ah! begitu sakit.

    Didengarnya kabar bahwa Kho telah menikah dengan Rina kawan dekatnya tempo lalu. Niat Fang Yin memang sudah bulat, ia tak peduli kabar-kabar itu lagi. Ia hanya ingin kembali ke tanah air dan membangun hidup baru. Dengan jiwa dan semangat yang telah ia pupuk 13 tahun lamanya.

    Nama : Rahma S. Khairunisa
    email : rahma_divira@yahoo.co.id
    twitter : @raskha3

  126. Kemajuan biasanya diawali oleh keburukan. Ras atau golongan saat ini memang tak lagi jadi masalah. Namun dulu, pendidikan tidak terlalu dijunjung, sehingga akal menjadi tenggelam. Puisi esai yang sangat mencerminkan kejadian masa silam. kehebatan seseorang bangkit dari masa silam.

  127. Puisi esai yang sangat mengharukan. keberanian seseorang melawan kejadian masa silam yang membawa traumatik mendalam. suku, ras saat ini tak lagi menjadi bumerang. semoga yang dulunya mendapati hal ini dapat berikhlas. pendidikan memang modal utama. untuk melihat segala sesuatu dari titik netral.

    email: ciptatyas@yahoo.co.id

  128. Hhhhmmm Puisinya seolah bercerita ya,aku baru tau kalo pada kerusuhan yang banyak memakan korban keturunan tiongkok itu para warganya pindah ke amerika..ku kira kembali ke negaranya….bagus kak puisinya,menarik minat pembaca buat membaca sampai akhir karena ini cerita dengan menggunakan bahasa yang Puitis..keren kak banyak mengandung pelajaran

  129. Benar- benar menggugah.. sudah berapa puluh kali saya baca puisi ini… sampai- sampai saya sangat tahu jalan ceritanyaa…

    Menyentuh..:)

    Terima kasih sudah menginspirasi kami dari puisinya..:)

  130. Kho itu djancok.
    Sekarang Indonesia bisa jadi baru
    Kembalilah Fang Yin, hamparan rumput harum tempat Naga meliuk. Naga damai di hamparan rumput harum Ibu pertiwi.Indonesia.

  131. puisi yang mengangkat kehidupan sosial yang menarik dan mengetuk hati para pembaca. terus berkarya bung Denny JA

  132. siiip.. puisi kata hati saudara-saudari kita…. pulanglah ke indonesia negeri kaya raya…. lupakan sapu tangannya….

  133. Ya Allah, puisi yg sangat menggetarkan jiwa. Perasaan yg begitu dalam,melukiskan semuanya begitu indah. Sangat menakjubkan,penuh perasaan. Keren bgt.

  134. Sudah jatuh tertimpa tangga beserta anak – anaknya.

  135. tak ada yang menderita ketika tragedi Mei 98 terjadi. Semua mengalami ujian masing2. Masih terus terbayang di ingatan ku pula kelamnya malam itu..Gosip beredar akan ada penyerbuan ke dlm kampus. smua unit kegiatan mahasiswa hrs non aktif utk.menghindari kemungkinan negatif efek dari gosip penyerbuan oleh pasukan berseragam. Dan gosip itu mnjadi kenyataan bukan di kampus tapi menyeruak sampai ke pemukiman warga lokasi kos-kos an mahasiswa. Beberapa ada yang dijemput. Entah bagaimana nasib selanjutnya sampai hari ini tetap misteri. sebagai mahasiswi tingkat akhir hrsnya aku lbh berkonsentrasi menyiapkan tugas akhir, namun kenyataannya tdk sepeeitu.Sungguh membaca puisi diatas. seakan membawa saya kembali ke alam kerusuhan 98 dimana saya langsung berada di dalam chaos nya saat itu.

    Sangat berduka ketika mengetahui bbrp teman saya (maaf) etnis tionghoa mendadak berubah sikap dengan saya setelah banyak berita miris yang menimpa saudara/kerabat /teman2nya di Jkt. Sungguh, jika saya mampu inginnya membuat pernyataan tertulis sebesar-besarnya utk mengatakan kepada mereka bahwa pelaku kebejatan itu bukan bagian dari kami. Itu hanya orang2 biadab tak punya nurani yang sanggup melakukannya. Bagiku meski kalian bermata sipit, berbeda warna kulit denganku, berbedea keyakinan dgnku, kalian tak beda dengan sahabat dan saudaraku lainnya di negeri ini. Kami bukan pelakunya nik, ko..itu yang tiap kali kuyakinkan di depan mreka.

    butuh waktu lama meyakinkan semua teman2 saya untuk tidak menyamaratakan kami dgn para biadab itu. Mereka teman2 saya sejak kecil. bukan kukenal dalam waktu satu dua tiga hari kemaren tapi puluhan tahun. Begitu rapuh harga sebuah kepercayaan yang terlanjur koyak dihati mereka. dan sayapun hrs mengerti dgn sikap mereka. Mas Denny begitu gamblang mengurai betapa begitu mendalam luka yg ditorehkan negeri ini utk saudara kita yg mungkin jg tdk menginginkan berbeda secara warna kulit dllnya. Sungguh sampai.kapanpun duka itu tak mungkin bisa hilang.

    Dibutuhkan kebesaran hati bagi semua saudaraku tercinta utk bs memaafkan masa lalu yg melukai mereka itu. Bersyukur kini teman2ku sdh bs melaluinya sbg bagian masa lalu yg memang hrs dilalui. Temanku dari etnis ini tdk pernah berkurang /hilang tp kini semakin banyak. Dan saya bisa menjaga persahabatan ini dengan amat sangat baik tanpa melihat membedakan mereka dengan kita. Trima kasih Mas Denny utk puisi cerdas ini. Semoga mampu mengingatkan anak negeri ini…bahwa kita pernah punya cerita kelam tentang rasis yg sebetulnya tak perlu terjadi di negeri Merah Putih ini.

  136. Puisinya bagus, penuh intrik dan syarat akan konflik. Saya sangat suka bait ini :
    Fang Yin, Ini bencana sudah terjadi
    Lupakan saja. Mulailah hidup baru –
    Keikhlasan akan mengalahkan kemalangan
    Keyakinan akan mengalahkan derita.
    Terlukis jelas yang bisa mengobati “luka” Fang Yin pada saat itu hanyalah sebuah keikhlasan. Namun saya yakin kata ikhlas itu tidak semudah pengucapannya. Dibutuhkan waktu dan kesabaran ekstra untuk mengiklaskan kejadian kelam itu.

  137. Puisi esai… sapu tangan Fang yin.., begitu enak dibaca..
    mengajarkan kita bagaimana indahnya mengiklashkan masa lalu yang kelam..
    dan menatap masa depan yang cerah…

    Fang yin seperti terlahir kembali.., Semoga indonesia bisa seperti Fang yin..,

    Mari kita bakar sapu tangan itu.., mari kita bakar para penguasa yang haus kekuasaan itu, Mari kita bakar para koruptor itu, bakar semuanya.., semuanya.., segala sesuatu yang membuat bangsa ini kelam..
    aku dan kita semua harus yakin semua akan kembali kepada idealnya.. hingga saat itu tiba..

    I Love U Indonesia..

    Rizki Detrisno Putra
    Mahasiswa UGM
    Email : detrisnopoetra@yahoo.com

  138. Panjang sekali puisinya,
    panjang sekali yang komen-komennya,
    panjang juga isi komentar2nya…
    panjang pula,mungkin, yang antri hadiahnya.
    Semoga panjang rezeki anda,
    dan semakin panjang jenjang karir anda…

  139. Menurut saya, puisi ini bagus sekali. Banyak mengajarkan kita tentang berbagai hal, mulai dari sejarah, percintaan, arti dari keikhlasan, persahabatan dan mengajarkan kita untuk tumbuh menjadi seseorang yang kuat, yang mampu menerima kenyataan walau pahit rasanya, dan juga mengajarkan kita untuk cinta tanah air..

  140. Sedih banget

  141. mengharukan…semoga sapu tangan yg telah menjadi debu menandakan terkuburnya masalalu fang yin yg kelam,tapi tetap jd plajaran agar tak jatuh di lubang yg sama.tragedi,cinta,spiritual,persahabatan,sejarah,rasa cinta tnah air nilai moral mnjadikan puisi ini layak untuk di baca.

  142. puisi ini memang bagus dan mudah dimengerti, tapi tak tau mengapa saya tidak bisa hanyut di dalam puisi ini, masalah dalam majas mungin yaaa :D . mungkin anda bingung dalam pemilihan majas untuk lebih memudahkan pembaca dalam mengerti puisi atau membuat gregetnya puisi hahaha, tapi saya suka ddengan pusi ini kok , puisi anda meng inspirasi saya

  143. Ketika itu aku masih b’umur 7 thn.. Mama Q kesulitan untuk melahirkan adik yang ke 2.. Aq masih tidak mengerti dgn kejadian itu..
    Esai puisi ini, seperti menampar aq sebagai warga negara indonesia yang seharus’a bisa lebih berkeprimanusiaan.. Menyesalkan bahwa semua itu bisa terjadi.. Menetes air mata aq saat membaca’a sampai selesai..

  144. Atas nama apa pun, dan diberlakukan pada siapa pun. Tindakam anarkis adalah tindakan biadab tidak bermoral. Tak pandang etnis atau pun ras apa. Tidak ada tolerir di dalamnya.

    Indonesia adalah bangsa yang menjujung tinggi perbedaan individu. Selama Indonesia tidak mampu berdiri dengan bersikap terbuka. Maka selama itu Indonesia hidup dalam kotak-kotak individualis.

    Di mata Tuhan tidak mengenal suku, ras, atau pun etnis. Di mata Tuhan semua sama ‘telanjang’. Tanpa sehelai ‘perhiasan’ yang menutupi. Begitu polosnya, hingga Tuhan mampu melihat hati dan pikiran manusia.

    :)

  145. Fang yin merupakan gambaran korban orde baru
    dimana saat itu seperti kemarahan rakyat indonesia atas kesenjangan sosial yg kian memuncak
    orang2 menganggap warga tionghwa lebih makmur dari sebagian rakyat indonesia
    untuk itu warga tionghwa lebih memilih eksodus ke luar negri
    mereka anggap tinggal di indonesia sudah tidak aman lagi kala itu

  146. Sungguh mengharukan puisi essai karya DennyJA, karena puisi yang mengisahkan kisah nyata tentang warga Indonesia keturunan Tionghoa yang terpuruk terhadap Indonesia. Setelah membaca puisi essai ini sampai akhir saya merasakan sekali terpuruknya keturunan Tionghoa terhadap Indonesia yang membuat Saya merasakan kalau saja saya berada diposisi mereka. Saya akan merasa ingin menunjukan kepada Indonesia bahwa keturunan Tionghoa juga punya perasaan.
    Terimakasih Om DennyJA dengan karyanya yang menyentuh.

  147. Puisinya mengingatkan kita akan sejarah kelam Indonesia, dimana sebagian orang krisis moral,mudah terprovokasi dan diskrimiasi.dan di puisi ini juga mengajarkan kita untuk mencoba melupakan masa lalu sekelam apapun itu,dan tetap semangat menatap masa depan.terima kasih puisinya telah memberikan saya secercah semangat untuk melupakan masa lalu yang sedikit banyak mempengaruhi hidup saya.”jangan biarkan masa lalu mengubur mimpi-mimpimu”…

  148. Sapu tangan…
    Si sapu tangan memang harus rela… membersihkan ingus, membersihkan jerawat, daki, keringat, dan air mata yang bercucuran.. karena itulah hakikatnya..
    Jadilah sapu tangan..
    ikhlas adalah ibaratnya ’tisu atau sapu tangan’ dalam kehidupan kita ini yang akan menyeka kering air mata kita manakala mengalami kedukaan.
    Jadilah sapu tangan untuk org lain. Mampu menyeka air mata saat org lain sedih dan mampu mengelap keringat saat org lain lelah.
    Sahabat seperjalananku,
    hapuskanlah peluhnya : peluh yang senantiasa terkucur karena selalu
    memikirkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kita.
    Sapu tangan Fang Yin justru berguna ketika dibakar untuk menghapuskan masa silam. Veri good poem.

    Nama : Derry Fahrizal Ulum
    Alamat : Jalan Ade Irma Suryani 70, Monjok, Mataram 83122
    Email : fahrizal_derry@yahoo.com
    No HP : 081907525209

  149. Puisinya bagus, banyak mengajarkan kita tentang berbagai hal, mulai dari sejarah, percintaan, arti keiklasan, persahabatan dan mengajarkan kita untuk tumbuh menjadi seseorang yang kuat, yang mampu menerima kenyataan walau paihit rasanya, dan juga mengajarkan kita untuk cinta tanah air, tanah air kita indonesia. seburuk apapun indonesia itulah negri kita, jati diri kita, jika tidak memulai kebaikan dari diri sendiri maka tidak akan terwujud indonesia damai dan sejahtera yang kita idamkan. maka mulailah dari diri sendiri untuk lebih cinta terhadap tanah air.

    masalalu yang kelam jangan jadikan beban, namun jadikanlah suatu motifasi supaya menjadi lebih baik. tanpa pernah kita rasakan kepedihan, maka darisitu pula kita tidak akan tahu makna keindahan dan kebahagian yang sesungguhnya..

    Nama: Restiani
    Alamat: Jl. H. Sanusi Taming, NO 103 Rt 001 Rw 02, Duri kepa, Kebon jeruk
    Kode Pos : 11510
    e-Mail : r_restiani@rocketmail.com
    Twiter: @resthyan
    FB:rezzthyan resthyani
    HP: 087826737673

  150. Puisinya bagus, banyak mengajarkan kita tentang berbagai hal, mulai dari sejarah, percintaan, arti keiklasan, persahabatan dan mengajarkan kita untuk tumbuh menjadi seseorang yang kuat, yang mampu menerima kenyataan walau paihit rasanya, dan juga mengajarkan kita untuk cinta tanah air, tanah air kita indonesia. seburuk apapun indonesia itulah negri kita, jati diri kita, jika tidak memulai kebaikan dari diri sendiri maka tidak akan terwujud indonesia damai dan sejahtera yang kita idamkan. maka mulailah dari diri sendiri untuk lebih cinta terhadap tanah air.

    masalalu yang kelam jangan jadikan beban, namun jadikanlah suatu motifasi supaya menjadi lebih baik. tanpa pernah kita rasakan kepedihan, maka darisitu pula kita tidak akan tahu makna keindahan dan kebahagian yang sesungguhnya..

  151. Pergolakan Budaya dan Masa Transisi ORBA kedalam Reformasi.
    Politik tidak mengenal teman/kawan yang ada hanyalah musuh/sekutu maya. Semuanya hanya Politik Simulakra.
    Lantas dengan membaca puisi essai ini, sudah semestinya hati para politikus tergerak untuk kembali menanamkan akuntabilitas dan kredibilitas profesinya dalam melayani rakyat, karena jika pemerintah yang dilayani rakyat, maka sungguh tidak amanah nya pemimpin negeri ini menjadi boomerang bagi ketahanan nasional.

  152. Puisi yg sangat panjang, yg mengingatkan saya pada karya “Beowulf” di era Old English…
    Puisi yg sangat menyentuh, dimana kita bisa melihat kembali sejarah negeri…
    Membaca puisi ini, hampir sama dgn membaca sebuah cerita pendek, karena jarang menggunakan bahasa kiasan.
    Banyak pesan yg terkandung di dalam puisi ini, terutama pesan-pesan moral.
    Ada beberapa kutipan yg saya suka dalam puisi ini, yaitu:
    “Yang tidak susila jangan dilihat
    Yang tidak susila jangan didengar
    Yang tidak susila jangan dibicarakan”.
    Kalimat-kalimat yg mengajak kita untuk bersikap positif dan menghindari hal-hal yg tidak susila.
    Ada juga kutipan yg mengandung motivasi:
    “Ini bencana sudah terjadi
    Lupakan saja. Mulailah hidup baru –
    Keikhlasan akan mengalahkan kemalangan
    Keyakinan akan mengalahkan derita”.
    Kalimat-kalimat yg menguatkan!
    Semoga bermanfaat… :-)

  153. Karya puisi esay yang LUAR BIASA, penuh dengan motivasi dan kalimat yag menyentuh hati. :)

  154. Sungguh puisi esay yang LUAR BIASA. Penuh dengan motivasi dan kalimat yang menyentuh hati… #GREAT

  155. Keren banget Puisinya ,! :) saya bangga bsa membuat puisi sprti ini,terharu bngt sma cerita puisinya ,the best banget .!!!!!Sorak tepuk tangan aku ucapkan untuk om denny JA,wah keren the best,#apalagiyahayoo?,negerinya.
    tapi sayang amat disayangkan masih saja terjadi pengkerdelian, penindasan dan kesewenang-wenangan dimana negeri yang indah itu seolah sirna oleh hal-hal kemanusian.
    Aku berharap dan engkaupun berhasap dan mungkin kita semua berharap, bilakah ini kembali ke masa-masa indah dimana semua keindahan itu terlihat jelas tanpa ada hati yang mencela.
    terima kasih sahabat puisimu mengetarkan hatiku yang teramat dalam akan harapan yang masih dalam penantian.

    Salam hangat dan salam persahabatan.

  156. waw it’s awesome
    ini adalah potret kehidupan masalalu bagi Indonesia
    tapi, berbahagialah karena Gus Dur telah mengesahkan Tionghoa menjadi agama yang diakui oleh Indonesia. Beliau berusaha memperbaiki “kesalahan kita” tempo dulu.
    Semua diciptakan hanya untuk persatuan dan kerukunan bangsa kita semata.
    Bangsa yang satu bangsa yang Berbhinneka Tunggal Ika

  157. Indonesia, kata orang luar negara ini adalah negara yang indah dimana masyarakatnya ramah, tentram, agamis, dan yang tak kalah pentingnya adalah keindahan panorama alam diseluruh pelosok negerinya.
    tapi sayang amat disayangkan masih saja terjadi pengkerdelian, penindasan dan kesewenang-wenangan dimana negeri yang indah itu seolah sirna oleh hal-hal kemanusian.
    Aku berharap dan engkaupun berhasap dan mungkin kita semua berharap, bilakah ini kembali ke masa-masa indah dimana semua keindahan itu terlihat jelas tanpa ada hati yang mencela.
    terima kasih sahabat puisimu mengetarkan hatiku yang teramat dalam akan harapan yang masih dalam penantian.

    Salam hangat dan salam persahabatan.

  158. sangat bagus tapi, bikin sesak hati,……nelangsa hidup ini di bumi pertiwi

  159. Amazing story…tragedi mei 1998 memang salah satu peristiwa kelam dalam sejarah indonesia, semoga Fang Yin-Fang Yin yang lain juga mampu bangkit dari keterpurukan dan tetap mematri bumi pertiwi dalam hatinya. Tragedi mei 1998 memang pedih untuk dikenang tapi perlu diingat bahwa bumi pertiwi juga masih memiliki sejuta cerita indah yang lebih pantas diingat. Baik pribumi ataupun keturunan, dalam diri kita masih terpatri merah putih.

  160. Wow…
    pergolakan batin Fang Yin tergambar dengan apik…

  161. saya fikir ini kejadian yang sangat mengerikan., bagai manusia yang sama berhati dengan binatang. berharap tak ada lagi kejadian yang sama dimasa yang akan datang., china juga manusia china juga berhak hidup diindonesia,. ucapan terimakasih kepada gusdur yg mengubah keadaan menjadi lebih baik bgi orang tionghoa ^^

  162. Sebuah crita yg memilukan..i can’† stop my tears…

  163. Membaca puisi seperti membaca novel, benar2 seperti menjadi fang yin. Semua peristiwa diceritakan singkat tapi pembaca mengerti alur cerita. Sosok fang yin yang tak bisa menerima masa lalu, perjalanan hidup nya yang saat flash back tidak terlalu panjang tapi terasa panjang.

  164. Membaca puisi seperti membaca novel, benar2 seperti menjadi fang yiyin. Semua peristiwa diceritakan singkat tapi pembaca mengerti alur cerita. Sosok fang yin yang tak bisa menerima masa lalu, perjalanan hidup nya yang saat flash back tidak terlalu panjang tapi terasa panjang.

  165. Crying……

  166. betul betul kisah yang menyentuh kalbu.. paduan kisah cinta, makna kehidupan,pertikaian,dan sejarah ada didalamnya. puisi esai ini menandung kesan yang begitu keras, dimana perjuangan seorang gadis cina yang di perkosa di kampung kelahirannya, bagaimana kehidupannya yang penuh lika liku dan bagai mana kerasnya takdir tidak meruntuhkan niat keras gadis ini untuk kembali ke tanah air nya tercinta, Indonesia meskipun bayak hal-hal kelam yang telah dia lewti di sana. dalam puisi ini juga, kita selaku pembaca di ajarkan bagaimana nilai kehidupan.. sperti nilai sosial, politik dan lainnya. dalam puisi ini juga terdapat bnyak peristiwa sejarah yang mungkin kita tidak ketahui sebelumnya, dan dari puisi inilah kita belajar arti perjuangan, arti dihianati, moral, dan bagaimana cinta kita akan tanah air tercinta. semoga puisi ini dapat saya jadikan motivasi untuk berjuang di negri yang keras dan kejam dan penuh cerita ini. “mari berjuang! :’) semoga sukses untuk kita semua”, selesai

  167. Puisi panjang yang membuat ku menahan napas dan tak ingin henti membacanya. kata-katanya mengalir sederhana dan mudah diserap. menyentuh dan mengajak pembacanya ikut terbuai didalamnya. menyisipkan pesan tentang perjuangan, keteguhan hati, kecintaan terhadap tanah air dan memaafkan.

  168. Setinggi tingginy
    Tingginya elang terbang, ia akan Kembali jua ke sangkar. Keelokan mu, Indonesia ku, menjadikan rindu setiap insanmu….Bravo untuk Denny JA

  169. hanya sedikit kata -I love Indonesia-

  170. keren puisinyaa…bisa gabungin sejarah dalam puisi dan ada maknanya tersendiri…kisah cinta,tragedi, sedih jadi satu..puisi ini bisa mengkomunikasikan kondisi masa lalu agar tidak terjadi di esok hari..bahasa nya cukup mudah dimengerti bagi orang awam..^^

  171. semoga puisi ini bisa membangkitkan semangat pemuda indonesia dan menumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi untuk cinta kepada tanah air indonesia :) puisi ini memberi motivasi dan begitu banyak pesan yang bermanffat bagi pembacanya , menarik , bagus banget isinya *awesome*


  172. Sngat-sangat mengharukan, tragis skali nsib saudara2 kita ktrunan tionghoa. Smga kejadian sprti ini tdak akn trulang kembali. Amin

  173. Benar2 kisah yang menarik. Ditunggu cerita selanjutnya. :)

  174. Sip deh puisinya semoga dapat mempererat hubungan antar masyarakat dan memberikan cerminan masa lalu untuku tidak mengulanginya.

  175. Puisi’y bagus banget, luar biasa, Sangat menyentuh hati dan inspiratif, sosok fang yin jadi inspirasiku sekarang, bahwa aku pun harus melupakan masalalu yang suram’ lahir jadi manusia baru!semoga saya memiliki jiwa perkasa seperti Fang Yin, yang sempat jatuh dan terpuruk kemudian perlahan berusaha untuk bangkit menjadi hebat dan kuat.

    Terimakasih om ‘Denny JA ,aq pengen deh bisa bikin puisi kaya om,hehe AMAZING :)

  176. smga puisi ini dapat merapatkn prsatuan warga negara tnpa melihat dari ras yang berbeda-beda,,,,good job mas denny… :D

  177. Menumbuhkan kembali Nasionalisme walaupun di hantui masa silam yg meneror dirinya (Fang Yin). Ketokohan ( karakterisasi) dlm puisi ini sangat kuat !

    Kobar Darah indonesiaku,inspirasi jiwaku,ku bangun indonesiaku dg cara positif yg ku bisa….

    Good …….

  178. Puisi yang menarik, tidak hanya fokus pada penggunaan diksi dan majas yang tertata dan berhias rapi, tetapi juga menonjolkan sisi sejarah dan ”isi” dari puisi itu sendiri yang lugas dan mudah dimengerti artinya.

    Kalimat kalimat indah yang membalut kisah akan pergerakan sejarah dan sosial budaya di Indonesia, sangat layak dibaca oleh generasi generasi muda, agar bisa makin menghargai bangsanya, dan sesama manusia, dalam sebuah keanekaragaman.

    Sebuah puisi edukatif yang sangat indah, menggetarkan emosi, menggelitik nurani, dan membuka wawasan kita akan sejarah bangsa kita sendiri, menyadarkan kita akan adanya perspektif lain yang nyata dan ironis di luar sana dari saudara saudara kita kaum tionghoa, yang mungkin sampai sekarang tidak kita ketahui.

  179. Comment:
    Di hidup ini tiada yang tidak merasakan pahit,getirnya kehidupan.Tetap tabah&ikhlaslah walaupun itu sulit………
    Puisi ini seakan membangkitkan rasa nasionalisme,keadilan,&patiotisme.SEakan kita ingin mid pahlawan,yang bisa memperbaiki keadaan…..wassalammu’alaikum Wr.Wb……

  180. gaya bahasa nya bagus, dan alur dalam menceritakan sebuah kasus seru dan tidak membuat si pembaca bosan. I like it, doa ku kapan ya aku bisa seperti anda. annur juga cinta karya sastra, kususnya cerpen dan puisi serta pantun. saya juga mengoleksi pantun dan cerpen karya ku sendiri pak.

  181. Puisi yang menarik, tidak hanya fokus pada penggunaan diksi dan majas yang tertata dan berhias rapi, tetapi juga menonjolkan sisi sejarah dan ”isi” dari puisi itu sendiri yang lugas dan mudah dimengerti artinya.

    Kalimat kalimat indah yang membalut kisah akan pergerakan sejarah dan sosial budaya di Indonesia, sangat layak dibaca oleh generasi generasi muda, agar bisa makin menghargai bangsanya, dan sesama manusia, dalam sebuah keanekaragaman.

    Sebuah puisi edukatif yang sangat indah, menggetarkan emosi, menggelitik nurani, dan membuka wawasan kita akan sejarah bangsa kita sendiri, menyadarkan kita akan adanya perspektif lain yang nyata dan ironis di luar sana dari saudara saudara kita kaum tionghoa, yang mungkin sampai sekarang tidak kita ketahui.

  182. saya suka sekali dengan puisi ini. kata-katanya tidak bertele tele dan menusuk hati. Good job :)

  183. Masa lalu yg kita harap jangan terjadi lagi.

  184. Karya Sastra yang baru dan belum pernah ada di indonesia ! Puisi membuat orang yang membaca menambah motivasi, dorongan, serta inspiratif dalam menjalani hidup selanjutnya.. Air mengalir dari atas kebawah, Nasi sudah menjadi bubur, yang lalu biarlah berlalu hadapi masa depan dengan senyuman, seperti yang dialami Fang Yin, mengalami diskriminasi etnis dalam mei yang silam. walapun Indonesia bagaikan kubangan mimpi buruk Fang Yin tetapi ia berusaha untuk bangkit dan berubah menjadi Fang Yin yang baru yang ingin mewujudkan mimpi-mimpinya. Mengajarkan kita tentang banyak hal dan kehidupan tidak mudah berputus asa, dan terus melanjutkan hidup dengan senyuman :)

  185. Smg semua kejadian kelam di Indonesia bs menjadi pengalaman bagi kita semua utk lbh mengusahakan perdamaian. Mari belajar utk memahami perbedaan yg ada di Indonesia dan menjadikan kekuatan demi kebaikan bangsa Indonesia.

  186. puisi esai yang luar biasa menguras isak tangis, membahas tetang apa yang terjadi saat orde baru mulai tumbang melalui puisi ini kita dapat belajar dari sebelumnya bahwa tugas pemerintah sekarang adalah menstabilkan sistem pemerintahan

  187. Puisinya tajam dan diksinya memukau. Puisi esai juga panjang dan merupakan terobosan baru dalam sastra Indonesia.

  188. Sungguh puisi esai yang sangat luar biasa menyentuh dan mengingatkan kembali kejadian-kejadian yang terjadi ketika zaman orde baru (12 mei 1998) mulai tumbang dari uraian kisah hidup dari salah satu gadis Tionghoa yang trauma karena akibat dari ketidakstabilan sistem pemerintah ia menjadi korban pemerkosaan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, melalui kisah itu dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum pada zaman itu hanya sekedar omong kosong belaka telah kita ketahui bersama bahwa memang pada saat zaman orde baru di sana sini pembangunan terus berkembang tapi apalah arti itu semua apabila masyarakat antara satu dengan yang lainnya tidak saling menghormati dan menyayangi. Untuk menjadi suatu negara yang maju, maka diperlukan adanya hubungan horizontal dan vertikal. Hal itu seharusnya harus dipegang untuk menjadi seorang pemimpin. Melalui puisi yang diciptakan oleh Kak Denny Januar Ali, pelajaran yang dapat diambil adalah pertama kita tidak boleh putus asa dalam menghadapi masalah dan menjalani hidup terus berusaha, yang kedua apapun yang terjadi dimasa lalu jangan jadikan hal itu sebagai penghambat tapi jadikan itu sebagai cambuk untuk menghadapi hidup yang lebih baik lagi dan yang terakhir percayalah dibalik musibah Sang Pencipta telah menyiapkan hikmah yang dapat diambil dari itu semua…

  189. kertas berubah menjadi merpati…ajaib pak…
    “abra kadabra”pesulap dalam sihirnya
    “kun fayakun”tuhan dalam keajaibanya

  190. karya yang baik adalah karya yang kritis.
    luar biasa kang Denny JA, untuk menempatkan dekonstruksi sudut pandang sejarah pada puisi ini.
    membukakan mata kita tentang sejarah kotor bangsa ini yang terlupakan atau sengaja dilupakan.
    agar pengetahuan sejarah bangsa ini tidak terbataskan pada pembacaan teks proklamsi kemerdekaan, tetapi juga teks (puisi) kemerdekaan kualitas hati bangsa ini.
    salam untuk Indonesia dan Sastra Indonesia yang lebih baik.

  191. Subhanallah, menarik sekali puisi’y.. Puisi diatas benar-benar suatu pelajaran buat saya, saya bahkan tidak mengerti akan adanya masa-masa yg seperti itu di Indonesia. Saya masih muda tp benar-benar tidak paham sejarah. Sekali lagi terimakasih. Saya sangat menikmati saat membacanya.

  192. anda ini sebenarnya pengin terkenal atau gimana? anda nyebar sampah di mana2, di twitter, sekarang di blog. pake undian bohong segala yang katanya berhadiah macam2. dasar penipu tukang nyampah!

  193. Keren banget puis’ny…
    menawan hati…
    membuat saya terharu…
    sangattt menakjubkan…

  194. Mei 1998 yang benar-benar begitu kelam telah dialami oleh Fang Yin, seorang perempuan Tionghoa yang super duper trauma dengan kejadian saat itu yang sudah merampas kegadisannya, akibat ulah dari orang-orang biadab tak bertanggung jawab.

    Ya saat itulah peristiwa reformasi yang menuntut presiden Suharto turun dari jabatannya, saat itulah banyak kejadian ngeri yang sungguh teramat ganas beringas tak manusiawi, seolah rasa memanusiakan manusia sudah lenyap tiada entah pergi kemana???

    Salah satunya seperti peristiwa yang dialami oleh Fang Yin, tak karuan sudah keadaan psikologisnya. Pindah kewarganegaraan menjadi Amerika Serikat lah pilihannya dan psikolog pun menjadi solusinya untuk menghilangkan ingatan buruknya dimasa lampau.

    Tapi masih saja tragedi kekelaman yang pernah ia alami sering muncul di memorinya dari sebuah sapu tangan pemberian pacarnya yang bernama Kho.

    Namun untung saja Fang Yin memiliki jiwa yang sangat luar biasa hebat, sampai pada akhirnya ia bersedia pulang kembali ke kampung halamannya ke negara kelahirannya Indonesia raya, Indonesia tercinta.

    Meski sebelumnya keraguan dan kebimbangan selalu menghalang-halanginya. Yang sebelumnya ia mantapkan untuk membakar sapu tangan pemberian sang pacar sebagai simbol kekelamannya dahulu kala. Dan ia kemudian merasakan seperti lahir kembali menjadi manusia baru, ia lupakan semua masa lalu buruknya untuk menata hidup baru di negeri yang pernah ditinggalkannya untuk sementara.

    Dan semoga seluruh warga negara Indonesia termasuk saya memiliki jiwa perkasa seperti Fang Yin, yang sempat jatuh dan terpuruk kemudian perlahan berusaha untuk bangkit menjadi hebat dan kuat. Amiin…

  195. sangat menyentuh,ketegaran seorang manusia tergambar jelas, keinginan untuk bangkit dari keterpurukan masalalu yang kelam,mengajarkan saya kalau ingin beranjak dari masalalu kita harus bisa berlapang dada dalam menerima kenyataan,mengikhlaskan setiap kejadian yang pernah terjadi di masalalu. saya suka puisi ini :)

  196. wwwoooooowww…. dari judulnya saja sudah menarik… :)

  197. puisi yang indah penggambaran tokohnya cukup jelas saran saya puisi ini akan lebih dalam jika memakai orang pertma (aku) sebagai sudut pandangnya. Mendengar mei 1998.. Mengingatkan kita akan kerusuhan yg maha dahsyat yg blm pernah terjadi sebelumnya di Indonesia. Pd saat itu semua org berbondong” menyelamatkan diri mereka dr amukan massa walaupun banyak sekali korban berjatuhan bahkan banyak jg yg hilang entah kemana dan tdk dpt ditemukan hingga sekarang. Korbannya pun tdk hanya warga keturunan tp jg banyak warga asli Indonesia yg menjadi korban dan mereka adalah org” yg tdk bersalah dan tdk tahu apa” ttg politik. Puisi ini pasti akan Terbang melaang² ke Telinga² Manusia di Seluruh Dunia. puisi esai ini patut kita catat dalam perkembangan puisi kita”Denny JA (DennyJanuar Ali) yang sudah menawarkan suatu cara penulisan baru
    saya ingin sprti Om Denny
    “Berkaryalah terus buat anak bangsa,semoga anak bangsa lainya bisa mengispirasi dari anda

    ” Terima kasih buat Om DennyJanuar Ali ” yang bisa menginspirasi banyak orang dan acapkali membuat hal baru. Sungguh puisi yg sangat bagus untuk di paparkan kepada generasi-generasi muda saat ini yg berbelok ke arah negatif.. Puisi ini mempelajari kita, bagaimana kita harus trus menerima kenyataan yg ada di depan mata kita? Apa apa dan apapun yang ada di depan mata kita saat dan saat ini juga!! Itu adalah soal soal yg harus kita kerjakan! Harus dpt nilai 100, 90, atau 80? TIDAK !! kerjakan lah soal-soal tntang perjalanan hdp kita dgn ikhlas dan semangat?! Apa lagi yg kita tnggu? Cari lah manfaat dari segala cobaan? Apa lg yg harus kita sesali? Cari hikmah dari smua jajaran-jajaran hdp kita yg telah kita tmpuh bertahun2 ??? Apakah hdp kita akan kita patahkan bgtu saja dgn masalah yg sangat sepele? Rumit? Bahkan tragis ?? JANGAN !! Msh bnyk yg mmpunyai msalah lebih besar dari apa yg kita dpat? “LIHAT PUISI” yg di ATAS itu adalah contoh puisi yg memberi semangat HIDUP …… , Kisah masa kelam.. yang di buka kembali lewat sajak nan indah ini…
    Mengingatkan kembali akan kisah kelamnya bangsa indonesia dulu, walaupun membuat sedih, tapi harus selalu di ingat, karna kisah ini bagian dari sejarah bangsa indonesia..

    Semoga kelak, kisah indah dan bahagia yang terjadi di bumi Indonesia tercinta.. HIDUP OM *DENNY*

  198. sunggu terketuk hati ini membaca tulisan yang amat menggugah jiwa dan raga, *speechless*

  199. puisi yang indah penggambaran tokohnya cukup jelas saran saya puisi ini akan lebih dalam jika memakai orang pertma (aku) sebagai sudut pandangnya.

  200. cerita yang sangat menyentuh hati
    ada cinta, dendam dan keiklsasan hati seorang wanita untuk memaafkan. yang lalu biarlah berlalu Kita harus tetap tegar untuk kemasa yang akan datang. dibalik semua cobaan ada rahasia Sang Khalik yang tidak pernah kita ketahui.

    terima kasih bang ceritonyo sangat memberikan motivasi nian.

  201. Mendengar mei 1998.. Mengingatkan kita akan kerusuhan yg maha dahsyat yg blm pernah terjadi sebelumnya di Indonesia. Pd saat itu semua org berbondong” menyelamatkan diri mereka dr amukan massa walaupun banyak sekali korban berjatuhan bahkan banyak jg yg hilang entah kemana dan tdk dpt ditemukan hingga sekarang. Korbannya pun tdk hanya warga keturunan tp jg banyak warga asli Indonesia yg menjadi korban dan mereka adalah org” yg tdk bersalah dan tdk tahu apa” ttg politik.

  202. puisi ini menunjukkan bahwa untuk bisa move on kita harus “membakar” masa lalu.. cara terbaik untuk membakarnya yaitu dengan ikhlas menerima kenyataan.. cerita cinta tiada akhir..

  203. puisi esai ini patut kita catat dalam perkembangan puisi kita”Denny JA (DennyJanuar Ali) yang sudah menawarkan suatu cara penulisan baru
    saya ingin sprti Om Denny
    “Berkaryalah terus buat anak bangsa,semoga anak bangsa lainya bisa mengispirasi dari anda

    ” Terima kasih buat Om DennyJanuar Ali ” yang bisa menginspirasi banyak orang dan acapkali membuat hal baru.

  204. Pemakaian majas yang bagus. Dan dapat membuat pembacanya tersihir dan mengerti mengenai keluh kesahnya.

  205. rindu & cinta akan tanah air masih berkecamuk dalam keluarganya Fang Yin. rindu & cinta indonesia juga mungkin dirasakan warga negara indonesia di luar negri sana.. nah, mereka yang di sana saja cinta terhadap bangsa, kita yang di dalam negri seharusnya bisa menanamkan rasa cinta NKRI yang lebih tinggi lagi.. bener kan?

  206. rasa yang berkecamuk, menjadi minorotas etnis dinegri sendiri membuat fang yin merasa tanah air hanyalah kubangan luka yg terus ada…tapi fang yin merasa semakin ia membenci semakin ia merindukan tanah airnya…cerita yg mengandung banyak makna.

  207. Alunan kata yang meyihir.
    Luar biasa..

  208. Sangat menyentuh hati dan inspiratif,
    Seperti oase bagi siapa saja yg terbelenggu
    masa lalu yg tdk beruntung, krn selama matahari msh bersinar
    Dan hari-hari terus berganti, pengalaman buruk masa lalu bisa
    menjadi batrai motivasi bagi kita utk meneruskan perjuangan dalam hidup dgn semangat dan harapan baru…
    Terima kasih, puisi esai yg luar biasa !!

  209. kereeeeeen…..penggambaran dari peristiwa besar,menyeluruh namun ringkas….pemilihan kata yang pas,lugas terangkai dalam puisi esai yg manis….
    ak bukan fang yin yang suka membaca,tp sama seerti fang yin yg tak tau militer dan politik dan lwt puisi ini ak jd tau sejarah – meski sedikit,dan politik serta militer – yg jg sedikit…..kerena puisi esai in memag dibuat sangat apiik…….
    keren dh pokoknya…tak perlu membaca esai yg panjang…cukup puisi esai menggambarkan semuanya

    om deen,i like this ;)

  210. Wooowww……….
    Amazing…..!!!

    Sampe nangis bacanya.. Terharu banget, sampe ga tau mau ngmong apa lagi…

    Baguss bangeet deh pkonya…
    ‘Extraordinary Poems’ :)

    Salutt dee buat Om Denny JA..
    Pengen banget sprti Om, bisa menginspirasi smua orang..
    “Berkaryalah terus buat anak bangsa…
    *Chayooo…..!!!

  211. memberikan gambaran akan tragedi 98 yang mencekam,disuguhkan dengan puisi esai yang apik.ini cara yang unik dan menarik menurut saya karena lewat puisi ini meski tidak terlalu panjang tapi sangat jelas sehingga kita bisa mempunyai gambaran akan kejadian masa itu, satu persatu dari kata kata di dalamnya mudah di pahami dan pas,contohnya ketika fang yin sedang emosi,disini di tuliskan dengan tegas bahwa emosi fang yin sangat membara.
    Sukses om denny,tak tunggu puisi yang lainya dan yang lebih mencerahkan tentunya.

  212. Puisi nya bagus sekali, benar2 menyentuh hati sekali… :)

  213. Alhamdulillah
    akhir ceritanya bagus sekali
    meskipun belum diceritakan fang yin masuk islam
    Tapi mudah-mudahan dalam kenyataannya fang yin nantinya masuk islam…amiin
    Memang kalau orang tidak mengenal agama islam secara murni maka pemberontakan, demonstrasi, pembunuhan, pemerkosaan akan kerap terjadi
    Marilah semua warga negara indonesia dan semua manusia kita mengenal, mempelajari dan mengamalkan islam dengan benar sesuai sumber aslinya seperti yang dicontohkan oleh Rasul dan para sahabatnya…
    Karena hanya dengan itulah qitq akan menjadi umat yang rahmatan lil’alamiin.
    Jangan kita berputus asa dari rahmat Allah Ta’ala
    Seperti kisah Fang Yin
    meskipun bukan muslim dia tetap meminta kepada Allah agar diberi kesabaran dan menerima masa lalu..
    Marilah kita sebagai umat Islam lebih berharap akan Rahmat Allah
    Karena Allah jika ada hambaNya yang meminta dengan tulus ikhlas dengan tidak berbuat dosa dan maksia adalah Maha Pemalu jika tidak mengabulkan doa hambaNya tersebut…
    Salut untuk Mas Deny…

  214. Sebuah cerita dalam puisi penggugah jiwa , dapat menginspirasi , serta kronologis kejadian begitu tepat sehingga pembaca dapat larut dalam peristiwa2 yg ada dalam cerita puisi tsbt . Great Poetry :)

  215. terlalu bagus untuk di lihat,terlalu sedih untuk di baca
    kelamnya indonesia dahulu.
    tertulis sangat menyentuh.sepenggal kisah yang sangat menjiwai.
    puisi ini sangat haru,tak terbndung.
    apalah arti membaca puisi ini jika tak dihayati..
    menangis rasanya jika membayngkan cerita dalam puisi ini.
    hamparan duka yang masih ter simpan dalam hati.
    semoga semua bisa meneria kejadian ini,dari sang penguasa.

  216. bagus, ngerasa terbawa ketika baca ini puisi :o mei yang tidak akan terlupakan oleh mereka

  217. Kita sebagai manusia memang harus bersikap seperti manusia, semoga cerita ini bisa mengingatkan kita untuk sadar bahwa kita manusia..!!! Jadi harus memanusiakan manusia. Semoga kekacauan yg disebabkan oleh manusia yang menghancurkan manusia semakin berkurang.

  218. Comment: ternyata bnyak peristiwa yang tanpa kita sadari dan tanpa kita ketahui, telah menjadi inspirasi seseorang untuk mengutarakan melalui media yang ada

  219. Jujur dan menyentuh hati. Sepertinya saya butuh sapu tangan untuk saya sendiri. :’)

  220. keren bangetlaaah ,, good (y)

  221. Sungguh puisi yg sangat bagus untuk di paparkan kepada generasi-generasi muda saat ini yg berbelok ke arah negatif.. Puisi ini mempelajari kita, bagaimana kita harus trus menerima kenyataan yg ada di depan mata kita? Apa apa dan apapun yang ada di depan mata kita saat dan saat ini juga!! Itu adalah soal soal yg harus kita kerjakan! Harus dpt nilai 100, 90, atau 80? TIDAK !! kerjakan lah soal-soal tntang perjalanan hdp kita dgn ikhlas dan semangat?! Apa lagi yg kita tnggu? Cari lah manfaat dari segala cobaan? Apa lg yg harus kita sesali? Cari hikmah dari smua jajaran-jajaran hdp kita yg telah kita tmpuh bertahun2 ??? Apakah hdp kita akan kita patahkan bgtu saja dgn masalah yg sangat sepele? Rumit? Bahkan tragis ?? JANGAN !! Msh bnyk yg mmpunyai msalah lebih besar dari apa yg kita dpat? “LIHAT PUISI” yg di ATAS itu adalah contoh puisi yg memberi semangat HIDUP …… Puisi itu tak pantas di acungkan 10jempol, bahkan ribuan jempol !!! Puisi itu hanya pantas untuk generasi muda yg saat ini tergoncang ke arah negatif !! Jempol2 generasi muda lah yang pantas untuk mengacungkan puisi tersebut !? :) sungguh puisi itu menabjubkan untuk generasi remaja skrang untuk lebih semangat dalam menjalankan hidupnya :) karna genrasi muda itu masih sangat sangat dan sangat panjang umurnya, krna umur yg msh panjang itu lah yg untuk menunjukkan KARAKTER BANGSA yg memang benar2 MASIH kita perlukan saat ini untuk membangun KARAKTER BANGSA demi “MASA DEPAN” cerah :) puisi itu lah yg pantas untuk membuat karakter BANGSA lebih CERAH dengan SEMANGATnya untuk memulai dari awal lgi,… :’D patut kita contoh dan kita pelajari :’D dgn kita memanfaatkan puisi itu, insyallah GENERASI MUDA akan lebih berguna untuk BANSA :’D :’D

  222. puisi.nya sangat menyentuh…!!
    aku suka sama puisi.nya..!!!

    #thank’s :D

  223. Baguuuus bangets….sangat menyentuh.
    diperlukan kepedulian sosial yang tinggi dan kecerdasan yang luar biasa untuk bisa menulis sepereti ini…Selamat

  224. sangat mengesankan, dan merupakan tambahan ilmu bagi saya

  225. Keren-keren puisinya,,
    Mantap ,, bagus sekali..

  226. AWESOME !!! Puisi ini sukses membuat air mata aku menetes :’) penyampaiannya sangat mudah saya pahami . Can’t speak again, i’m speechless . Puisi terbagius yang pernah saya baca

  227. Puisa esai TerExtraOrdinary cara penyampaian rapi, alurnya mengalir membuat pembaca mudah mengerti & memahami

  228. Airmatuku ikut larut dalam ceritamu yang semakin surut..

    Penyampaian tulisannya mudah di pahami,
    Alurnya mengalir ke pembaca.. SALUTE

    PUISI-ESAI TEREXTRA ORDINARY

  229. Tak sadar airmataku larut,saat membaca ceritamu semakin surut!!

    Kini aku tau harus bagaimana? harus apa? dengan siapa? untuk melumpuhkan masalalu yang suram.

    Memang benar, masalalu itu bagaikan api,dapat memberikan cahaya namun dapat pula menimbulkan luka..

    “puisi esai yang luarbiasa, memiliki makna yang berguna, inspiratif,motivatif dan seru” Saya kasih nilai 9,9 deh buat om, kenapa 9,9?? karena kesempurnaan milik ALLAH SWT :D

  230. saya jawa-ambon, jatuh cinta dengan vei 2000, berpacaran setelah sekian lama bahkan lama banget yg ujungnya 15 0ct ’11 nikah, jd ngerti kenapa org tua vei menentang habis2an hubungan kami.. sukar utk meyakinkan mereka, toko listrik mrk wktu itu habis, untung mrk sempat melarikan diri. tp cinta yg membuat kami ada sekarang :-) puisi yang menyentuh sekali

  231. Waahhh.. puisi yang ini juga tak kalah menyentuhnya dengan “Romi & Yuli dari Cikeusik” …

    Sungguh rangkaian kata yang indah…!!

    Ceritanya juga beralur sehingga mudah dipahami maksud dan pesan yang tersirat…

    Terima kasih puisi-esai.com

    SANGAT MENGINSPIRASI..!! :)

  232. sumpah puisinya,,,,,,,,ISTIMEWA

  233. superb.’

  234. Membaca kisah ini mengembalikan memori sy pd saat itu, dimana saat kejadian rusuh berlangsung, saya yg msh umur 12 thn (SD Kelas 6) ikut-ikutan menjarah bersama org dewasa. Namun yg pertama kali muncul dibenak saya adalah melihat sebuah toko foto copy yg ckp besar. Saya pilih ke toko itu, karna yg dibenak saya terlintas bahwa saya tdk akan membeli buku tulis dan pulpen lagi utk keperluan sekolah nanti, karena sy akan membawa pulang banyak buku tulis dan pulpen.

  235. puisi yang menarik, menyentuh hati, dan banyak pelajaran yang bisa dipetik.

  236. It’s so awesome!! Bagus bgt critanya, kita yang baca jd bisa merasakan critanya. Menyentuh hati bgt :’)) no coment deh the best bgt wajib punya nih kayaknya :D .

  237. indah kata,atau kalimat.menarik dalam membaca,untuk mengingat sebuah kenangan mei 1998.kenangan di kotaku SOLO,yang amat besar.walau saat itu saya masih berusia 1 thn.namun inilah sejarah,akibat deskriminasi terhadap sebuah budaya.sejarah yang sangat memeras air mata.

  238. ckckck
    this is very great
    exelent

  239. ya..kenapa kok etnis Chinese yg jd sasaran ya??ga adil banget n apa krn sebagian etnis Chinese d Indonesia hidup sukses n kaya sehingga itu jadi pemicunya??
    toh mrk kaya raya juga atasa kerja keras mereka
    banyak juga kan perusahaan yg pemiliknya dari kaum etnis Chinese???
    tu kan dah membuktikan kalo secara ga langsung telah membantu membuka dan memberikan kesempatan lapangan kerja…????

  240. Membaca puisi ini mengingatkan saya akan kejadian masa silam di tahun 1998. Saya keturunan tionghua yang ikut merasakan pedihnya diskriminasi suku yang sungguh sangat menyedihkan, untung pada masa itu hal mengerikan tidak terjadi pada saya dan keluarga, saya hanya menderita kerugian materi karena rumah saya dijarah. Terimakasih buat pak Denny JA yang telah mengangkat kisah ini dalam buku puisinya sehingga bisa membuka mata hati dan nurani orang yang membacanya. Kami sebagai suku minoritas Tionghua ingin mengatakan bahwa kami sama seperti pribumi lainnya yang bertanah air satu, yaitu INDONESIA.

  241. Penindasan, dengan memanfaatkan status perkelompokan atau visik, hanya tindakan pengecut. Allahu akbar mari teman-teman yang lain ! Jangan biarkan kita Mengalami penindasan seperti itu #AntiHuruHara Salam sukses :)

  242. Sebenernya speechless, membayangkan penderitaan seperti itu. Puisinya nyata, nbeguat yg baca terbawa realita. Semoga dia bisa medptkan hidupnya kembali tanpa merasa hrs malu.

  243. Betapa dasyatnya kejadian demi kejadian d indonesia.. Apa slhnya menjadi warga keturunan?? Knp kita selalu jd amukan org” tak bertanggung jawab yg mengatasnamakan reformasi dan sbgnya??
    Ampuni kesalhan mreka ya Bapa, n kiranya Kau beri kekuatan bagi org” yg teraniaya, ku percaya janjiMu nyata bagi kita anak”Mu,, Jesus Bless U All..

  244. Fang Yin, bisakah kita bertemu ?

  245. Membawa hati ku ingin membantu nya

    • saya tak perlu membaca panjang lebar pusi bapak karena saya dari dulu sangat ngefans sekali sama bapak,kata2 bapak sangat memotifasikan terutama untuk pemimpin kedepan sangat berguna untuk para remaja sekarang..,,
      .,..

  246. huru-hara di mana-mana sampai-sampai FANG YIN dan sekeluarga mengungsi ke amerika, sikap yg sangat terpuji bagi kita-kita dan sangat memaluhkan bagi seluruh kaum huru-hara.

  247. Serasa ada dimasa itu. Melihat Fang Yin mengalaminya.

  248. Masa Kelam. Kerusuhan Rasial di Indonesia. Ayo Kita Kalahkan Masa Lalu! Jangan Sampai Hal semacam ini terulang lagi. Mari Peduli! Mari Bergerak! Tegakan HAM! Hapuskan sikap diskriminatif!

    Salam Damai, Indonesiaku

    Note: Karya yg luar biasa. Tentulah dibuat oleh pribadi yang luar biasa. Terimakasih, Karena ada beberapa info baru untuk saya.

  249. Puisi ini benar-benar menyajikan alur cerita yang patut kita pahami

  250. Perlu dibaca dan dipahami,biar jadi salah satu bahan renungan mengapa isu diskriminasi menggurita di Indonesia

  251. Sangat miris sekali membaca kisah, pengalaman yang terjadi pada gadis Tionghoa “Fang-Yin” di dalam puisi ini. Sungguhlah pengalaman yang amat menyayat hati, dan merobek jiwa. Saya tahu betul dengan apa yang dirasakan “Fang-Yin” saat itu(serta para pembaca puisi ini terutama wanita).Saya tidak menyangka bahwa kehidupan politik di era 1998 itu sangatlah ironis dan kejam(pada tahun itu saya masih berumur 2tahun dan tidak mengetahui apa-apa). Disini saya mengetahui benar dan menemukan apa yang di gagaskan pada sang penyair puisi essay ini. Bukan hanya pengalaman hidup yang amat sangat miris tetapi juga sistem politik di Indonesia ini. Puisi ini sangat bisa menyentuh hati sang pembaca, seolah-olah membawa pembaca pada apa yang terjadi saat itu dan perasaan “Fang-Yin”.

  252. Luar biasa penceritaan yang menyentuh untuk realitas sosial Indonesia. Metoda induktif untuk membuat Undang-Undang.

  253. Semoga fang yin diberikan jodoh yang terbaik yang dan diberikan hidayah oleh Allah untuk menjadi muslimah sebagaimana hidayah yang diperoleh koh dan rina sahabatnya sehingga dukanya yang selama 13 tahun berubah menjadi kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan akhirat..dan semoga kisah anarki mei 1998 tidak akan terulang lagi dan semoga Allah mengampuni dan memberi hidayah kepada para perusuk,pemerkosa,pembunuh dan demonstran,semoga Allah menyadarkan mereka bahwa kudeta dan demonstrasi dilarang dalam Islam karena akan membawa banyak derita bagi seluruh rakyat yang tiada berdosa..aamiin..

  254. serasa masuk dalam cerita Fang Yin,, cobaan yg ia hadapi sangatlah berat, sekumpulan org merenggut kehormatannya,, dan ia butuh waktu lama untuk mengikhlaskan masa lalu’a yg kelam..
    Fang Yin percayalah bahwa jodoh sejati sudah menanti mu :)

    salut bgt buat Fang Yin yg bisa bangkit lg dari keterpurukan.. ^_^

  255. Masa lalu yang kelam memang harus dipendam dalam-dalam.
    Angkat kepala dan busungkan dada untuk meraih masa depan yang lebih baik….

  256. Kisah sejarah yang di bungkus dengan sapu tangan orang tionghoa, bagus banget ceritanya….

  257. Nuranilah yang membedakan manusia dengan makhluk lain. Melihat cerminan mei 1998, bisa kita lihat, oknum-oknum pribumi, yang mengaku INDONESIA, bukanlah manusia. Dan saya yakin, mereka bukan Orang INDONESIA.

    Indonesia kaya. Memiliki ragam suku, budaya, dan agama. Mestinya, perbedaan bukan alasan bagi kita saling menghancurkan. Justru, ketika kita bisa melihat perbedaan dari jarak yang tepat, kita tahu, Indonesia kita kuat.

    Jangan menyerah, Indonesia.

  258. Maju terus om Denny. Puisi yang sangat bagus, benar2 menceritakan realita yang ada dan terjadi di Indonesia pada waktu itu. Puisi ini menceritakan kita tentang Indonesia yang kelam saat itu , semua dunia memandang Indonesia adalah negara yang KEJI !!

    Saya sebagai seorang Tionghoa juga bisa merasaka apa yang dirasakan oleg Fang Yin . dan sampai sekarang saya masih bingung , mengapa etnis Tionghoa yang selalu disalahkan dan diburu oleh para pribumi.

    Kisah yang sunggu Inspiratif , bisa menjadi pembelajaran buat kita semua. semoga kejadian 98 yang memilukan tidak terjadi lagi. Puisi ini bisa membuka mata kita semua , agar tidak terjatuh dalam lubang yang sama. yang terpenting CINTA TANAH AIR , DAN BHINEKA TUNGGAL IKA !!!

    PUISINYA MANTAP OM DENNY :D

  259. dibalik sebuah karya yang luar biasa dibelakang nya terdapat seorang yang berperan besar dalam pemciptaan suatu karya. saya salut dengan karya pusi yang sodara ciptakan ini menggambarkan bahwa banyak jalan kehidpuan yang kita jalani menjadi tolak ukur pemikiran kita untuk menciptakan karya yang luar biasa. ini menjadi sebuah pandangan besar untuk kita agar bisa menciptakan sesuatu yang besar dari hal kehidupan kita yang kecil.

  260. Aku seolah-olah menyaksikan langsung tragedi Mei ’98. Diuraikan sangat nyata dalam puisi Sapu Tangan Fang Yin, tertegun. Biarlah sejarah menjadi pelajaran, dan hidup harus tetap berjalan..

  261. Berdamai dengan masa lalu tidak berarti harus melupakan kekejian yg terjadi

  262. Sungguh ini puisi yang sangat menyentuh hati,betapa biadabnya para perusuh dan meninggalkan luka sangat dalam.Semoga kerusuhan tidak terulang di negeri ini… Amin.

  263. sejarah yang tdk pernah sy ketahui sebelumnya,, iba, mengharukan.. korban dari orang2 yang justru memalukan bangsa sendiri…

  264. fang yin yg keren ,salute dah buat denny JA

  265. sebuah cerita sejarah negeri kita yang kelam pada masa 98 itu menjadi sebuah sajak dan puisi, sungguh inspiratif, bangga mengingat kembali krusuhan yang terjadi pada tahun itu dan itu wajib untuk dikenang karena bangsa ini tidak akan menjadi seperti sekarang ini bila tidak ada peristiwa-peristiwa semanggi dan trisakti,, sungguh mahakarya yang menyentuh hati…, Good job om denny!!!

  266. bagus, inspiratif dan menarik.

  267. Paling suka sama bagian yang ini
    Ini Indonesia baru, katanya, kata mereka.
    Ya, ya – niatnya pun teguh: Aku segera kembali ke sana!
    Aku segera pulang ke sana!
    Aku segera hidup di sana!

    Indonesia memang bermacam-macam dan perbedaan itulah yang membuat kita menjadi kaya, Pemerintah harus mendukung kaum tersebut demi kebebasan Hidup

  268. hati tersentuh ketika membacanya,seakan akan diri saya terbawa didalam alur cerita tersebut,kesedihan sayapun mengalir ketika membaca isi dan makna puisi diatas :’(

  269. Benar2 sebuah mahakarya Puisi yang diturunkan dari langit. saya benar2 menikmati setiap tulisan anda, menyentuh kalbu saya, dan pasti semua orang

  270. speechless,..!!! so touchy waktu bacanya, mungkin waktu kejadian itu aku masih kecil tp pas bacanya jadi terhayut

  271. cerita yang dikemas dalam bentuk puisi_esai ini sangat inspiratif dan mengharukan

  272. menggugah jiwa. sangat bagus

  273. Cerita puisi yg menggambarkan masa silam perpolitikan dan tatanan kemasyarakatan di Indonesia. Mari kt ambil pelajaran dr itu semua unt menuju yang lebih baik.

  274. Sebuah puisi yang dikemas dengan memiliki alur yang sangat apik sekali oleh Bung Denny JA. Puisi yang sarat dengan makna dan sejarah Indonesia. Good job for Denny JA

  275. puisinya sangat menyenvh hati dan saya sangat senang membacanya.

  276. Ini cara baru belajar sejarah, tidak melulu melalui buku-buku sejarah di sekolah tapi bisa melalui karya sastra seperti puisi Denny JA ini.

  277. sedih dan gembira
    menangis dan tertawa
    suka dan duka
    sehat dan sakit
    hidup dan mati
    semua di jual satu paket.
    sebuah keramik-pun awalnya hanyalah tanah liat yang tak berarti, di injak, dan diabaikan, tapi setelah menjadi keramik, mereka di sayang, dorawat, di bersihkan dan dijaga.
    untuk menjadi keramikpun, tanah liat harus diputar-putar, di pukul dan dibakar. semua butuh proses,
    dengan semua kejadian yang Fangyin alami, membuatnya lebih tegar. takkan hancur oleh masa lalu. tak selamnya rapuh.
    untuk mendapatkan kebahgiaan yang lebih banyak, maka Fangyin harus rela berkorban, meninggalkan masa lalu dan melepaskan sedikit kebahagiaannya lagi.

  278. puisi ini menceritakan luka hati seorang gadis tionghoa dari puisi ini saya mendapatkan inspirasi bahwa masa lalu harus kita kubur tapi tidak dilupakan dan kita juga harus menghadapi masa depan dengan optimis

  279. Sangat menyentuh dimana dalam puisi tersebut menceritakan potret MASA LALU bangsa kita. puisi ini sangat memiliki keunikan sehingga membuat saya merasa “bergetar”dapat merasakan langsung apa yang terjadi didalamnya :)

    sangat inspiratif!
    maju terus pak denny JA

  280. Isi puisi cerita ini membuat saya terenguh dan seperti berada pada saat itu.kepedihan,kesakitan dan rasa dendam dan amarah sangat tersampaikan.Semoga puisi cerita ini dapat menjadi contoh kekerasan yg tidak pantas dilakukan kembali oleh masyarakat Indonesia.perbedaan itu bukan berarti menjadi halangan untuk saling berinteraksi dan saling mengasihi.segala hal pasti memiliki perbedaan.mulai dari ras,agama,bahasa,budaya,dll.semua dapat bersatu asal manusianya dapat merubah pola pikir dan pandangan mereka terhadap sesama manusia.sama” manusia pasti bisa merasakan apa yg dirasakan.jika ingin berbuat jahat hendaklah berpikir “Seandainya saya diposisi org tsb,bgmn perasaan saya dan saya akan seperti apa,atau nasib saya nantinya gimana?atau berpikir Tuhan tidak akan suka perbuatan saya.” Pasti segala hal akan menjadi lebih indah dan harmonis.Segala hal yg dilakukan oleh masyarakat pada zaman itu merupakan tindakan yg telah terprovokasi oleh org” politik yg egois yang ingin memenangkan dan menyenangkan dirinya sendiri saja.org” egois yg mengajak org lain utk ikut berbuat dosa bersama”.semoga cerita diatas dapat mengajarkan kita semua untuk dapat selalu merasakan apa yang dirasakan orang lain.dan terus berusaha utk meraih kesuksesan bukan dengan cara arogan.

  281. semoga puisi dapat meningkatkan kecintaan kita pada ibu pertiwi, dan mudah – mudahan pemerintahan indonesia lebih baik lagi

  282. Super skalii nh puisi.. Menyentuh hati dan dapat dijadikan sebuah pelajaran hidup.. ¤.¤

  283. Sedihh bgt .. Tersentuh .. Tp bnr2 dalam maknanya .. Bahwa kita semua hrs bangkit dlm keterpurukan masa lalu .. Kita pasti bisa melawan bayang2 masa lalu .. Demi mencapai cita-cita

  284. LOve it ! ini puisi yang tidak biasa. Beberapa orang menilai puisi yang menarik adalah puisi yang membahas tentang cinta, tapi ini adalah puisi yang membahas tentang gambar diri Bangsa Indonesia, dimana banyak ketidak seimbangan pendapat yang memicu adanya konflik antar pihak-pihak yang merasa disindi/disangkut pautkan. Semoga dengan tulisan ini, banyak pembaca yang membuka mata tentang keadaan Indonesia saat ini agar lebih baik di hari depan.

  285. menyentuh skali sampe nangis bacanya smoga tdk terulang lg sejarah kelam sperti itu,jdi bisa merasakan pndritaan korban “mei 1998″

  286. Hufffttt.. Sesak aja bacanya :’(

  287. menusuk hati dan imajinasi.
    terbayang yg terjadi..
    gag sadar air mata ikut megalir…

  288. Sebuah prosa yang menarik. Berdasar dr kisah cinta yang terpenggal namun didalamnya tersangkut fakta2 kengerian 1998. Dikemas cukup padat dan ringkas,tetapi cukup menjelaskan kpd kita bahwa kejadian Mei1998 berdampak luas pada masyarakat kita, hingga hal Ɣǡƞƍ paling detil semacam cinta yang harus menjadi korban

  289. Mengharukan banget baca nya.. bisa buat motivasi juga buat hidupku :)

  290. Puisi esai karya Bapak Denny JA tentang “Sapu Tangan Fang Yin” merupakan puisi esai yang inspiratif, memberikan banyak pelajaran mengenai harga dan nilai-nilai kehidupan (nilai sosial, budaya dan moral). Perbedaan etnis dan agama yang dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua, semoga perbedaan etnis dan agama tidak menjadi penghalang antara etnis dan agama yang satu dengan yang lain dan tidak menimbulkan kerusuhan melainkan menjadi satu kesatuan walau pun berbeda-beda krn dengan adanya perbedaan hidup ini makin berwarna.
    Kerusuhan Mei 1998 merupakan bentuk diskriminasi yang sangat tidak baik, bukankah negara kita Indonesia memiliki semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Saya betul betul sedih mengingat pada masa itu walau pun saya ini bukan gadis keturunan Cina.
    Mengenai kisah Fang Yin yang sangat tragis, membuat batin saya bergetar. Saya merasakan, bagaimana jika saya yang ada di posisinya? Sungguh sangat menyedihkan :( saya bangga dengan Perjuangan Fang Yin dan semua etnis Cina pada masa itu.
    Kapankah DISKRIMINASI di Indonesia dihapuskan? Semoga peristiwa yang menimpah mereka tidak akan terulang lagi.

  291. INSPIRAtif!!Semua orang punya hak untuk hidup yang terlindungi

  292. So heroic!, kisah2 percintaan orang di tengah konflik besar selalu menarik utk dibaca, dibandingkan kisah percintaan anak zaman normal yg datar saja, Love it… ♡ ( ◦˘ з(◦’ںˉ◦)

  293. cerita yang sanfat mengharukan, dimana hukum tidak bisa ditegakkan pada masa itu, namun walaupun telah dianiaya oleh orang-orang fang yin tetap berjuang untuk lebih baik lagi, itulah intinya, jangan terlalu lama hidup dalam keterpurukan, namun jadikan semua itu sebagaik pengalaman, sebagai batu loncatan untuk menjado lebiha baik lagi di masa mendatang, asalkan ada impian, ikhtiar dan doa, Insya Allah pasti bisa

  294. Kini usia Fang Yin lebih tiga puluh lima tahun, satu tahun ia berjuang hidup mati dengan dujia, untung ada pendamping sang Psikolog dan Bapaknya. Berat perjuangan Fang Yin, walau ia kalah. Kehormatan hilang dirampas, kekasih pergi tak sehidup semati, dan pergi dengan teman dekat pula, betapa sakitnya hati Fang Yin sang Gadis kala itu berusia 22 tahun. Perjuangan Fang Yin berat dan semoga dapat menginspirasi kaum hawa lainnya yg mendapat trauma, jika difilm layar lebar sangat banyak yg tahu kisah ini. sucses sesalu Bung Denny JA.

  295. Sebuah harga yang sangat mahal saat berubahnya suatu tirani menjadi reformasi. Tentu kita ingat kejadian 1998 saat itu semua terasa mencekam terutama dikota2 besar. Tetapi sayangnya kita bangsa yang mudah menjadi pelupa, saat ini sedikit sekali dari kita yang masih mengenang peristiwa mei 1998. Tentu bukan untuk mengulanginya lagi tapi berusaha menuntaskan masalah yang masih tersisa dan menjadikan hikmahnya untuk kemajuan bangsa ke depan.
    Peristiwa tersebut merupakan letupan besar permasalahan rasialisme dan perbedaan ekonomi yang berusaha ditutupi oleh penguasa saat itu. Jadi merupakan akumulasi mendasar dari tidak adanya saluran keterbukaan, tidak adanya penghargaan sosial dan tidak meratanya keadilan sosial saat itu.
    Dengan gayanya yang khas bung Denny bisa merangkai kata dan kalimat dalam pusi panjang dengan ditambah dengan catatan kaki yang merupakan bukti fakta dan dokumentasi. Seperti membaca cerita puitis yang semi dokumenter, dimana fakta pendukung dan rangkaian kata puitis saling mendukung memperkuat kekentalan tema dan cerita.
    Membaca puisi panjang dari bung Denny tidak bakalan bosan sebelum selesai tuntas sampai titik terakhir. Karena runtun dan terkesan ada alur cerita yang kita akan selalu penasaran sebelum selesai tuntas membacanya.
    Cinta Tanah air bukan monopoli dari suatu suku bangsa/ras tertentu terhadap negara yang dijunjungnya, negara yang ditinggalinya, negara yang telah memberi banyak warna bagi kehidupannya.
    Bagi generasi mendatang jangan lupakan peristiwa ini. Camkan terus agar kita bisa saling menghargai dan toleransi dengan sesama.
    Selamat datang kembali ke Tanah airmu Fang Yin…

  296. Puisi esai yang dibuat pak Denny JA tentang sapu tangan Fang Yin ini memberikan banyak pelajaran dan nilai-nilai kehidupan…

    Saat Fang Yin harus berjuang keras untuk menahan rasa malu,harus kuat untuk menerima bahwa mahkota wanita dirinya terenggut oleh orang2 yang tak bertanggung jawab (atas terjadinya kerusuhan itu)

    Mei 98 memang peristiwa yang buruk bagi indonesia, sikap saling menghargai dan saling menghormati (adab sopan santun ) tidak ada pada masa ini, tentunya dengan contoh bahwa orang tionghoa harus di usir…

    Kho, kekasih Fang Yin yang meninggalkan Fang Yin setelah tau bahwa Fang Yin di perkosa, itu bukanlah sikap patriot seorang lelaki, tidak dipungkiri lelaki menginginkan wanita yg perawan (maaf.red) tapi, pada masa itu, tentulah lelaki sangat melindungi kekasihnya, saat Fang Yin dilanda trauma berat, Kho malah menambah beban fikirannya..

    Pesan ayah Fang Yin akhirnya di ikuti oleh Fang Yin meskipun, Fang Yin bersih keras untuk tidak kembali ke indonesia karna trauma yang amat mendalam…

    Dan akhirnya Fang Yin memutuskan untuk kembali ke Indonesia, karena ia tau bahwa “Indonesia Tanah Airku Tanah Tumpah Darahku, Disanalah Aku Berdiri Jadi Pandu Ibuku” (Indonesia Raya) …
    Apa arti indonesia bagi Fang Yin? Indonesia tetaplah Indonesia, Tanh Kelahiran Fang Yin, Tubuh Fang Yin ada di Indonesia, Jiwa Fang Yin Tetap Jiwa Indonesia…apapun yang terjadi, Indonesia adalah Hidup dan Mati Fang Yin…

    Indonesia Telah Berubah, seperti Halnya jiwa Fang Yin telah normal kembali

    Indonesia Telah Damai, seperti Halnya Hati Fang Yin yang damai

    Indonesia masih beradab, Seperti halnya Fang Yin mendapat Hak Untuk membela dirinya

    Tragedi Indonesia Mei 98 , Tragedi Fang Yin , merupakan 1 contoh Pembelajaran bagi warga indonesia, Emosi, Keserakahan, Nafsu, Egoisme, anarkisme, kekuasaan , jabatan, bukan jadi hal yang terbaik untuk mencapai kebahagiaan hidup, tapi Kesabaran, Ketabahan,kejujuran, Self Control, kewibawaan, Kebersamaan bergandeng tangan, Perdamaian, adalah hal yang perlu dimiliki agar bangsa dan negara ini aman dan tentram…

    Terimakasih Fang Yin, karna kau kami bisa belajar dari sejarah masa lalu, kami bisa mengerti perjalananmu sebagai orang yang terkuat…

    Fang Yin, Kau adalah Kartini Mei 98 ,,, begitu kuat, walau kau menerima cobaan yang begitu berat, perlakuan yang amat keji.. Tapi kau tetap semangat menjalani hidup,,,

    Kau berhasil melewati masa ujian yang berat , dan kau punya tameng untuk menghadapi berbagai masalah yang akan datang mendera, kau punya tiang yang kokok Fang Yin…

    Semoga wanita lain, bisa sepertimu, kuat menghadapi masalah apapun…

    Fang Yin, Tuhan selalu bersamamu…

    • walaupun pas ’98 saya masih SD, tp gw bener2 inget banget kalau waktu itu jalanan sampe sepi ga ada yang berani keluar termasuk keluarga saya.. moga2 aja dari sepenggal cerita ini bisa buat yang lain sadar kalau keturunan tionghua ato pribumi itu sama aja… sama-sama rakyat indonesia :’)

  297. Aku sering membaca puisi yg mengharukan,tapi tak seperti puisi ini.aku seperti dihipnotis masuk kedalam alur cerita ini. Saranku… JANGAN DIBACA PUISI INI… Jika tidak,saya tidak akan bertanggung jawab kalo kalian menangis….

  298. kisah yg mengharukan..smoga g trjadi lg dmasa yg akan dtg..

  299. Puisi Esai yg inspiratif, memukau membuat pembaca hanyut dlm alur cerita, juga sekaligus merupakan cerita sejarah kelam Indonesia.

    Bagi Fang Yin yang lainnya, jangan pernah membenci Indonesia, karena yg terjadi adlah merupakan sepenggal kisah kelam, yang telah ditakdirkan Sang Kuasa.

  300. menakjubkan. . . seperti belajar sejarah dengan gaya bahasa yang mengagumkan. . membuat ratri tak sabar membaca sampai usai. .bagi seorang yang tidak begitu seka pelajaran sejarah.. pencitraannya membuat paham kejadian masa silam. Makasiih atas puisi yang spektakuler..

  301. Benar benar menginspirasi,selama ini saya hanya mendengar tragedi mei 98 tanpa tahu ceritanya secuil pun,fang yin hanyalah satu cerita dari beribu ribu tangisan mei 98.
    di akhir cerita ini saya sangat bangga atas apa yang di lakukan oleh fang yin,ia bisa bangkit dan memaafkan kekejaman yang pernah ia rasakan di bumi pertiwi,benar benar luar biasa,terlebih ia juga menunjukan sikap nasionalisme untuk melanjutkan sisa hidupnya di tanah kelahiranya ”INDONESIA”

  302. identitas seorang fang yin merupakan salah satu cermin wajah indonesia,
    intrik dalam puisi esai seolah membawa pembaca larut dalam sejarah reformasi indonesia,
    sajian yang historis, psikologis, sosiologis, dimuat dalam satu puisi esai,
    gambaran yang begitu nyata bagi warga keturunan yang memiliki jiwa nasionalis-ekonomis.
    Ada beberapa fakta dalam puisi esai, warga keturunan adalah korban kekejaman tirani, dan tingginya jurang ekonomi masyarakat indonesia.

  303. potret Indonesia pada masa 1998 dalam bingkai kisah wanita tionghoa, dikemas apik dalam bentuk puisi…
    Tulisan yang bagus karena banyak pesan di dalamnya, banyak hal yang tersirat..

  304. baca tulisan ini jadi sedih… teringat kembali Makassar 13 Mei 1998 … saat itu aku berumur 10 tahun… terjebak dalam rumah tidak makan seharian… katanya dari kota inilah berawal etnis tionghoa menjadi “bulan-bulanan” dan menjalar ke kota-kota lainnya… saya bershio Naga dan memang kesulitan sangat terasa saat itu… saya bersyukur karena kami sekeluarga bisa selamat dari musibah yang traumatis itu…

    salut pak Denny atas puisinya ini…

  305. personaly, sebagai bagian masyarakat Tionghoa, yg sedari kecil sensitif dpanggil Cina, puisi ini so amazing. Walaupun cuma seorang anak sd, thn 98 memang tahun yg sulit, bwt smua org. Bahagianya tahun2 yg kita lalui skrg ini. Saya bsa melihat pawai barong liong tiap cap go meh. Touching.

  306. dahulu diskriminasi sungguh sangat ironis, mereka ytang tidak tahu apa-apa pun menjadi korban. terlebih terselip sebuah kisah percintaan di dalam puisi ini. sungguh puisi yang menginspirasi, sarat akan makna dan nilai sosial.

  307. luar biasa…

  308. sungguh mengharukan baca puisi ini….

  309. Menyentuh , tragis , terharu n (⌣́_⌣̀) . Gak nyangka kebencian berubah menjadi pertemanan n kedamaian n kita semua satu tidak dibeda2kan asal semua hidup saling berdamai n saling berteman tanpa perbedaan apapun .
    Hidup Indonesia tempat berkumpulnya semua manusia dari segi apapun . Setuju ?
    (‘▽’~) (~’▽’)

  310. Puisi cerpen ini bagus, selain menyertakan fakta juga mengenai narasi pendek yg menyedihkan juga romantis

  311. wowww!!! Puisi yg sangat bagus! Seperti membaca sebuah novel!! Good job om denny! :)

  312. puisi yg mengetuk hati nurani..
    yg memiliki makna yg begitu dalam..
    mengajarkan akan ketegaran akan cobaan-cobaan yang datang menghampiri

  313. puisinya mantap bngt , penuh haru.. suka bngt

  314. Keadaan yang mengharu biru itu kini membawa perubhan besar dalam diri fang yin dari dia bgkit dari trauma melepas WNI ilmu yang didapat di USA dan kerinduan thdp indonesia itu bkan suatu keadaan yg mudah untk dilewati dia memberi inspirasi bhwa hdup selalu ada naik trun dan lika liku yg harus dilwati tiap orang dg keikhlasan dan ketbhan.

  315. puisi yang sedih,inspiratif,
    Bagus bnget

  316. Kisah masa kelam.. yang di buka kembali lewat sajak nan indah ini…
    Mengingatkan kembali akan kisah kelamnya bangsa indonesia dulu, walaupun membuat sedih, tapi harus selalu di ingat, karna kisah ini bagian dari sejarah bangsa indonesia..

    Semoga kelak, kisah indah dan bahagia yang terjadi di bumi Indonesia tercinta..

  317. Puisinya sangat mengena di benak kita
    Masalah etnis yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua
    Semoga perbedaan bukan menjadi penghalang melainkan menjadi kekayaaan kita semua

  318. Puisinya bagus dan sangat menyedihkan ceritanya

  319. Cerita di dalam puisi ini ,memang menginspirasi banget isinya…

  320. Sungguh peristiwa yg bersejarah sangat menyentuh hati alurnya.

    • Inilah sedikit dari kisah sedih kaum minoritas di Indonesia. Entah sampai kapan manusia Indonesia menjadi pribadi maju tanpa mudah diadu domba dan memandang setiap manusia adalah sama. Semoga kisah sedih diatas dapat menginspirasikan kita untuk menjadi manusia seutuhnya dan hanya takut kepada Tuhan YME.

  321. Sumpah! Puisinya sangat menyentuh, Sampai hatiku yg paling dalam menangis, membayangkan kisah yg di alami Fang Yin.

  322. Ini puisi atau cerita ya? Membaca tulisan ini membuat saya sedih. Saya tak mengalaminya karena saya sedang di Jayapura. Saya benci dengan orang yang membenci etnik cina. Saya bukan orang cina. Tapi orang menganggap saya cina, karena saya berkulit putih, bermata sipit dan beragama Kristen.
    Cerita ini bagus, seperti baca sejarah ya..he he he

  323. wow sangat bagus dan sangat menyentuh hati saya

  324. Ceritanya menyentuh hati, terjadi banyak peristiwa2 zaman dahulu, bagus sekali

    • puisinya mendidik dan berkelas , pengen banget jadi Penyair terkenal dan sukses seperti Denny JA

      • Amazing!

      • puisi yang sangat baguss dan menyentuh hati :)

    • Memang tidak mudah bagi sebagian orang untuk melupakan masa lalu, apakah masa lalu itu terkenang indah maupun mengandung trauma sama saja hanya kenangan.
      Saudari Fang Yin, jadilah orang masa kini,hari ini dan jangan kembali kemasa lalu. Hidup itu hari ini bukan kemarin. Kembalilah ke Indonesia kalau kamu mau.

    • Puisi yg sangat menyentuh dan membuat pembaca merasakan kejadian silam yg ngeri itu. Menceritakan pengalaman seorang gadis bernama Fang Yin yg mengalami trauma berat akibat perbuatan tdk berkemanusian org2 tidak berperasaan.

      Memang kesedihan Fang Yin dan rasa benci ny pd Indonesia wajar. Kita para pembaca saja dpt merasakan sakit dan ngeri ny kejadian mei 1998 itu, ap lg org (khusus ny para perempuan Ting Hoa) yg mengalami pemerkosaan, penyiksaan, dan kelakuan biadab lain yg menimpa ny tanpa alasan yg jelas.

      Jika saja org2 yg menyiksa pd saat itu berpikir menggunakan akal budi dan hati nurani nya, Indonesia yg sudah hancur akibat pemerintah yg egois , ditambah dgn kekacauan yg mrk buat, apakah itu akan membuat kehidupan mrk semakin membaik?

      Tetapi, benar apa yg dikatakan orang2 didlm puisi tersebut. Biarlah pengalaman pahit yg sdh lwt kita lupakan. Ambil saja sisi positif ny, bahwa mental kita semakin matang seiring perlawanan amarah yg ada didlm diri. “Setiap kejadian yg tdk kita kehendaki kita pasrahkan, krn itu berarti Tuhan yg Maha Kuasa telah menyediakan kita cerita hidup yg lebih istimewa diluar dugaan kita para manusia”

      Terima Kasih pada Denny JA yg memberikan sangat banyak pesan moral dr puisi yg dibuat ny. Puisi ini memberitahukan para wanita agar ttp tegar meski harga diri telah direnggut. Perilaku berperikemanusiaan juga hrs diutamakan krn harga diri setiap org TIADA TANDINGAN HARGA NYA. Semoga kejadian mengerikan ini tdk terjadi lg di negri kita tercinta, INDONESIA :)

      • bener-bener miris ngebacanya.
        gue bersyukur karna di 1998 gue masih 2tahun dan tidak berada di jakarta.

        kayaknya puisi ini bener* bakal terngiang* dikepala gue n ga akan dilupa.